
Selamat membaca
Keputasan untuk pertunangan Alex sudah di tetapkan, dan itu sebulan kemudian, calon tunangan Alex bernama zevanya anderson, seorang aktris papan atas, keluarganya juga merupakan orang kaya, walaupun tak termaksud dalam keluarga 5 besar yang menguasai negara AM, tapi keluar zevanya masuk dalam 10 besar keluarga terkaya di negara AM, dan dia menempati urutan ke 7.
Setelah acara keluarga itu selesai, Alex langsung meninggalkan ruangan dan masuk ke dalam kamarnya, ia mengurung dirinya dan tak ingin bertemu dengan siapapun.
Alex menghancurkan semua barang yang ada di kamarnya, ia teriak dan menagis sejadi-jadinya, ia merasa sangat bersalah kepada key, tapi ia juga tak bisa meninggalkan keluarganya, ia sudah tidak mempermasalahkan masalalu key, ia yakin key mempunyai alasannya tersendiri untuk melakukan itu.
Sayang...., aku harus bagaimana...??? Hik... Hik... Hik.., gue nga punya kekuasaan apapun untuk diri gue sendiri " Alex hanya bisa pasrah, ini sedikit egois untuknya tapi ia berharap key masih mau bersamanya, menunggu agar dirinya bisa mengambil alih semua perusahaan keluarganya dan meninggalkan zevanya dan bersama key.
Gue akan bicarakan itu nanti saat key kembali di sini" gumam Alex, ia berfikir jika key akan mengikuti keinginannya, karena key juga sangat mencintainya.
Yang Alex tidak ketahui adalah, jika key tak akan mengorbankan perasaan wanita lain untuk kesenangannya.
........
Saat ini key dan brayend sedang menuju apartemen deddynya, ia berharap agar bisa bertemu dengan deddynya itu walaupun hanya beberapa saat saja sebelum ia kembali ke negara AM.
Apa kau yakin deddy mu ada di apartemennya...???" tanya brayend sambil mengemudikan mobil sportnya.
Biar aku cek dulu..." jawab key dan mengaktifkan aplikasi mata dewanya untuk memeriksa cctv di apartemen deddynya.
Jadi..., kita kekantornya saja..???" tanya brayend lagi
Nga.., kita cari makan saja, setelah deddy ku selesai baru kita ke kantornya" jawab key
Baiklah nyonya Alexander..., kau ingin makan apa siang ini...???" tanya brayend sambil mengedipkan matanya untuk menggoda key
Apa mata mu mau ku colok...??? Kau menyebalkan tau.." balas key dengan ekspresi jijik melihat tingkah brayend yang jauh dari rumornya yang katanya cuek dan dingin itu.
Kau tak bisa menyakiti calon suami mu sayang..., jika aku buta, lalu siapa yang akan menjaga dan mencari uang untuk dirimu..., kau kan suka dengan uang bukan...???" brayend masih saja terus menggoda key walaupun tak pernah di tanggapi oleh key
Aku memang suka uang, tapi aku bisa mencari sendiri tampa bantuan mu, apa kau fikir aku tak punya ladang penghasilan bray...???. Tanya key sambil melihat brayend menggunakan ujung matanya.
Ya... Aku memang belum mengetahui tentang ladang bisnis mu, tapi aku tak perduli dengan itu, dengan uang ku saja sudah cukup untuk membuat mu berenang-senang sayang " jawab brayend santai.
Aku tak suka memakai uang orang lain, aku suka menghasilkan uang sendiri, aku lagi berencana untuk membangun perusahaan lu sendiri" jawab key dengan santai pula
Aku bisa membantu mu jika kau mau.. " brayend menawarkan dirinya lagi.
Aku bilang masih berencana, lagi pula tampa perusahaanpun aku masih bisa menghasilkan uang" jawab key sedikit menyombongkan dirinya.