Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
part 90


selamat membaca


saat ini kelompok anak-anak muda ini sudah duduk di meja persegi panjang untuk menikmati barbeque yang enak buatan para cowok-cowok, tak hanya itu, ada juga beberapa stik dan juga menu makanan lain yang di buat dari dapur oleh koki pribadi keluarga El Barto.


"wow....., sepertinya aku akan gendut malam ini.." seru rose dengan antusias.


"mau bagaimana lagi...???, makan enak dan menggiurkan sudah ada di depan kita, apalagi masakan buatan kekasih ku...!!!" sambung Nindy sambil mengedipkan matanya kearah Aiden.


"woh...., sekarang kau sudah lebih hebat menggombal dari pada aku Nindy...!!!" sambung Rose lagi.


"tetap saja kau lebih hebat di mata ku sayang..." jawab Stiv dan mengecup singkat bibir Rose.


"hei ..... kalian.....,aku baru saja putus loh...!!!" key memasang muka suntuknya kepada sahabat nya yang tak tau situasi karena bucin parah.


"upssss...., aku lupa ...., maaf yah key...., aku nga bermaksud ....." seru Rose dan Nindy bersamaan.


"hei... sudahlah...., aku hanya bercanda saja, jadi ayo kita eksekusi makanan di depan kita, aku sudah sangat lapar sekarang" jawab key dan langsung memulai ritual makanya dan di ikuti dengan yang lainnya, saat makan, handphone key berbunyi, dan ternyata yang menelpon adalah Brayen.


"halo sayang...., apa calon istri ku sudah sampai...???" suara Brayen langsung membuat suasana makan yang tadinya rame langsung menjadi hening seketika.


"aku sudah tiba sedari tadi, sekarang lagi makan bareng teman-teman." jawab key santai sambil terus memakan makanannya.


"baiklah..., lanjutkan makan mu, besok aku akan menelpon mu ulang." jawab Brayen dan langsung mematikan handphone nya.


"um...." Jawab key sambil mangut-mangut saja.


"baru-baru ini aku mendapat proposal kerjasama yang di kirim oleh asisten bang Brayen, sepertinya ia ingin bekerja sama dengan perusahaan kita." Gio melaporkan hasil pekerjaannya di perusahaan.


"terima saja, itu akan menguntungkan perusahaan, perusahaan dia sudah tersebar di berbagai negara, itu sangat menguntungkan untuk perusahaan kita." jawab Key lagi.


"apa kalian harus membicarakan masalah perusahaan sekarang...???, hei Gio..., lihat kekasih mu itu, dia sepertinya harus mencari pria lain untuk menemaninya, menghadapi pria muka datar kaya kamu , sepertinya Lia kesusahan." gumam Rose, ia paling santai di antara 5 keluarga terkaya dan berkuasa, ia tak pernah terlibat dengan yang namanya perusahaan keluarga.


"jangan bicara sembarangan...???" jawab Gio dan langsung menarik pinggang Liodra untuk mendekat kesamping nya.


"hais......, nasib menjadi jomblo..., hanya bisa melihat orang-orang bermesraan saja." gumam Alfaro sambil memasukkan daging steak kedalam mulutnya.


"Faro...., sekarang kau tak sendiri, aku juga sudah jomblo saat ini." sambung Key dan menatap Alfaro untuk saling menguatkan.


"jomblo gimana....???, terus yang nelpon tadi itu siapa...???, mana manggilnya pakai sebutan sayang dan calon istri lagi...!!!" sarkas Alfaro, ia tak percaya jika Key sekarang jomblo.


"padahal kau baru saja putus dengan Alex, ternyata sudah ada orang lain yang mendaftar lagi." sambung Stiv dan mendapatkan anggukan dari teman-teman yang lain.


"ah....., yang nelpon tadi...???, dia bukan kekasih ku, tapi dia memang siap menunggu ku, aku masih belum kepikiran, cinta ku pada Alex sangat tulus, jadi aku perlu waktu untuk membiasakan diri lagi Tampa dia." jawab Key dan tersenyum kecut mengingat kembali kisahnya bersama Alex.