
selamat membaca
tuan Delano yang melihat keadaan Key baik-baik saja merasa sangat bersyukur,ia sempat berfikir jika putrinya itu akan merasa terpuruk karena kelakuan Alex yang dirasanya kurang bertanggung jawab.
"sayang....,kau ke sini membawa tamu terhormat...???." tanya tuan Delano saat baru menyadari keberadaan Brayen.
"Deddy....., dia bukan orang yang terhormat...!!!." jawab Key sambil melirik Brayen yang ada di sampingnya.
"maafkan putri ku tuan Brayen, dia memang sedikit keras kepala." tuan Delano langsung mempersilahkan tuan Brayen untuk duduk di sofa.
"hehehe ...,tuan Delano tak usah terlalu formal kepada ku, karena aku akan menjadi menantu di masa depan." jawab Brayen saat sudah duduk di sofa.
" hei kau.....!!!, dasar tidak tau malu...!!!, jika kau berbicara asal lagi, akan ku jahit mulut mu itu...!!!." Key nampak kesal dengan Brayen yang asal ngomong sesukanya.
"sepertinya tuan Brayen dia sangat mengenal putri ku, apakah itu betul tuan Brayen..???." tuan Delano merasa jika putrinya dan tuan muda Brayen mempunyai hubungan yang lebih dari sekedar pertemanan atau kenalan biasa, mereka terlihat saling melengkapi dan juga saling memahami.
" penilaian tuan Delano memang sangat tepat,tidak salah jika tuan Delano pengusaha no satu di negara AM." balas Brayen, ia men jeda kata-kata nya sebelum melanjutkannya lagi.
"aku dan Key mempunyai hubungan yang sangat istimewa tuan Delano, dan untuk kedepannya, Key akan menjadi nyonya Alexander, kuharap tuan Delano mau membantuku untuk membujuknya nanti." sambung Brayen, ia menatap tuan Delano dengan penuh percaya diri, sekaligus sedikit ada permohonan di sela kata-katanya.
"ha hahaha...." tawa tuan Delano pecah saat ini.
"tuan Brayen...,aku selalu mendengar rumor tentang dirimu yang tak pernah dekat dengan wanita, tapi sepertinya....,itu tidak berlaku lagi sekarang." tuan Delano nampak sangat senang sekarang, siapa yang tak tahu tentang tuan muda Brayen..???, pengusaha muda yang sudah sukses di usia muda, terjun di dunia bisnis mulai dari umur yang masih belia, dan di bimbing langsung oleh ayahnya yang seorang pengusaha ternama di dunia.
" itu betul tuan Delano, oh ....tidak...,apa aku harus memanggil tuan Delano dengan sebutan Deddy mulai dari sekarang...???." Brayen memang tak tanggung-tanggung jika itu untuk mengejar Key.
"jangan bermimpi untuk mengambil Deddy ku...!!!, key langsung memeluk tuan Delano seperti anak kecil yang takut jika Deddy nya akan di ambil orang.
"tidak ada yang bisa mengambil Deddy dari mu dan gio...!!!, jadi kau tenang saja, dan untuk mu tuan Brayen..., aku akan memanggilmu dengan panggilan Brayen saja mulai dari sekarang, tolong jaga putri ku...!!!."
"Deddy tenang saja, aku akan menjaga calon istri ku dengan baik." jawab Brayen dengan sangat yakin.
"hei....!!!, siapa yang mau menikah dengan mu...??? kau terlalu banyak bermimpi...!!!." sambung key .
"Deddy...,aku akan kembali malam ini ke negara AM, aku harus kuliah dan mengurus masalah pribadi, aku takut gio akan kelepasan nantinya." key kembali mengingat masalah hatinya yang rumit dan kacau, ia harus cepat kembali, takutnya gio akan melakukan sesuatu pada Alex nantinya, karena gio sedikit berfikiran sempit jika soal asmara.