
Ding!
[Kontrak berhasil di buat]
Mendengar suara itu di dalam benaknya, Zhukai cukup terkejut.
Karena saat ini dia sedang melayang di atas udara kosong, dia segera melambaikan tangannya dan membuat tubuhnya dan Qi Yue memasuki dunia kecil di dalam Shura rings.
Saat Qi Yue melepas ciumannya dari mulut Zhukai, air liurnya menetes keluar.
Wajahnya memerah dengan sorot matanya menatap Zhukai dengan penuh gairah.
"Hubby, cepat! aku sudah tidak tahan lagi.."
Qi Yue dengan gerakan cepat melepas pakaiannya dan segera menyerang Zhukai.
Karena mereka belum melakukannya lebih dari setengah tahun, Qi Yue saat ini sedang sangat bernafsu.
Dia tanpa ragu melemparkan tubuhnya di atas Zhukai kemudian kembali mencium suaminya dengan panas.
"Sial, aku sudah tidak tahan lagi!.."
Kai mencengkeram kedua lengan Qi Yue, dia menggunakan bibirnya yang telah terlepas dari bibir Qi Yue kemudian mencium seluruh anggota istrinya itu.
"Ahh ... Ahnnnn, hubby tidak! disana!!..."
Qi Yue terus mengeluarkan ******* ringan saat lidah Zhukai terus menerus menjilati seluruh bagian tubuhnya.
Saat Kai berhenti, dia menggunakan kedua tangannya untuk meremas kedua dada Qi Yue yang sangat besar.
Kai memutar kedua buah ceri yang ada di dada Qi Yue sambil tersenyum lebar.
"Kyaa~ .... Hubby, jangan terlalu kasar!.."
Qi Yue kembali mengerang, kedua kakinya mati rasa saat dia menikmati kenikmatan yang Kai berikan.
"Ah, kamu ternyata sudah sangat basah disini..." Zhukai berkata sambil menyentuh gua milik Qi Yue yang sudah sangat basah.
Sambil terus menarik nafas dalam-dalam, Qi Yue memberi Kai tatapan tajam sambil mendengus dingin.
"Hmph, itu karena kamu yang bermain terlalu kasar..."
Zhukai tersenyum, dia segera meletakkan adik kecilnya di pintu gua milik Qi Yue hingga membuat wanita itu mengerang dengan suara keras..
Suara tamparan dari kedua orang itu terdengar dengan jelas di dalam dunia kecil. Setelah berselang cukup lama, Qi Yue akhirnya pingsan setelah melakukan hal itu dengan Zhukai.
"Ha! Ha! Ha!..."
"Aku benar-benar puas, setelah hampir setengah tahun tidak bertemu dengan istri-istri ku. Aku cukup merindukan mereka saat ini."
"Setelah Yue'er, terbangun. Aku akan pergi mengunjungi istri-istri ku di dunia jiwa." ucap Kai saat kembali menarik nafas panjang.
Dia menatap Qi Yue yang sedang tertidur dengan tatapan lembut, dia kemudian mengambil sebuah selimut dari Inventory dan menggunakan selimut itu untuk Qi Yue.
"Selagi aku masih di sini, sebaiknya aku berlatih sebanyak yang aku bisa."
Kai melihat Inventory nya yang masih terdapat banyak pil Kultivasi dan juga pil penguat fisik.
"Oh benar, aku bahkan lupa untuk membuka fisik Asura..."
Kai memejamkan matanya sambil mengingat kepingan memori yang telah ia tangkap sewaktu di sekte tujuh pedang.
Itu adalah ingatan di mana para tetua membantuk Array formasi untuk membuat tekanan gravitasi yang terus meningkat setiap waktu.
"Hmm, aku membutuhkan serbuk dari bunga Prem untuk menyempurnakan Array formasi ini."
Zhukai membuka toko system untuk mencari bunga yang dia butuhkan.
Tapi gerakannya terhenti saat melihat tulisan di pojok kanan bawah pada layar hologram nya.
"Eh, sejak kapan aku punya poin Shura sebanyak ini!?"
Zhukai menggosok matanya tetapi tulisan itu tetap tidak berubah, "Hahaha, dengan poin sebanyak ini ... bukankah aku bisa membeli banyak herbal-herbal langka..."
Zhukai menyeringai lebar sambil me-klik tombol beli di layar hologram nya dengan gila.
Dering system terus bergema di kepalanya, Kai mengabaikan itu dan terus fokus untuk membeli herbal-herbal langka yang dia. butuhkan saat ini.
