
selamat membaca
sepertinya bukan hanya Zevanya yang di buat kaget oleh tindakan Alex yang menggeprak meja, tapi orang-orang di sekitar mereka juga terlonjat kaget di buatnya.
"Alex....., apa-apaan sih kamu.....???, hampir aja jantung ku copot tau...." gerutu Zevanya sambil mengelus-elus dadanya. sedangkan Alex yang di tanya hanya menatap Zevanya dengan tatapan yang sangat tajam, membuat Zevanya merasa ngeri sendiri.
"ini semua gara-gara kamu.....!!!, dia melupakan aku, dan itu semua karena kamu....!!!, tunggu dan lihat saja, aku akan memberimu pelajaran yang berharga Zevanya." dalam hati Alex, ia merasa sangat marah saat ini, dia melimpahkan semua kesalahan terhadap Zevanya, ia tak merasa dirinya juga bersalah, padahal dia juga menyetujui pertunangan nya dengan Zevanya.
.......
Brayen saat ini sudah lepas landas dari negara X menuju negara AM, saat ini jam sudah menunjukkan pukul 05 sore hari, dan dalam tiga jam ke depan, ia sudah bertemu dengan gadis pujaan hatinya.
"ah.....,aku sudah tidak sabar bertemu dengan mu sayang...!!!, padahal kita berpisah belum cukup seminggu, tapi mata ku tidak terbiasa jika tidak melihat senyum dan tingkah menggemaskan mu." gumam Brayen, ia lagi membayangkan Key yang tak pernah merasa jaim dalam berperilaku, padahal dia adalah seorang gadis.
"wanita ku memang berbeda, dia sangat spesial...!!!" sambung Brayen lagi, ia memilih tidur saat ini untuk melepaskan rasa lelahnya, supaya saat bertemu dengan Key nanti, wajah nya sudah fresh kembali.
sedangkan di negara X, saat ini Aiden sedang merayakan ulangtahunnya, dia merayakan ulang tahun di sebuah diskotik yang terkenal, semua teman-teman diundang, tak terkecuali Alex dan pasangan nya Zevanya.
"Kaka....., apa kau sudah siap ....???, cepatlah sedikit....!!!, aku masih harus menjemput kekasih ku." teriak Gio dari lantai bawah.
"aku sudah selesai, kita bisa menjemput Lia sekarang....!!!" jawab Key saat sedang menuruni tangga.
"apa urusannya dia dan aku, aku sudah dari dulu suka memakai pakaian yang seperti ini, lagian di tak ada di sini, cepatlah....., nanti Lia memutuskan mu karena selalu terlambat menjemputnya." jawab Key dengan santai dan meninggalkan Gio yang hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar.
saat mereka sampai di rumah Liodra, Key dan Gio di sambut oleh ayah Liodra dengan ramah, Gio sendiri sudah memanggil Ayah Liodra dengan panggilan ayah.
"ayah....., apa kekasih ku masih lama ...???" tanya Gio ke ayah Liodra, tapi Gio malah mendapat timpukan dari ayah Liodra.
"puk......."
"AW......., kenapa ayah memukul kepala ku...???" tanya Gio sambil memegang kepalanya.
"dia itu anak gadis ku, bukan kekasih mu....!!!" jawab ayah Liodra dengan santai.
"ayah...., kenapa kau memukul kekasih ku....???" tanya Liodra yang juga sudah siap dengan pakaian pesta nya.
"oh Tuhan......!!!, kenapa kau memakai pakaian seperti ini ...???, cepatlah masuk dan ganti pakaian mu...!!!, kau jangan ikut-ikutan jadi aneh seperti kak Key dong ...!!!" Gio yang terlonjat kaget melihat pakaian seksi yang di kenakan oleh Liodra, tak berbeda jauh dari Key.
"kau terlalu banyak mengatur....., biarkan kami bersenang-senang....!!!" bukan Liodra yang menjawab tapi Key, ia juga langsung membawa Liodra dan meninggalkan Gio dan ayah mertuanya yang sama-sama melongo melihat kelakuanku Key dan Liodra.