
Sebelum pertempurannya melawan Li Cangtian, layar system tiba-tiba muncul di depan matanya.
"Apa ini?" Zhukai menghentikan latihannya, dia meletakkan pedang hitamnya dan duduk di bawah sebuah pohon untuk beristirahat.
Pada saat itu juga, Kai menatap serius pada luar system yang tiba-tiba muncul dan membacanya dengan teliti.
Ding!
Quest System telah muncul : (Bunuh Li Cangtian demi membalaskan dendam Zi Suyuan dan kedua putrinya) setelah
Deskripsi : Setelah kehancuran Klan Zi, kebencian Zi Suyuan dan kedua putrinya kepada Li Cangtian telah mencapai tingkat di mana mereka akan melakukan apapun untuk membalas dendam. Karena itu, bunuh Li Cangtian untuk membalaskan dendam mereka.
Kondisi selesai : Membakar Mayat Li Cangtian.
Tingkat kesulitan : Neraka!.
Hadiah : ???...
Begitu Zhukai selesai membaca layar hologram di depannya, kerutan muncul di tengah keningnya.
"Kenapa layar ini tiba-tiba muncul? Dan membunuh Li Cangtian? Apakah aku bahkan bisa melakukannya?" Kai berkata dalam hatinya.
Meskipun Kultivasinya mengalami peningkatan yang begitu besar, tetapi Li Cangtian bukanlah seorang Kultivator biasa.
Bahkan jika Zhukai menggunakan Kemarahan Shura, dia masih belum percaya diri untuk membunuh Li Cangtian.
Ketika Kai masih terlihat berpikir keras, seorang wanita datang menghampirinya sambil membawa nampan yang berisi makanan.
"Suami, istirahatlah terlebih dulu. Aku membawa makan siang untukmu."
Suara itu terdengar sangat lembut, ketika Kai mengalihkan pandangannya. Sosok wanita yang dia lihat adalah istrinya, Qi Yue.
"Ah, baiklah aku juga sedang beristirahat sekarang."
Zhukai bangkit dari tempat duduknya, dia segera berpindah ke bawah pohon besar dengan Qi Yue sudah terlihat duduk di sana.
"Apa yang kamu masak kali ini istriku yang cantik?"
Zhukai dengan penuh semangat datang setelah mencium aroma enak dari bekal yang di bawa Qi Yue.
"Hihi, jangan menggodaku. Ini adalah makanan favoritmu."
Zhukai menggaruk kepalanya, dia duduk di dekat Qi Yue sambil mencuci tangannya sebelum menyantap bekal yang Qi Yue bawa.
Pa!!
Sebelum Zhukai mengambil sendok makan, tangan kanannya menerima pukulan dari sendok yang Qi Yue pegang.
"Ada apa Yu'er?" Kai melebarkan matanya dan bertanya pada Qi Yue.
"Hihihi, tidak ada. Aku hanya ingin menyuapimu saja Suami."
Qi Yue mengambil sesuap nasi dan juga lauknya, dia kemudian mendekatkan itu ke dekat bibir Zhukai.
"Buka mulutmu ... Aaaa."
Zhukai tersenyum sambil menghela nafas melihat tingkah Qi Yue saat ini. Dia kemudian membuka lebar mulutnya."
Nyamm!
"Ini lebih enak dari biasanya..." Zhukai memejamkan matanya seolah menikmati makanan yang ada di dalam mulutnya saat ini.
"Eh, benarkah? tapi aku membuatnya dengan bahan yang sama seperti biasanya.."
Melihat ekspresi terkejut Qi Yue, Zhukai menelan makanan yang telah ia kunyah dan berkata.
"Ya kamu benar, makanan ini menjadi lebih enak karena kamu yang menyuapiku.."
Wajah Qi Yue seketika memerah, dia mengalihkan wajahnya tetapi Zhukai masih bisa melihat telinganya yang memerah bagaikan tomat.
"Hahaha..." Zhukai tertawa sambil menghabiskan makanannya.
Setelah makanan itu telah habis dan Qi Yue juga sudah kembali normal, Kai mendengar Qi Yue bertanya padanya.
"Apakah ada masalah yang mengganggumu Suami?"
Zhukai akhirnya menghela nafas panjang dan berkata, "Bagiamana kamu tahu itu?"
"Apa kamu lupa siapa aku? pecahan jiwa X-i-a-o L-i-n'er..."
