Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
part 91


selamat membaca


mereka semua sudah selesai makan dan sekarang adalah waktunya untuk istirahat, yang memiliki kekasih akan satu tenda dengan pasangannya, dan untuk yang jomblo, ya terima nasib saja tidur di tenda sendirian.


"ah......, akhirnya aku bisa rebahan juga" gumam Key yang sudah merebahkan tubuhnya di atas pembaringan empuk di dalam tenda, jangan salah, walaupun mereka tidur di luar dan memakai tenda, tapi kasur dan selimut yang mereka pakai merupakan kualitas terbaik, belum lagi ada pemanas di dalam tenda mereka masing-masing.


"mereka benar-benar menyiapkan segala sesuatunya dengan baik, tapi ini sama saja dengan tidur di hotel, bukan tidur di tenda" gumam Key lagi saat menyadari isi di dalam tenda semuanya berkualitas.


"di maklumi saja lah, inikan di halaman rumah, jadi wajar kalau isinya seperti di hotel." sambung Key dan kembali memejamkan matanya, mencoba melepaskan semua beban di hati untuk berehat sejenak.


di negara X


tuan Delano lagi sibuk mempersiapkan kerjaannya, ia harus segera menyelesaikan tugas nya di negara X, ia sudah rindu tinggal bersama dengan anak-anaknya, apalagi key saat sedang mengalami masa-masa yang sulit, walaupun key tak bercerita kepada tuan Delano, tapi sebagai Deddy nya, tuan Delano mengerti dengan jelas apa yang di rasakan putri nya itu.


"Neil...., apa semuanya sudah selesai....???" tanya tuan Delano.


"semua sudah siap tuan, jika kerja sama ini berhasil, maka kita bisa pulang Minggu depan tuan" jawab tuan Neil.


"itu betul tuan, tapi sepertinya nona muda dan tuan Brayen memiliki hubungan yang sangat baik, kurasa tuan Brayen lebih cocok untuk nona muda tuan...!!!" Neil mengungkapkan pemikirannya tentang hubungan Brayen dan Key.


"aku juga sepemikiran dengan mu Neil, tidak ada yang tidak mengenal tuan Brayen, pengusaha muda yang sangat sukses di usia muda, tak ada gosip tentang ia mempunyai kekasih, dan latar belakang keluarga nya juga sangat baik, keluarga Alexander sudah di ketahui sebagai pembisnis yang sukses." sambung tuan Delano.


"saya mendapat laporan dari asisten pribadi tuan muda, kalau ia dan tuan Brayen sudah menandatangani kontrak kerja sama dalam proyek pembangunan perumahan elit, di lihat dari desain bangunan dan juga lingkungan serta desain untuk fasilitas umum yang akan di bangun, semua nya bersatandar internasional, dan proyek ini bisa menjadi batu loncatan yang besar untuk perusahaan tuan" Neil melaporkan hasil kerja dari tuan muda mereka.


"Gio memang hebat, tapi aku bersusah payah agar dia mau mengambil alih perusahaan, jika bukan karena saudara Key, ia tak akan mau di buat sibuk dengan pekerjaan perusahaan, padahal ia sangat mampu." sambung tuan Delano, ia merasa sangat bangga dengan anak-anaknya yang sangat hebat.


"bagaimana dengan nona muda tuan...???" tanya Neil, ia penasaran dengan apa yang akan di lakukan Key.


" entahlah...., kita lihat saja apa yang mau ia lakukan, ia sendiri sangat handal dalam urusan bisnis, tapi sepertinya ia lebih suka bersantai, jadi Kita ikuti saja maunya, jika ia sudah mengetahui apa yang ingin ia kerjakan, aku sebagai Deddy nya hanya akan terus mendukung nya." jawab tuan Delano.


" ini sudah menjelang subuh, sebaiknya kita istirahat dulu, besok kita harus bekerja dengan cepat, putri ku yang manis sudah menunggu ku." sambung tuan Delano lagi dan pergi meninggalkan ruang kerjanya di ikuti oleh Neil di belakangnya.