
selamat membaca
saat ini Key dan Brayen sedang ada di dalam Jet pribadi milik Brayen, kali ini mereka berdua akan kembali ke negara X, mereka berdua akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk kasus ibu Key dan juga keterkaitan antara tuan Malfoy dan juga ibu Key, kenapa ia bersusah payah memisahkan antara Deddy nya dan juga ibundanya.
"sayang...., apa yang kau pikirkan...?" Brayen menyentuh tangan Key dengan lembut, ia sudah sedari tadi memperhatikan Key yang hanya terus diam seolah sedang berpikir.
"aku hanya merasa enggan meninggalkan Deddy, kami baru saja saling mengetahui jika kami berdua adalah keluarga yang sebenarnya, tapi kami harus terpisah lagi." balas Key sambil tersenyum kecut.
"kita bukan meninggalkan mereka, kita berdua sedang menyelesaikan masalah dan membawa ibunda mu kembali ke ayah, aku yakin ibu mu pasti masih hidup dan baik-baik saja saat ini."
"ya ..., kau benar, terimakasih karena selalu ada untuk ku." ucap Key sambil membalas genggaman tangan Brayen dan tersenyum manis padanya.
"berulangkali aku katakan, jangan selalu mengucapkan kata terimakasih pada ku, karena itu adalah kewajiban ku untuk selalu membantu mu sayang." ucap Brayen dan membawa Key dalam pelukannya.
"tidurlah...., kita masih ada waktu beberapa jam sebelum sampai di negara X." sambung Brayen lagi, mereka berdua saat ini sedang berada di dalam kamar yang ada di dalam Jet pribadi Brayen.
Key tidak menjawab, dia hanya menganggukkan kepalanya dan kembali merebahkan tubuhnya di pembaringan dan menjadikan lengang kekar Brayen sebagai bantalannya.
Brayen dengan lembut membelai rambut Key, mencoba memberikan rasa nyaman untuk wanitanya, dengan perlakuan Brayen yang penuh kelembutan dan kasih sayang itu, Key hanya tersenyum dan perlahan-lahan matanya mulai menutup dan memasuki alam mimpi.
Key dan Brayen sudah sampai di bandara, Juno sang asisten sudah mengatur bawahannya dengan sangat baik, beberapa mobil sudah siap siaga di depan bandara untuk menyambut tuan dan nyonya besar mereka.
Key dan Brayen langsung ke mansion terlebih dahulu sebelum melanjutkan kegiatan mereka di markas pusat untuk melakukan tugas pertama mereka dalam urusan balas dendam.
"selamat datang kembali tuan dan nyonya.." ucap para maid sambil menunduk hormat, Key dan Brayen hanya tersenyum membalas sapaan para asisten rumah tangganya.
"air panas nyonya sudah kami siapkan, jika nyonya menginginkan sesuatu silahkan memanggil kami." ucap asisten pribadi yang khusus untuk melayani Key.
"terimakasih..." ucap Key sambil berlalu pergi ke kamarnya.
"tuan..., apa kami harus menyiapkan makan malam...?" tanya pak Ko selaku kepala pelayan di mansion.
"siapkan saja, nyonya kalian belum sempat makan malam tadi." jawab Brayen dan juga berlalu pergi ke kamarnya untuk bersih-bersih dan bersiap untuk ke markas pusat lagi setelah makan malam.
setelah berlalu beberapa saat, masing-masing asisten pribadi mereka mengetuk pintu untuk memanggil tuan dan nyonya mereka untuk makan malam, makan malam pun berlalu dengan singkat, dan kini waktunya Key dan Brayen menuju markas utama, misi mereka akan segera di mulai.