Shakira Sang Queen Shadow

Shakira Sang Queen Shadow
Part 40


Selamat membaca


Kini alfaro dan 2 orang cewe cantik sudah sampai di villa, mereka bersamaan dengan datang nya aiden dan Nindy, mereka langsung masuk dan sudah ada yang lainnya yang lagi mager berjama'ah.


Hoh...., rupanya tinggal kami ya g terlambat" alfaro membuka suara dengan 2 cewek yang ada di sebelah kiri dan kanan ya.


Cepat bawa mereka dan pilihlah kamar sesuka kalian" key mencoba mengingatkan, karena melihat para wanita itu sedang kelelahan.


Ok key... " jawab alfaro


Sedangkan aiden dan Nindy juga langsung memilih kamar, setelah keluar mereka langsung bergabung bersama dengan yang lain. Tapi key melihat muka aiden masih terlihat di Teluk semenjak ia datang tadi.


Nindy, ada apa dengan kekasih mu" tanya key yang melihat muka aiden lemes


Ia di hukum sama abangnya, karena mendapat peringkat yang rendah " jawab Nindy


Memang hukuman apa yang kau dapatkan aiden" stiv bertanya


Aku di suruh mengurus masalah yang ada di luar kota selama sebulan" jawab aiden


Itu bukan hukuman yang berat" jawab key


Itu hukuman berat tau, aku akan berpisah dengan Nindy selama sebulan, itu keterlaluan" jawab aiden dengan muka lesuhnya sambil memeluk Nindy dengan erat


Itu hanya sebulan sayang, aku akan menunggu mu" Nindy mencoba menenangkan


Bagaimana kalau kau ikut aku saja" aiden mencoba menyarankan


Tidak boleh, nanti abang marah dan mengirim mu keluar negeri, kamu mau" Nindy mengingat kekasih nya


Nikmati saja kesiapan mu aiden " rose mengejek


Kini matahari sudah tenggelam di ufuk Barat, sinar rembulan perlahan menyunari malam, bintang-bintang mulai bertaburan di langit malam, menambahkan kesan romantis untuk malam ini.


Key dan gadis-gadis yang lainnya sedang menyiapkan bahan-bahan untuk acara malam ini, mulai dari daging, paprika, sosis dan dan bahan bumbu yang lainnya.


Sedangkan para pria sudah ada di taman villa, mereka menyiapkan tempat pembakaran dan juga kayu bakar untuk api unggun malam ini.


Setelah semuanya siap mereka mulai memanggang bersama dan menikmati makan malam mereka bersama. Setelah makan mereka duduk melingkar mengelilingi api unggun untuk menghantarkan diri.


Mereka saling berpelukan bersama kekasih mereka masing-masing, hanya gio dan liodra yang duduk seperti biasanya. Tapi karena malam yang dingin, membuat liodra sedikit menggigil karena ia memakai baju biasa tampa mengenakan mantel atau jaket untuk pelindung badannya, gio yang melihatnya langsung menariknya dan langsung mendekapnya sambil membungkus tubuh mereka berdua dengan selimut yang gio pakai.


Key melihat kedekatan adiknya dengan liodra, ia tahu persis jika adiknya itu sedang jatuh cinta, tapi ketakutannya yang menghalangi ya untuk bahagia saat ini, ia pasti akan menyadarkan adiknya itu untuk segera menyatakan cintanya, jika tidak ia tidak akan pernah bahagia.


Bagaimana jika besok kita berburu saja di hutan" Alex membuka suara sekaligus membubarkan lamunan key yang ada dalam pelukannya itu.


Boleh juga, tapi harus ada taruhannya" jawab stiv yang masih membelai rambut rose dengan sayang


Taruhan ya apa" tanya aiden yang menenggelamkan kepalanya di leher Nindy


Bagaimana dengan 1 mobil sports keluaran terbaru" jawab alfaro yang sedang di apit 2 gadis cantik


Boleh juga, aku setuju" jawab gio yang masih memeluk liodra


Tapi kita tidak di perolehan menggunakan pistol" key memberikan saran


Jika bukan dengan pistol, kita pakai apa key" balas rose


Kita pakai panah" jawab key