Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
Part 117


selamat membaca


setelah beberapa saat bagian programmer mengotak-atik jarinya di keyboard dalam pencarian ibunda Key yang di pimpin Key langsung, sudah membuahkan hasil, akhirnya mereka menemukan lokasi ibunda Key, tapi itu sudah seminggu yang lalu.


"nyonya..., kami sudah menemukan targetnya, tapi terlihat dari lokasinya dan tanggalnya, itu adalah seminggu yang lalu nyonya." ucap salah satu dari mereka.


"benarkah...?, perlihatkan padaku." jawab Key dan langsung gambar terakhir yang tertangkap oleh kamera muncul di layar besar.


"terlihat dari lokasinya, sepertinya ini di dalam sebuah kapal, kamera tak menangkap gambarnya lagi, mungkin karena koneksi internet sudah tak ada." gumam Key sambil menatap wajah ibunya di layar.


"kalau begitu, biar aku yang tangani langsung." ucap key dan langsung kembali ke laptop nya untuk mengakses aplikasi mata dewa miliknya, karena dengan aplikasi yang di kembangkan Brayen belum cukup untuk menjangkau daerah yang tak mempunyai koneksi internet, walaupun itu sudah ada kemajuan berkat bantuan Key dulu.


aplikasi mata dewa juga tak bisa di berikan sembarangan kepada orang lain, karena itu sangat berbahaya, cukup untuk dirinya sendiri saja yang boleh mengaksesnya.


dengan lincahnya jari lentik Key bernari-nari di atas keyboard, dan dalam waktu yang cukup singkat key berhasil mendapat gambaran samar dari ibunya, melalui satelit dan itu berada di sebuah pulau terpencil, dan terdapat semacam pergerakan yang tak biasa di pulau itu, sepertinya di sana terdapat banyak pasukan.


"aku menemukan mu ibu...!!!" gumam Key sambil tersenyum.


"tunggu aku menjemputmu mu kembali, Deddy sudah sangat merindukan mu ibu." ucapnya lagi, matanya penuh dengan bara api semangat, ini pertama kalinya Key semangat seperti ini.


"sayang bagaimana...?, apa kita akan langsung bergerak ke sana...?" tanya Brayen yang ada di samping Key.


"perlahan saja, kita harus mempersiapkan pasukan terlebih dahulu, dan yang lebih penting, aku masih menantikan kehancuran tuan Malfoy." jawab Key dengan tersenyum miring, membuat Brayen merinding juga.


Key meninggalkan Brayen dan berdiri menuju bagian hacker untuk melihat hasil kerja mereka, dan itu cukup memuaskan untuk Key, walaupun kerajaannya sedikit lambat dari yang Key lakukan, tapi itu bisa Key pahami.


"bagaimana dengan hasil kerja kalian..?" tanya Key kepada mereka.


"kami menemukan sejumlah bukti yang cukup untuk membuat tuan Malfoy dalam masalah besar nyonya." jawab salah satu dari mereka.


"kami juga sudah memeriksa beberapa orang yang bisa menjadi bantuan besar untuk tuan Malfoy." sambung yang lainnya.


"kirimkan kepada ku segera." perintah key dan langsung dikerjakan oleh mereka.


dengan cepat Key memeriksa semua hasil kerja para anggotanya, dan itu cukup membuat Key tercengang dengan hasilnya.


"penghindaran pajak, prostitusi, dan penjualan anak dengan berkedok yayasan panti asuhan. sungguh bejat." gumam Key menatap datar laporan itu.


"apa Alex tau tentang itu semua...?, aku yakin dia tidak terlibat bukan..?" ucap Key dalam hatinya.


"Zevanya..., merupakan seorang aktris internasional, sekaligus perantara atau penyedia aktris-aktris muda yang baru bergabung untuk para konglomerat hidung belang dengan cara menjebak mereka semua, dan itu hasil kerja sama dari kedua keluarga itu, pantas saja tuan Malfoy menjadikannya menantu, karena mereka berada di perahu yang sama." ucap Key lagi dalam hati.


"tapi mereka tak tahu, jika perahu yang mereka tumpangi, sebentar lagi akan tenggelam, aku akan menikmati wajah-wajah keputusasaan dari mereka semua nantinya." gumam key.


"sayang ..., ayo kita makan siang, aku sudah lapar." ucap Key sambil menutup laptopnya, membuat Brayen tak bisa berkata-kata saking bingung dan kagetnya ia di panggil sayang oleh Key.