Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
Part 39


Selamat membaca


Gio dan liodra melakukan perjalanan langsung menuju villa mereka yang ada di puncak, key dan yang lainnya sudah berangkat dengan mobil yang lain, mereka melakukan perjalanan terpisah.


Key dan Alex masih berada di salah satu pusat perbelanjaan, sebelum berangkat, mereka memutuskan membeli beberapa makanan untuk di bawa ke villa.


Kini Alex memegang troli dan mengikuti key di belakang nya, key sangat fokus dengan apa yang ia cari, mengambil beberapa daging dan juga sayuran, serta beberapa snac dan juga minuman, wane pun tak luput dari pandangan gadis itu, mata Alex langsung menajam di saat key ingin memasukkan ya ke dalam troli Belanja an mereka.


Kenapa kau memasukkan wane kedalaman troli " tanya alex


Sayang, aku kan tidak terkena undang-undang lagi jika harus meminum minuman yang beralkohol" jawab santai key


Tidak boleh, kau tidak ku izinkan " balas Alex dan menaruh kembali wane yang di ambil key.


Dasar, kau tidak asyik" key cemberut dan berjalan menuju kasir untuk membayar Belanjaan mereka.


Sesampainya di meja kasir, mata gadis penjaga kasir tak henti-henti nya mencuri pandangan ke arah Alex, sesungguhnya pandangan pemunaan itu sudah sedari tadi mereka dapatkan, tapi mereka hanya santai saja, lebih tepatnya cuek sih, apalagi key yang sangat tidak peduli jika kekasih nya di tatap dengan penuh pemujaan.


Keluar dari mobil dan membuka bagasi, mengambil barang bawaan dan melangkah masuk kedalaman villa, key di sambut oleh bibi pelayan penjaga, gio dan stiv juga langsung membantu Alex dan key menurunkan bawaan mereka dan membawanya ke dapur.


Key kini sedang duduk merilekskan diri dengan bersandar manja di dada bidang Alex, key merasa senang karena Alex selalu memanjakannya, seperti sekarang, Alex selalu saja mengeluh rambut key dengan lembut, walaupun tangan yang satunya lagi masih sibuk dengan handphone nya. begitupun dengan rose yang sedang asyik memainkan handphone nya sambil tiduran dan berbantalkan paha stiv.


Berbeda dengan gio dan liodra, mereka hanya duduk diam dan menonton adegan romantis yang terpampang live di depan mereka, gio hanya memandang datar dan memaki dalam hatinya " dasar mereka tidak berperasaan, di sinikan masih ada yang jomblo, ingin kupul mereka semua" batin gio


Key melirik gio yang sedang melamun dan memasang wajah datar langsung membuka suaranya.


Apa kau sedang mengutuk atau memaki kami dalam hati mu adik ku" tanya key dengan senyum mengejek


Ah haha, ti ti tidak mungkin kaka ku yang cantik, mana mungkin aku mengutuk kalian" jawab gio tergagap, karena kini mata ke 4 orang itu sedang menatapnya dengan penuh selidik, kini gio kembali membatin lagi.


" kenapa kakaknya itu bisa begitu peka" dalam hati gio hanya menagis


Sedangkan liodra hanya terkekeh melihat raut wajah gio yang berubah pucat, seolah-olah ia sedang ketahuan mencuri sendal tetangga. Gio melirik liodra yang terkekeh di sampingnya hanya bisa mendengus saja, dalam hatinya, kenapa gadis ini terkekeh, apakah ada yang lucu sehingga membuatnya tertawa tertahan", gio belum sadar jika ekspresi nya yang di tertawai.