Kai tersenyum sambil mengelus kepala Qi Yue, "Kamu benar, aku bahkan hampir melupakan fakta ini."
Kai kemudian menjelaskan pada Qi Yue tentang rencanannya untuk membunuh Li Cangtian menggunakan tekniknya di kehidupan pertama.
"Tidak!! aku tidak akan membiarkanmu melakukan itu?"
"Tapi–..."
"Tidakk!!!..." Qi Yue berteriak menyela ucapan Zhukai, "Kamu jelas sudah tahu apa efek samping menggunakan teknik itu Kai Gege."
"Karena di kehidupan pertamamu kamu berhasil membuka lebih dari 500 segel Fisik Asura, itu membantumu menahan efek sampingnya."
"Tapi sekarang apa? Kamu hanya baru berhasil membuka 100 segel fisik Asura dan kamu berniat menggunakan teknik itu? Aku jelas menentangnya!."
Mendengar penolakan tegas dari Qi Yue, Zhukai sedikit tertekan. Memang benar apa yang Qi Yue katakan padanya, dia tidak tahu akan seberapa sakit efek samping yang akan dia tanggung ketika menggunakan teknik itu.
Tetapi jika dia ingin benar-benar membunuh Li Cangtian, Kai tidak memiliki pilihan lain.
"Sekali ini saja, aku harap kamu bisa membantuku Yue'er." Kai menggenggam kedua tangan Qi Yue dan menatapnya dengan ekspresi serius.
Sedangkan untuk Qi Yue, dia masih dengan ekspresi marah seolah menolak rencana Zhukai bagaimanapun caranya.
Melihat Qi Yue masih bersikeras, Zhukai menghela nafas dan memilih untuk tetap menggunakan teknik itu Walupun kekuatannya akan berkurang tanpa bantuan Qi Yue.
"Aku sudah selesai, kembalilah ke rumah. Aku akan melanjutkan latihanku."
Zhukai berdiri dan kembali ientempay di mana dia berlatih. Sedangkan untuk Qi Yue, ekspresinya saat ini terlihat sangat cemas.
Dia mengangkat tangannya mencoba memanggil Zhukai, "Suami–..."
Sayangnya, Kai sama sekali tidak mendengarnya dan memilih fokus untuk berlatih.
"Hahh, padahal aku sudah memperingatkannya. Aku hanya berharap dia tidak terlalu memaksakan diri.."
****
Di tengah pedang rumput yang begitu luas, terlihat seorang pria sedang duduk di bawah pohon.
Rambut hitamnya terurai karena angin sepoi yang berhembus kearahnya. Dia duduk sambil menatap pada layar system di depannya.
Kerutan perlahan terlihat di wajahnya, "Hah? Kenapa hadiahnya masih belum muncul juga?..."
Kai menatap bingung pada layar system di depannya, dia telah menunggu selama lebih dari setengah jam tetapi layar system hanya menunjukkan tampilan putih kosong.
"Apakah system mengalami eror?"
Baru saja setelah Kai menyelesaikan kalimatnya, latar system yang berwarna putih tiba-tiba menyala. Cahaya yang keluar perlahan menjadi terang hingga membuat Zhukai memejamkan matanya.
Pada saat yang sama, Kai mendengar suara Yui di dalam kepalanya.
Ding!!
[Kai Gege membuka hadiah yang di dapat dari Quest System. Memeriksa tingkat kesulitan (Neraka). Menghitung hadiah yang di dapatkan....]
Layar system kembali memutih, tetapi beberapa saat kemudian, layar system mengeluarkan cahaya putih yang seketika menyelimuti seluruh tubuh Zhukai.
Dengan cahaya putih yang membungkus seluruh tubuhnya, Kai bisa merasakan perasaan hangat yang menyebar ke seluruh tubuhnya.
Bahkan rasa sakit dari luka yang di dapat juga seketika menghilang. Aliran nyaman itu dapat Kai rasakan selama tiga menit penuh dan ketika aliran rasa nyaman itu perlahan menghilang, Kai mendengar suara system berdering di kepalanya.
Ding!!
[Hadiah pertama : Penyembuhan super, Hadiah selanjutnya : Kenaikan tingkat satu ranah, kartu pemanggilan, 5 Juta Poin Shura, dan juga telur misterius..]
***
Bersambung..