
Selamat membaca
Kini alfaro dan 2 orang cewe cantik sudah sampai di villa, mereka bersamaan dengan datang nya aiden dan Nindy, mereka langsung masuk dan sudah ada yang lainnya yang lagi mager berjama'ah.
Hoh...., rupanya tinggal kami ya g terlambat" alfaro membuka suara dengan 2 cewek yang ada di sebelah kiri dan kanan ya.
Cepat bawa mereka dan pilihlah kamar sesuka kalian" key mencoba mengingatkan, karena melihat para wanita itu sedang kelelahan.
Ok key... " jawab alfaro
Sedangkan aiden dan Nindy juga langsung memilih kamar, setelah keluar mereka langsung bergabung bersama dengan yang lain. Tapi key melihat muka aiden masih terlihat di Teluk semenjak ia datang tadi.
Nindy, ada apa dengan kekasih mu" tanya key yang melihat muka aiden lemes
Ia di hukum sama abangnya, karena mendapat peringkat yang rendah " jawab Nindy
Memang hukuman apa yang kau dapatkan aiden" stiv bertanya
Aku di suruh mengurus masalah yang ada di luar kota selama sebulan" jawab aiden
Itu bukan hukuman yang berat" jawab key
Itu hukuman berat tau, aku akan berpisah dengan Nindy selama sebulan, itu keterlaluan" jawab aiden dengan muka lesuhnya sambil memeluk Nindy dengan erat
Itu hanya sebulan sayang, aku akan menunggu mu" Nindy mencoba menenangkan
Bagaimana kalau kau ikut aku saja" aiden mencoba menyarankan
Tidak boleh, nanti abang marah dan mengirim mu keluar negeri, kamu mau" Nindy mengingat kekasih nya
Nikmati saja kesiapan mu aiden " rose mengejek
Kini matahari sudah tenggelam di ufuk Barat, sinar rembulan perlahan menyunari malam, bintang-bintang mulai bertaburan di langit malam, menambahkan kesan romantis untuk malam ini.
Key dan gadis-gadis yang lainnya sedang menyiapkan bahan-bahan untuk acara malam ini, mulai dari daging, paprika, sosis dan dan bahan bumbu yang lainnya.
Sedangkan para pria sudah ada di taman villa, mereka menyiapkan tempat pembakaran dan juga kayu bakar untuk api unggun malam ini.
Setelah semuanya siap mereka mulai memanggang bersama dan menikmati makan malam mereka bersama. Setelah makan mereka duduk melingkar mengelilingi api unggun untuk menghantarkan diri.
Mereka saling berpelukan bersama kekasih mereka masing-masing, hanya gio dan liodra yang duduk seperti biasanya. Tapi karena malam yang dingin, membuat liodra sedikit menggigil karena ia memakai baju biasa tampa mengenakan mantel atau jaket untuk pelindung badannya, gio yang melihatnya langsung menariknya dan langsung mendekapnya sambil membungkus tubuh mereka berdua dengan selimut yang gio pakai.
Key melihat kedekatan adiknya dengan liodra, ia tahu persis jika adiknya itu sedang jatuh cinta, tapi ketakutannya yang menghalangi ya untuk bahagia saat ini, ia pasti akan menyadarkan adiknya itu untuk segera menyatakan cintanya, jika tidak ia tidak akan pernah bahagia.
Bagaimana jika besok kita berburu saja di hutan" Alex membuka suara sekaligus membubarkan lamunan key yang ada dalam pelukannya itu.
Boleh juga, tapi harus ada taruhannya" jawab stiv yang masih membelai rambut rose dengan sayang
Taruhan ya apa" tanya aiden yang menenggelamkan kepalanya di leher Nindy
Bagaimana dengan 1 mobil sports keluaran terbaru" jawab alfaro yang sedang di apit 2 gadis cantik
Boleh juga, aku setuju" jawab gio yang masih memeluk liodra
Tapi kita tidak di perolehan menggunakan pistol" key memberikan saran
Jika bukan dengan pistol, kita pakai apa key" balas rose
Kita pakai panah" jawab key