Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
Part 118


selamat membaca


Key dan Brayen sedang menikmati makan siangnya, terlihat wajah Brayen berseri-seri sejak tadi, membuat Key yang sedang makan memberhentikan aksinya karena merasa penasaran.


"apa yang membuat mu tersenyum sejak tadi...?, apa kau mulai gila sekarang...?" tanya Key sambil memiringkan kepalanya.


"kenapa kau bilang seperti itu kepada calon suami mu..?" balas Brayen sambil memasang muka suntuknya.


"oho...., ada apa dengan perubahan ekspresi wajah mu lagi..?" balas Key lagi.


"sayang..., berhenti cemberut sekarang, kita masih harus kembali untuk mengambil langkah pertama untuk menuju kehancuran tuan Malfoy." sambung Key lagi dan langsung di balas senyuman lebar dari Brayen.


"ok sayang..." jawab Brayen dengan penuh semangat.


setelah mengisi perut mereka untuk mendapatkan tenaga, mereka berdua kembali untuk melakukan rencana mereka, itu di mulai dengan membuka kedok Zevanya.


"apa kalian sudah selesai beristirahat...?" tanya Key kepada anak buah Brayen.


"kami sudah siap menjalankan tugas kembali nyonya." jawab mereka serentak.


"baiklah..., mari kita gemparkan dunia selebriti internasional, aku yakin ini akan menjadi konsumsi publik yang paling mengesankan." ucap Key dengan senyum mematikannya.


"sebarkan isi chat Zevanya dengan berbagai pelanggannya yang meminta aktris-aktris baru sebagai penghibur." perintah key.


"baik nyonya..." jawab mereka.


"sebagian kirim isi video Zevanya bersama produsernya yang sedang bermain bersama, kirim itu langsung ke Zevanya, sertakan dengan kalimat. "kau sangat menikmatinya" , aku yakin dia akan sangat histeris setelah melihat itu." perintah Key lagi, setelah itu Key kembali duduk di sofa sambil bersandar di dada bidang Brayen.


"apa kau lelah sayang...?" tanya Brayen sambil mengelus rambut Key.


"tidak..., aku tidak lelah, hanya saja aku sudah berjanji untuk tidak kembali ke dunia seperti ini, tapi keadaan kini memaksa ku untuk kembali." jawab Key, ia memejamkan matanya mencoba menghirup aroma pohon Pinus dari parfum Brayen, itu cukup membuat hatinya menjadi tenang.


"aku bisa melakukan itu semua untuk mu, kau tak perlu turun langsung jika kau tak mau." balas Brayen lagi.


"aku hanya ingin mengakhiri ini semua dengan tangan ku sendiri, aku kira sudah cukup dengan menghilangkan anggota black dragon, ternyata ini lebih rumit dan lebih panjang dari yang ku kira." jangan Key lagi.


"sudahlah.., setelah ini semua berakhir, kau akan hidup bersama keluarga lengkap mu lagi, pasukan sedang di siapkan oleh Juno, setelah semua urusan dengan tuan Malfoy selesai, kita akan berangkat di negara ING untuk menyelamatkan ibu mu." sambung Brayen lagi.


"sayang..., apa kau hanya menargetkan tuan Malfoy saja...?, apa kau tak mau menghancurkan seluruh keluarganya...?" tanya Brayen, ia sedikit penasaran dengan niat Key.


"apa kau masih mengharapkan Alex kembali pada mu..?" gumam Brayen dalam hatinya.


"aku hanya ingin menghukum orang yang bersalah saja, jika aku menghancurkan orang yang tidak bersalah, itu sama saja aku dengan tuan Malfoy." jawab key.


"kau tidak usah berfikir yang aneh-aneh lagi, aku ada di sini, di samping mu sekarang, dan itu akan berlaku selamanya, apa kau paham sekarang...?" ucap Key sambil mengangkat kepalanya menatap mata Brayen yang sedang menatapnya juga.


"aku mencintaimu Brayen...!!!" ucap Key dengan tersenyum.