
selamat membaca
saat ini Key dan Liodra sudah berada di dalam mobil, mau tak mau Gio hanya bis mengikuti mereka berdua saja setelah pamit dari ayah Liodra.
"ayah ...., kami pergi dulu, ayah tak perlu khawatir....!!!, Lia aman bersama ku, akan ku congkel mata lelaki yang berani melihat ke arah kekasih ku ...!!!" kata Gio dengan gagah berani.
"biarkan saja mereka melihat....!!!, anakku memang cantik....!!!, nikmati saja kecemburuan mu sendiri...!!!, hahahahah....." ayah Liodra Malah menertawakan Gio dan berlalu masuk kedalam rumahnya meninggalkan Gio yang kesal sendirian saja.
"sepertinya semua orang sudah tak waras.....!!!" gumam Gio dan ikut masuk untuk menuju tempat diskotik yang sudah di pesan Aiden untuk pesta ulang tahunnya.
pesawat pribadi Brayen sudah sampai di bandara, ia langsung di jemput oleh orang-orangnya dan di bawa menuju kediamannya.
" selamat datang tuan...." sapa pengawal yang bertugas menjemput Brayen.
"apa kediaman ku sudah di siapkan....???" tanya Brayen ke Juno yang juga ikut sang tuan mudanya.
"semua sudah siap tuan...!!!" jawab Juno.
"dimana keberadaan gadis ku sekarang....???" tanya Brayen lagi
"um ......itu....um.... nyonya......" Juno agak takut untuk memberitahukan keberadaan Key saat ini, soalnya foto terakhir yang di kirim anak buahnya, Key sedang asyik berdisko ria dengan Rose, Nindy, dan Liodra, apalagi baju ketiganya sangat terbuka.
"um...um...apa Juno....???, cepat katakan dimana nyonya muda kalian....???" tanya Brayen sedikit tak sabar, karena takut, Juno hanya menyerahkan foto yang di ambil anak buahnya ke Brayen.
melihat foto Key yang terlihat sangat menikmati musik dan berjoget dengan memakai pakaian yang sangat seksi, membuat Brayen meremas foto Key, aura yang di keluarkan Brayen sangat membuat Juno sang asisten dan juga supir yang menjemputnya tadi menjadi sesak nafas.
"bawa aku menemui nyonya kalian...." perintah Brayen dengan dingin.
sedangkan Key dan kawan-kawan saat ini terlihat sangat menikmati musik dan bergoyang ria, para pria hanya bisa mendengus kesal karena kekasih mereka juga tak ada yang mau mendengarkan mereka.
Alex yang juga baru datang bersama Zevanya langsung di buat marah ketika melihat Key yang sedang sedang asyik bergoyang. dia dengan cepat menghampiri Key dan menarik tangannya keluar dari lantai dansa.
"apa yang kau lakukan....???, lepaskan tanganmu itu ...!!!, tunangan mu lagi melihat mu Lex .....!!!" Key berbicara sambil melirik Zevanya yang sedang memperhatikan mereka berdua.
"itu tak ada hubungannya dengan dia....!!! biarkan saja dia melihat, dia juga tau kalau hanya kamu yang aku cintai." jawab Alex dan masih memegang tangan Key.
"tapi itu ada hubungannya dengan ku, aku tak mau di bilang perempuan perebut tunangan orang, betulkan Zevanya...???" jawab Key lagi.
"aku tau kau masih mencintai ku, dari itu kau berlaku seperti ini hanya untuk membuat aku marah ia kan ...???, aku sudah bilang pada mu untuk menunggu ku...!!!" bisik Alex di telinga Key.
"menjauhlah dari wanita ku....!!!, atau tidak kau akan ku habisi sekarang juga...." teriak Brayen dari arah belakang Key, ia langsung menarik Key dan menutupi tubuh Key dengan jasnya.
"sayang.....!!!, apa kau mau ku hukum...???, atau kau sengaja menggodaku karena tau aku akan menemui mu malam ini...???" bisik Brayen di telinga Key, sambil menggigit manja telinga dan leher Key, tangannya saja masih melingkar indah di pinggang ramping milik Key, ia seperti lupa jika mereka saat ini sedang berada di tempat umum.
"Key.....siapa dia .....???" tanya Alex dengan raut wajah yang sudah memerah menahan amarahnya.
......
bonus untuk kalian....🥰🥰🥰
dobel up