Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
Part 48


Selamat membaca


Kini key dan gio berdiri di depan apartemen dengan semua pengawal yang di pilih untuk ikut bersama dengan mereka berdua, mereka hanya membawa 20 pengawal yang memang sering mengikuti pelatihan yang di lakukan oleh gio dan key.


Apa kalian semua sudah siap" tanya key yang sudah siap dengan perburuannya.


Kami semua sudah siap Queen" jawab mereka serentak


Aku tidak bisa menjamin keselamatan kalian, misi yang kita lakukan sangatlah berbahaya, nyawa kalian akan menjadi taruhannya" key menjeda kata-katanya dan mulai melanjutkan ya lagi.


Jika ada di antara kalian memundurkan diri saat ini, aku akan mengabulkannya dan tidak akan mempermasalahkannya, karena ini menyangkut nyawa kalian dan itu bukanlah hal ku atas hidup kalian" key sangat tau pasti jika misi ini sangatlah berbahaya


Kami semua tidak akan mundur Queen, kami semua dulunya adalah orang yang tidak punya tujuan hidup, tuan delano membawa kami semua dan memberikan kami pekerjaan dan hidup yang layak, jadi nyawa dan hidup kami sudah kami serahkan sedari dulu un2tuan delano" sang pemimpin pengawal menyampaikan pendapat mewakili yang lain.


Apa itu betul" tanya key yang lain


Betul Queen" jawab mereka serentak lagi


Trimakasih, dan mari kita selamatkan tuan kalian, dan 1 yang aku harapkan, jaga nyawa kalian dengan baik, aku tidak mau kehilangan saudara seperjuangan ku" kata-kata key yang terakhir mampu membuat anggota yang di bawanya meningkatkan semangat tempurnya.


Kaka memang yang terbaik dalam membakar jiwa prajurit sebelum berperang, apa kau dulunya seorang jenderal kakak ku" tanya gio yang sudah ada di dalam mobil dan mulai mengemudilannya menuju lokasi.


Kau bisa saja adik ku, membakar semangat sebelum berperang sangatlah penting" jawab key yang masih setia dengan nootbook yang ada di tangannya. Ia sedang memperhatikan setiap gambar yang terekam melalui ponsel yang di gunakan oleh anggota black dragon, mereka tidak tau jika handphone mereka sedang di retas oleh key menggunakan aplikasi mata dewanya.


Di tempat tuan delano di sekap


Hai tuan, apa kau sudah bangun" tanya seorang lelaki yang duduk di meja depan tuan delano diikat, sambil bermain game dengan handphonenya


Apa yang kalian inginkan" tanya tuan delano yang baru bangun, karena selama ini ia terus-terusan di bius


Kami tak punya masalah pada diri mu, hanya saja anak angkat mu itu, harus kembali ke tuan kami" jawab nya dengan santai


Kalian jangan pernah bermimpi membawa anak-anak ku, aku tak akan membiarkan itu terjadi" jawab tuan delano yang mencoba meronta mencoba melepaskan diri.


Cih...., tua Bangka seperti diri mu bisa apa, anak angkat mu adalah milik tuan kami, asal kau tau saja" jawabnya sembari mengejek


Anak-anak ku bukan milik manusia kejam yang kau panggil tuan itu, kalian tak akan bisa menyentuh mereka" tuan delano masih terus mencoba melepaskan diri.


Kalaupun tuan kami tak bisa membawanya kembali, berarti itu akhir untuk mereka" si penjaga mulai merasa geram dengan tuan delano


Jangan pernah mencoba untuk menyentuh anak-anak berharga ku, jika tidak aku tak akan melepaskan kalian semua" tuan delano mencoba memperingati si pengawas yang ada di depannya itu.


Key dan gio yang mendengar setiap kata-kata deddy nya yang sangat menyayangi mereka, membuat air mata mereka jatuh sendiri.


Deddy, tunggu anak-anak mu ini menjemput mu