Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
part 104


selamat membaca


Brayen hanya bisa cengengesan saja saat di tanya jika dia mengirim anak buahnya untuk melihat gerak-gerik Key.


"aku hanya merindukan mu ...!!!, jadi aku menyuruh anak-anak untuk mengirimkan foto mu setiap saat." jawab Alex dengan jujur.


"apakah kau segitu menyukai kakak ku....???, padahal tak ada yang menarik dari dirinya....!!!" tanya Gio dengan ekspresi yang menjengkelkan Dimata Key.


"puk.......!!!.


kepala Gio sukses mendapat tampolan lagi dari Key, membuat sahabat-sahabatnya tertawa, mereka sangat senang jika Gio selalu mendapat siksaan dari Key.


"apa maksud mu aku tidak menarik...???" tanya Key kepada Gio yang sedang meringis sambil memegang belakang kepalanya yang habis di timpuk Key.


"kau tak usah memarahinya, kau tetap menarik Dimata ku....!!!" Brayen berusaha menengahi, takutnya Gio akan mendapatkan sedikit siksaan tambahan dari Key.


setelah beberapa saat mereka bersenang-senang, kini jam sudah menunjukkan pukul 01:30 dini hari, jadi mereka semua kembali ke kediaman mereka masing-masing, besok adalah hari Minggu, jadi mereka tak akan ke kampus.


"sayang...., aku ada sesuatu yang harus di bicarakan dengan mu....!!!, ini penting....!!!" Brayen akan memberikan foto orang tua kandung Key.


"ok...., tunggu aku sebentar, aku harus memberitahu Gio dulu jika aku akan bersama mu." jawab Key dan berlalu pergi ke Gio dan Liodra.


"Gio...., kau pulanglah bersama dengan Lia, aku akan bersama dengan Brayen, masih ada yang harus kami berdua selesaikan." selesai mengatakan itu, Key tersenyum dan pergi meninggalkan adik tercintanya itu, karena Gio hanya mangut-mangut saja tanda ia mengerti dengan apa yang dikatakan Key.


"sayang....,ayo kita pulang...!!!, Kaka masih banyak urusan dengan kakak ipar ku." Gio lalu membuka pintu mobil untuk Lia, dan setelah itu pulang ke mansion, Lia tak akan kembali kerumahnya, dia akan bermalam di mansion keluar El Barto, itu juga sudah sering ia lakukan, begitupun dengan anak-anak yang lain.


Key dan Brayen juga sudah sampai di mansion Brayen, suasananya tak berbeda jauh dengan mansion keluar Key, sama-sama bertemakan clasik.


"selamat datang kembali tuan dan nyonya....!!!" sapa para maid bersamaan sambil membungkuk memberi hormat.


"apa mereka juga harus memanggil ku nyonya lagi....???" tanya Key dengan nada datarnya.


"kau sudah tau jawabannya, jadi aku tak perlu menjawab." jawab Brayen dengan santai.


"nyonya...., air hangat anda sudah siap...., silahkan mandi dan mengganti pakaian terlebih dahulu." kata salah satu maid yang bertugas melayani Key.


"baiklah...., terimakasih sebelumnya." jawab Key dan berlalu pergi mengikuti arah sang pelayan yang membawanya ke kamar pribadinya.


"apa nyonya memerlukan sesuatu...???, apa perlu kami menyiapkan makan malam untuk nyonya...???" tanya sang maid lagi.


"tidak perlu, aku akan melakukannya sendiri....!!!, kau bisa istirahat...!!!, ini sudah hampir jam dua dini hari." Jawab Key sambil tersenyum, setelah itu maid memberi hormat dan berbalik keluar kamar Key.


selepas kepergian maid, Key juga mandi dan mengganti pakaiannya, setelah itu ia turun ke bawah untuk memasak untuk makan malam dirinya sendiri dan juga Brayen, ia tahu jika Brayen belum makan malam dan langsung mendatanginya di klub. Key juga di dampingi oleh beberapa maid yang siap siaga jika Key membutuhkan bantuan.