Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
part 97


selamat membaca


untung saja anggota Brayen yang bertugas sebagai penyusup sudah menaruh kamera tersembunyi di setiap titik dari markas black dragon, sehingga membuat tugas Key jauh lebih mudah dalam menemukan jejak ketua black dragon.


setelah beberapa saat mengotak-atik keyboard laptop nya, akhirnya hasil yang di cari muncul juga, terlihat ketua black dragon hanya duduk diam di dalam ruang kerjanya.


"Bray ...., ketuanya ada di ruang kerjanya, kurasa kau sudah tau ruangan itu berada dimanakan....???" tanya Key, ia sangat yakin jika Brayen tak perlu pemandu jalan untuk menuju ke ruang kerja ketua black dragon.


"ya ..., aku sudah mengetahui seluk beluk dari markas ini, selama beberapa Minggu anggota yang bertugas sebagai penyusup sudah memasang kamera pengintai di berbagai tempat, jadi aku tau di mana si tua Bangka itu berada." jawab Brayen, ia saat ini sudah menuju ruang kerja black ketua black dragon.


dalam beberapa menit, Brayen sudah sampai di depan ruang kerja ketua black dragon, tapi ada beberapa anak buah dari black dragon yang akan menghadang Brayen.


"sepertinya aku akan melihat adegan action mu lagi...!!!, cepat tunjukan padaku.....!!!, jarang-jarang melihat adegan action yang real seperti ini." Key nampak sangat bersemangat sekali, sedangkan yang akan di tonton hanya bisa memutar bola matanya saja, ia tak habis pikir, bukan nya Key merasa cemas terhadap dirinya, tapi seperti terlihat bahagia saat dirinya akan berkelahi.


"hei sayang....!!!" panggil Brayen sambil menghantam keras wajah pria kekar di hadapannya.


"apa kau tak khawatir terhadap calon suami mu sendiri....???, bagaimana jika aku terluka...???, atau aku terkena tembakan mungkin...???, apa kau masih akan tetap santai seperti sekarang...???" tanya Brayen, saat ini dia sudah berhasil mematahkan beberapa anggota tubuh dari anak-anak black dragon.


"itu mustahil terjadi....!!!, jikapun kau terluka, aku akan membunuh mereka semua, menguliti setiap inci kulit mereka dan memotong sedikit demi sedikit tubuh mereka, karena suara teriakan yang mereka keluarkan, akan terasa merdu nantinya." jawab Key dengan serius.


"oohhhh sayang....!!! aku tak akan membiarkan tangan mu berlumuran darah lagi, aku berjanji akan selalu membuat hidup mu terasa aman dan nyaman, sehingga kau tak perlu lagi mengangkat senjata mu." jawab Brayen sambil memutar kepala anggota black dragon yang terakhir sampai terdengar bunyi retakan tulang yang terdengar sangat nyaring.


"terimakasih atas perhatian mu, sebaiknya kau masuk sekarang, karena waktu ku untuk menonton mu sangat terbatas, sebentar lagi aku akan masuk ke kelas, aku akan menjadi peracik obat terbaik di dunia dan bisa menyembuhkan semua jenis penyakit, apa kau suka dengan gelar baruku nanti...???" tanya Key, ia ingin mendengar apa tanggapannya terhadap impian barunya itu.


"kedengarannya menyenangkan, kalau begitu aku akan membangunkan mu rumah sakit elit, bagaimana...???, apa kau menyukai nya...???" jawab Brayen, sekaligus memberikan masukan, berharap Key mau menerima saran nya.


"kita liat nanti saja, sebaiknya kau selesaikan dulu makhluk yang ada di depan mu itu." jawab Key, karena Brayen saat ini sedang mengobrol dengannya di depan ketua black dragon, wajah ketua black dragon saja sudah terlihat bego saat melihat Brayen yang nampak santai mengobrol dengan Key.