
Selamat membaca
Key dan gio sudah sampai di tempat mereka pertama datang dan menaruh mobil mereka, gio langsung menurunkan key yang tertidur di gendongannya.
Bantu aku membuka pintu mobil" gio berbisik, takut membangunkan kaka ya yang sedang tertidur dengan nyenyaknya.
Dia selalu saja seperti ini" gumam gio yang sudah berhasil menurunkan key dengan hati-hati, key selalu saja tertidur di saat dia merasa akan aman dengan orang yang di sampingnya.
Kita berangkat sekarang " perintah gio
Baik tuan muda" jawab mereka serentak, gio langsung masuk dan menjalankan mobilnya menuju apartemen mewah mereka.
Setelah menempuh perjalanan beberapa saat, akhirnya mereka sampai juga di apartemen, gio melirik key dan ternyata key masih belum bangun.
Kau terlalu lelah ka, semenjak mereka mendengar berita tentang tuan delano di culik, key belum pernah tidur, dan sekarang dia tertidur karena merasa dirinya akan aman di samping adiknya, dan masalah deddy nya juga sudah selesai.
Gio kembali menggedong kakaknya, menaiki liff dan sampai di depan apartemen, saat tuan neil membuka pintu, betapa kagetnya dia mendapati nona mudanya yang di gendong, ia kira terjadi sesuatu kepada key.
Tuan muda..., apa yang terjadi dengan nona" tuan neil terlihat sangat panik sekarang
Nona muda mu tidak kenapa-napa bang, dia hanya tidur seperti kebo saja" jawab gio santai dan berlalu masuk ke kamar kakanya, gio menurunkan key dengan hati-hati agar tak terbangun, setelah itu ia keluar dan menemui deddy nya yang sedang menunggunya di ruangannya.
Bang neil.., deddy ada di mana" tanya gio
Aku akan menemui deddy sendiri, kaka masih nyenyak sekarang" jawab gio sambil tersenyum, ia berjalan menaiki liff di dalam apartemen, karena apartemen mereka mempunyai 4 tingkat di dalamnya, sedangkan ruangan ayahnya ada di lantai 3.
Sesampainya di depan ruangan deddy nya, gio mengetok pintu sebelum masuk kedalaman ruangan.
Tok tok tok" suara ketikan pintu
Masuk..... " suara tuan delano dari dalam
Krik.....". Suara pintu di buka, gio masuk dan mendapati deddy nya sedang duduk di sofa sambil memegang leptobnya, di atas meja sudah ada beberapa berkas lagi yang sedikit berserakan.
Deddy....., apa deddy harus kerja lagi sekarang...???" gio yang sudah duduk di depan deddy nya, ia mengambil beberapa berkas dan memeriksanya.
Ya beginilah.... Deddy harus memastikan ke stabilan perusahaan sebelum menyerahkannya kepada kalian berdua" jawab tuan delano
Ded....., kami berdua tidak memerlukan ini semua, kami berdua bahkan bisa membangun perusahaan kami sendiri" jawab gio sambil mengembalikan berkas yang ia pegang tadi.
Deddy tau kalau anak-anak deddy adalah anak-anak yang hebat, tapi deddy ingin memberikan kalian yang terbaik sebagai orang tua kalian berdua" jawab tuan delano yang sudah menyimpan laptobnya di atas meja.
Gio mengerti ded..... " gio sudah tidak bisa menolak lagi, apalagi dia adalah laki-laki di keluarga kecil mereka, jadi dia harus bertanggung jawab penuh atas perusahaan begitupun dengan deddy dan kakanya.
Bagus jika kamu paham, deddy akan segera menyelesaikan masalah ini dan memberikannya kepada kalian berdua" tuan delano merasa yakin dengan anak-anaknya yang luar biasa ini, perusahaan pasti akan aman di tangan mereka berdua.