
setelah membaca
Key dan Alex saling bertatapan, saat ini mereka berdua sedang ada di restoran dan memesan ruang pribadi, tadi waktu di bandara Alex memohon kepada key untuk memberikannya waktu untuk berbicara berdua, awalnya Gio tidak mengizinkan Key dan ingin memberikan Alex pelajaran, tapi Key melarang Alex dan menyuruh mereka semua untuk kembali ke mansion untuk menunggunya di sana, ia berjanji tak akan lama.
"jadi....???, apa yang ingin kau bicarakan...???." tanya Key, ia membuka pembicaraan, karena sedari tadi Alex hanya diam saja sambil menatap Key.
"maafkan aku...." kata Alex..., wajahnya terlihat sangat sendu, wajah Alex terlihat sangat merindukan Key, dan itu terlihat jelas di mata Key.
"aku mengerti...!!!, jangan salahkan dirimu...!!!, aku yakin kau pasti sudah sangat terbebani dengan masalah ini.!!!" jawab Key, ia tersenyum hangat kepada Alex.
"bisakah kau menunggu ku..???, setelah semua perusahaan keluarga ku sudah ku ambil alih, aku akan datang pada mu...!!!" tanya Alex, di benaknya kini hanya bagaimana caranya ia masih tetap bersama dengan Key, ia sungguh tak bisa memilih antara keluarga ataupun cinta nya.
"he he he he .."key terkekeh ringan.
"kau menyuruhku untuk menunggu mu...???, setelah semuanya kau dapatkan, kau akan datang kepada ku dan mengkhianati keluarga mu sendiri...???." Key tak bisa menatap mata Alex, tiba-tiba saja ia merasa jika Alex sangat egois dan Key paling tidak menyukai yang namanya penghianat.
"aku tidak mengkhianati mereka, aku sudah mengikuti kemauan mereka, bertunangan dan berpisah dengan mu, tapi aku tidak berjanji akan berpisah dengan mu selamanya." jawab Alex, ia pikir pemikirannya ini tidaklah salah.
"lalu bagaimana dengan tunangan mu...???." tanya Key lagi.
"maafkan aku Alex..., aku tidak bisa mengikuti keinginan mu, aku tak mau menyakiti keluarga mu dan juga wanita lain yang menjadi tunangan mu itu." jawab key dan langsung berdiri ingin meninggalkan Alex.
"tunggu Key...!!!, apa kau tau apa yang ayah ku katakan pada ku ..???, ia memberikan identitas mu yang sebenarnya, tentang apa yang kau kerjakan selama ini." kata Alex, ia berharap key akan menerimanya saat ia sudah mengetahui siapa key yang sesungguhnya.
"ayah mu hebat juga...!!!, padahal identitas ku sangat tersembunyi, aku jadi penasaran, bagaimana ia bisa mendapatkan nya." Key seperti mendapat petunjuk baru tentang apa yang harus ia lakukan selanjutnya. Mengetahui identitas nya berarti ia bukanlah orang yang biasa.
"jadi ....??? jika kau sudah mengetahui identitas ku, lalu apa mau mu...???." tanya Key pada Alex.
"aku tak menginginkan apapun, aku hanya ingin membuktikan jika aku bisa menerima mu apa adanya, aku tak peduli dengan diri mu yang dulu." jawab Alex dengan jujur.
"apa kau pikir jika orang lain mengetahui identitas ku, mereka tak akan mencintai ku..???" tanya Key sedikit tersenyum.
"aku tak mengatakan seperti itu, aku hanya ingin kau tahu perasaanku." jawab Alex.
"aku tau persis perasaan padaku, tapi aku tak bisa menunggu mu, aku memang masih mencintai mu, bahkan masih sangat mencintai mu, tapi jika kau harus mengorbankan keluarga dan cinta perempuan lain, aku tak bisa Alex." jawab Key dan langsung pergi meninggalkan Alex.
"cukup dengan kamu masih mencintai ku, aku pasti masih bisa mendapatkan mu kembali" gumam Alex pada dirinya sendiri.