Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
part 93


selamat membaca


setelah sarapan Key dan yang lainnya bersiap untuk ke kampus, tapi sebelum Key ke kampus, Key terlebih dahulu berbicara dengan bang black, orang yang merawat Key dan Gio sewaktu di organisasi dulu.


"bang...., Abang semalam kemana...???, kenapa aku sampai Abang tidak menyambut ku...???" tanya Key.


"aku habis menyelidiki sesuatu, jika semuanya sudah jelas, Abang akan memberitahukan mu nanti nya." jawab bang black sambil membelai Surai coklat milik Key.


"baiklah...., aku terima alasan Abang, kalau begitu aku ke kampus dulu." sambung Key, ia memeluk bang black dengan erat, ia sama sekali tak menyangka jika bisa berkumpul kembali dengan Abang yang selalu menjaga dirinya dan juga Gio seperti adik kandungnya sendiri.


"ok...., belajar yang rajin, aku tau kau sudah pintar, tapi nikmat hidup mu sebagai gadis biasa, dan jangan pikirkan masalah organisasi lagi, Abang akan melindungi kalian berdua mulai sekarang, Abang nga akan biarin mereka menyentuh adik-adik Abang yang menggemaskan ini." jawab bang black, ia ingin Key menikmati hidupnya dengan bermain bersama sahabat-sahabatnya Tampa memikirkan sesuatu yang menyangkut organisasi lagi.


"siapa yang Abang sebut dengan menggemaskan....???, gadis galak ini yang Abang sebut menggemaskan...???, sepertinya mata Abang sudah buta rupanya...???" sambung Gio saat baru saja masuk, ia sudah bosan menunggu di mobil, tapi Key belum berniat untuk keluar.


"siapa yang kau sebut galak...???, apa kau mau di hukum...???" sambung Key, ia melirik Gio dengan ekspresi wajah yang menyeramkan di mata Gio.


akhirnya mereka semua ke kampus, mobil-mobil sport sudah berjejer di parkiran khusus untuk lima keluarga terkaya dan berkuasa di negara AM, saat mereka sampai, ternyata Alex juga sampai, tapi kali ini ia tak sendiri, ia datang bersama dengan tunangannya Zevanya Anderson.


Key yang baru keluar dari mobilnya juga melihat Alex dan Zevanya, karena mereka berdua juga keluar bersamaan dengan Key, Alex menatap Key dengan ekspresi penuh kerinduan, tapi sepertinya Key hanya biasa saja, Key melewati pasangan baru itu dengan santainya, seperti tidak pernah terjadi apapun antara dirinya dan juga Alex, itu semakin membuat Alex frustasi di dalam hatinya.


"apa dia mantan kekasih mu...???" tanya Zevanya, wajah sendiri sudah sangat kecut menahan rasa kecemburuan.


"itu bukan urusan mu, sebaiknya kau segera ke ruang rektor untuk melaporkan perpindahan mu" jawab Alex dengan dingin.


"apa kau tak mau mengantar ku...???, aku tak tau ruangan nya ada di mana...???, ingatlah...aku ini tunangan mu....!!!" Zevanya seperti ingin mengingatkan Alex tentang status mereka saat ini, apalagi dirinya berprofesi sebagai artis internasional, ia tak mau dirinya mendapatkan rumor dan gosip murahan tentang hubungan antara dirinya dengan Alex.


"kau tak perlu mengingatkan ku setiap saat tentang status menyebalkan ini, karena kau sungguh membuatku muak." jawab Alex dan berlalu pergi.


"ingatlah Alex, status penerus mu bisa hilang saat kau tak memperlakukan ku dengan baik, jika kau masih menginginkan status itu, jadilah tunangan ku yang baik dan penurut." sambung Zevanya dan juga berjalan mengikuti arah jalan Alex menuju ruang rektor.