Setelah berselang hampir dua jam, pemberitahuan system kembali terdengar.
Ding!
Mendengar itu, Kai sedikit mengerutkan keningnya.
"Hahh, mau bagaimana lagi ... aku perlu banyak Poin Shura untuk mempercepat Kultivasiku."
Karena Kai tahu bahwa musuh-musuh yang kuat saat ini terus berdatangan, tidak ada gunanya lagi baginya untuk menahan diri.
Apalagi dia juga masih memiliki misi system untuk membunuh setiap ras naga api yang ada.
Dia mengambil sebuah tungku berwarna emas dari Inventory, itu adalah tungku besar dengan ukiran naga di setiap sisinya.
"Hmm, meskipun tungku ini tidak terlalu bagus, tetapi ini sudah cukup untuk membuat pil-pil itu..."
Kai mengambil beberapa herbal dari Inventory. Herbal-herbal itu melayang di telapak tangan kiri Zhukai sementara tangan kanannya mengatur suhu api di dalam tungku.
Whus! Whus!!
Satu persatu herbal di tangan Zhukai melesat masuk kedalam tungku, ada beberapa tangkai dari herbal yang tersisa.
Kai berniat menggunakan beberapa tangkai herbal itu untuk meningkatkan kualitas pil pada saat memadatkannya nanti.
Setelah berselang sepuluh jam tanpa henti menontrol.suhu api di dalam tungku, tungku dengan ukiran naga itu bergetar sesaat.
Beberapa detik selanjutnya, tutup tungku itu tiba-tiba terbuka dan puluhan pil berwarna coklat melayang keluar.
Kai dengan gerakan cepat mengambil tangkai-tangkai herbal tadi dan memelehka nya menggunakan api Feng Yizue.
Saat lelehan tangkai herbal itu menyatu dengan puluhan pil yang melayang di udara, warna coklat yang melapisi setiap pil tiba-tiba mengeras kemudian hancur.
Cahaya emas berkilauan terlihat dari puluhan pil yang melayang di udara, Kai menggunakan true energinya untuk menarik pil-pil itu ke telapak tangannya.
"Hmm, tidak buruk untuk percobaan pertama.."
"Sekarang, haruskah aku–... tunggu dulu, kurasa aku melupakan sesuatu..."
Zhukai memejamkan matanya sambil berpikir keras tentang apa yang ia lupakan.
Hingga setelah beberapa detik kemudian, mata Kai yang terpejam kembali terbuka.
"Sialan... bagaimana aku bisa melupakan serbuk bunga prem untuk melengkapi Array formasi.."
Zhukai terus memegangi kepalanya yang seakan ingin meledak kapan saja.
Dia benar-benar terhanyut untuk membeli herbal-herbal langka di toko system dan melupakan tujuan utamanya.
Sesaat setelahnya, Kai mendengar suara lembut dari istrinya yang baru saja terbangun.
"Hoaammm ... Hubby? apa yang kamu lakukan?" Qi Yue berkata dengan wajah bertanya-tanya.
Dia baru saja terbangun tetapi melihat Zhukai memukul-mukul lantai hitam membuatnya sedikit terkejut.
Ini karena Zhukai sangat jarang untuk melakukan hal itu ataupun kehilangan ketenangannya.
"Ah, Yue'er ... kapan kamu bangun?"
"Emm, baru saja. Saat kamu memukuli lantai itu seperti orang gila."
Mendengar itu, Kai tidak dapat menahan rasa malunya dari Qi Yue.
"Oh, karena kamu sudah bangun. Ayo kita segera pergi ke dunia jiwa." ucap Kai dengan maksud mengalihkan topik pembicaraannya.
"Ah, kamu benar! Baiklah, aku akan segera berganti pakaian terlebih dulu."
Qi Yue memejamkan matanya, aura hitam menyelimuti seluruh tubuhnya dan di detik berikutnya ... tubuhnya yang telanjang tiba-tiba tertutup oleh gaun hitam yang sangat indah.
"Baiklah Hubby, ayo kita berangkat.."
Qi Yue memeluk lengan kiri Zhukai sambil tersenyum manis.
"Hahhh, kamu benar-benar..."
Zhukai tertawa kecil sambil mengibaskan tangannya di udara kosong.
Detik berikutnya, sebuah portal putih muncul secara tiba-tiba di depannya.
Kai dan Qi Yue secara bersama masuk kedalam portal itu dan menghilang seketika.
****
Bersambung...