Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
Part 59


Selamat membaca


Mendengar penuturan gio, brayend mengangkat sebelah alisnya, menandakan ia meminta penjelasan tentang penuturan gio.


Dia akan mudah tertidur jika berada dalam lingkup orang-orang yang ia percayai" jawab gio yang mengerti dengan ekspresi muka brayend.


Apa dia benar-benar mempercayai ku semudah itu.....???" brayend sungguh di buat tercengan dengan sikap key yang menurutnya berbahaya karena dengan mudahnya ia percayai seseorang begitu saja


Kakak ku bukan orang yang mudah di mengerti, tapi insting ya sangatlah kuat, bukan hanya itu, dia dengan mudah mendapatkan informasi seseorang, jadi mudah baginya menemukan orang yang betul-betul ia percayai" gio menjelaskan tentang sikap kakanya itu, sambil membawanya ke tempat tidur brayend di ruang kerjanya, sesudah mendapatkan persetujuan yang punya tentu saja.


Aku tau kalau kau juga mencari informasi kami... " sambung gio lagi yang sudah kembali duduk di sofa tempatnya duduk tadi.


Ya itu betul....., kakak mu sungguh menarik perhatian ku....." jawab brayend sambil menyadarkan dirinya di sofa.


Berarti kau juga sudah tau jika dia sudah punya kekasih...“ sambung gio


Ya aku tau, tapi itu masih sekedar kekasih, aku masih bisa merebutnya tentu saja" jawab brayend dengan tersenyum penuh makna.


Kau pria yang tak bermoral...., apa tujuan utama mu mengundang kami ke markas rahasia mu ini" kini gio mulai bertanya tujuan brayend sebenarnya.


Aku hanya ingin mengajak kalian bekerja sama dengan ku...., aku juga mengetahui masa lalu kalian, dan kita mempunyai tujuan yang sama" jawab brayend dengan jujur.


Oh......, pantas saja kakak ku mempercayai mu, ternyata ia sudah tau apa maksud mu mengundang kami" jawab gio yang sudah tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


Itu tandanya ia menerima tawaran mu" sambung gio lagi.


Sebaiknya kau istirahat dulu, kita tunggu sampai kakak mu bangun dan melanjutkan pembicaraan ini" brayend kemudian memanggil asisten nya untuk membawa gio ke ruangan lain untuk beristirahat.


Aku titip dia sebentar..., aku sarankan kau harus hati-hati, dia terkadang sangat rewel saat bangun tidur" peringatan gio untuk brayend sebelum meninggalkan ruangan brayend.


Dia berjalan mendekat dan mencoba melihat siapa yang menghubungi wanitanya itu, walaupun itu dari pikirannya sendiri saja dan tidak dengan key.


Hmmmmm..... Deddy my love....., kau sangat mencintai deddy mu rupanya... " gumam brayend dan berlalu pergi kembali untuk melanjutkan kerjaannya.


Key terbangun dan meraba-raba untuk mencari sesuatu yang mengganggu tidur nyenyaknya.


Hallo......" suara key khas bangun tidur.


Hallo sayang....., kalian ada di mana...??" tanya tuan delano


Kami habis berenang-senang ded, jangan khawatir, kami akan pulang aga terlambat malam ini" jawab key yang masih rebahan di atas tempat tidur Empuk milik brayend.


It's oke, deddy percaya kalian bisa menjaga diri... " jawab tuan delano


Oke ded ..... I love u...." kata key sebelum mematikan handphone nya.


I love u to sweety.... " jawab tuan delano dan mematikan handphone nya.


Key kini bangun dan duduk dengan termenung, entah apa yang dia fikirkan, brayend masuk dan melihat wajah key yang masih terdiam.


Apa yang kau lakukan....." tanya brayend sambil mengerikan keningnya merasa heran.


Aku lagi mengumpulkan nyawaku yang masih melayang di udara...." jawab key dengan jujurnya.


" - "