
Selamat membaca
Kini mereka semua sudah memasuki hutan, mereka pergi bersama pasangan masing-masing, kini key dan Alex sudah berada hutan bagian barat, ia membuka peta hutan yang di bawa oleh suruhannya bersama dengan senjata yang akan mereka pakai untuk berburu.
Sayang, kita berada di bagian barat hutan ini, ini sudah sangat jauh dari villa, aku yakin di sini pasti ada mangsa untuk kita" key sangat antusias, ia menengok kiri dan kanan mencari mangsanya.
Aku yakin juga begitu" jawab alex yang berada di samping key.
Tiba-tiba key mendengar suara ranting yang di injak tak jauh dari keberadaan mereka berdua berdiri, key dan Alex berjalan perlahan mencari sumber suara, ternyata seekor kijang yang sangat besar.
Sayang, sepertinya kita akan mendapatkan mobil baru" key sangat yakin jika mereka akan memenangkqn taruhan kali ini
Mangsa kita sudah menunggu sayang " jawab alex
0W dan Alex mulai mengambil panah yang ada di bahu mereka, Alex mulai membidik badan sang kijang, tetapi karena Alex tak sengaja menginjak ranting sehingga kijang tersebut mengetahui keberadaan mereka, dan hasilnya panah Alex meleset dan mengenai pohon di belakang sang kijang
Oh ****, maaf sayang, aku tidak sengaja mengacukannya" Alex merasa bersalah kepada key karena kelalaian nya sehingga membuat buruan mereka kabur.
It's oke Honey, kita masih bisa mengejar nya, jangan berkecil hati" key mencoba menenangkan kekasih nya.
Akhirnya mereka kembali berlari dan mengejar dimana rusa itu kabur, tapi mereka kehilangan jejaknya karena rusa itu sungguh sangat lincah dalam berlari.
........
Di lain tempat gio dan liodra juga sedang menelusuri hutan sambil memegang panah dan juga peta yang sama dengan key,
Kita sudah lumayan jauh dari villa" gio membuka suara
Tiba-tiba kelinci putih berlari di hadapan mereka, gio langsung mengambil panahnya dan bersiap-siap untuk membidik mangsa lucu ya itu, tapi liodra menarik-narik baju gio sehingga fokus gio teralihkan dan menengok ke arah liodra.
Ada apa" tanya gio datar
Apa kita harus membunuh kelinci itu" tanya liodra
Kitakan sedang berburu lia" jawab gio dengan sabar
Tapi dia sangat manis dan lucu" jawab liodra dengan sedikit ekspresi cemberut
" _", jadi mau kamu apa" tanya gio dengan ekspresi muka yang sangat datar
Tidak bisakah kau menangkap tampa melukainya" tanya liodra
Apa kau menginginkan ya " tanya gio dan langsung mendapatkan anggukan kepala berulangkali dari liodra,
Baiklah, akan aku ambilkan untuk mu" gio pasrah dengan keinginan gadis manis di samping nya itu.
Gio kembali menyimpan anak panahnya dan memberikan busurnya kepada liodra untuk di pegang selagi is mencoba menangkap kelinci putih nan manis itu.
Gio mengendap-ngendap di belakang kelinci putih dan bersiap melompat untuk menangkap, tapi yang di tangkap gio hanyalah angin saja, karena kelinci itu sudah lari, gio tidak menyerah dan langsung mengejar kembali, itu ia lakukan berulang-ulang kali, dan akhirnya usahanya membuahkan hasil, kelinci putih berhasil di tangkap, walaupun wajah gio sudah di penuhi oleh tanah akibat keseringan jatuh,
Aku lebih baik menangkap musuh daripada harus nangkap kelinci liar lagi" dalam hati gio