Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Informasi dari Yi


Saat Kai mendengar jawaban Li Han, dia segera bertanya tentang hal yang mengganggunya.


"Mengapa ras Ancient Demon yang telah menghilang jutaan abad yang lalu muncul kembali?"


Li Han menghela nafas, dia tidak berani secara langsung menatap kearah Zhukai.


"Di masa lalu, ras Ancient God dan Ras Ancient Demon selalu berperang."


"Setelah melalui banyak peperangan yang tak terhitung jumlahnya, pemimpin ras Ancient God saat itu mengajukan ajakan perdamaian pada pemimpin ras kami."


"Sayangnya, karena keangkuhan yang dimiliki oleh pemimpin ras kami saat itu, dia dengan tegas menolak ajakan perdamaian pemimpin ras Ancient God."


Setelah itu, Li Han terus menjelaskan alasan mengapa ras Ancient Demon menghilang di masa lalu dan menjelaskan kenapa mereka kembali muncul saat ini.


Alasan mengapa ras Ancient Demon menghilang di masa lalu adalah karena pembantaian yang di lakukan oleh sekelompok orang.


Mereka menyebutnya sebagai, tujuh immortal.


Ketujuh orang itu memiliki basis Kultivasi yang mendekati ranah penguasa, dengan kekuatan sebesar itu, bahkan pemimpin ras Ancient Demon kesulitan untuk bertahan.


Dan setelah terbunuhnya pemimpin ras Ancient Demon, sekelompok orang itu memulai pembantaian terhadap ras-ras Ancient Demon yang tersisa.


Tetapi dengan artefak dewa peninggalan leluhur ras Ancient Demon, sisa ras Ancient Demon yang selamat berhasil melarikan diri dan bersembunyi di dunia kecil di dalam artefak itu.


Setelah mendengar itu semua, Kai mengerutkan keningnya dengan ekspresi aneh di wajahnya.


"Tujuh immortal, siapa mereka!? jika mereka memang sekuat itu, mengapa aku tidak pernah mendengar mereka di kehidupan pertamaku."


Saat Kai terhanyut dalam pikirannya, Li Han sedikit mendongak sambil berkata dengan senyuman canggung.


"Jadi, bisakah aku pergi dari sini?"


Suara Li Han memecah konsentrasi Zhukai, dia menatap Li Han dengan wajah datar kemudian melambaikan tangannya di udara kosong.


Tak jauh dari Li Han berlutut saat ini, muncul sebuah lubang putih yang tidak lain adalah portal dimensi.


Ketakutan di wajah Li Han menghilang seketika, dia berdiri setelah kedua tulang kakinya yang patah kembali beregenerasi.


"Kau boleh pergi..."


Mendengar ucapan itu dari Zhukai, Li Han dengan gembira berlari menuju ke portal ruang.


"Manusia bodoh, setelah aku kembali dan menceritakan hal ini pada guru. Kau pasti tidak akan hidup setelahnya."


Deg–


Saat jarak antara Li Han dengan portal ruang hanya terpaut beberapa meter, jantungnya tiba-tiba berhenti untuk berdetak.


Panas yang luar biasa menyelimuti tubuhnya dan tepat di detik berikutnya, tubuhnya meledak menjadi kabut darah.


Ding!!


[Kai Gege membunuh Han Shen (Li Han), mendapatkan 500 Poin Shura]


Kai mengabaikan notifikasi system dan melihat genangan darah Li Han di atas tumpukan tulang-tulang, Kai menatapnya dengan wajah datar.


"Aku memang berkata kalau kau boleh pergi, tapi siapa yang berkata kalau aku akan membiarkanmu pergi hidup-hidup."


Ketika hanya tersisa Kai seorang diri di dalam Domainnya, dia menghela nafas dan bergumam pelan.


"Tak kusangka aku akan menggunakan teknik ini lagi di kehidupan ini..."


Ekspresi Kai berubah seketika, penyesalan memenuhinya hatinya begitu melihat banyaknya tumpukan tulang-tulang dari milyaran Kultivator yang ia bunuh di kehidupan pertamanya.


Sedangkan untuk Li Han, jiwanya benar-benar musnah. Bahkan jika dia memiliki pemulihan yang luar biasa, itu tidak. berguna di hadapan Shura Void yang Kai miliki.


"Yi'er, apakah kamu pernah mendengar tentang tujuh Immortal yang dikatakan iblis tadi?"


[Maaf Kai Gege, Yi tidak memiliki informasi tentang mereka. Tetapi ada satu hal yang mungkin berkaitan dengan mereka]


"Apa itu?"


"Alam mistis!? Kurasa aku pernah mendengar tentang mereka dari ayahku. Tapi aku sedikit kesulitan untuk mengingatnya.


"Tujuh Immortal, Alam Mistis? Hmmm, aku akan mencari informasi tentang mereka saat aku keluar nanti."


Melakukan pembantaian terhadap ras Ancient Demon? mereka jelas memerlukan kekuatan yang sangat kuat untuk melakukan itu.


Apalagi saat itu pemimpin ras Ancient Demon adalah orang yang sangat kuat.


"Hahh, sekarang bagaimana aku harus kembali. Tidak mungkin aku harus kembali muncul di Akademi Fangxuan.."


Jika Kai kembali muncul di depan tetua dan juga kepala Akademi Fangxuan saat ini, dia mungkin akan di curigai.


Dengan kekuatannya saat ini, sangat mustahil untuk bertahan jika para tetua itu menyerangnya.


Pilihan terbaik yang bisa Kai lakukan saat ini adalah pergi ke tempat lain.


"Tetua Xia dan juga saudara-saudaraku, aku minta maaf karena harus pergi saat ini. Tapi aku pasti berjanji pasti akan kembali setelah memiliki kekuatan yang cukup untuk melindungi kalian."


Zhukai memejamkan matanya sambil mengingat-ingat dimana dia menghabiskan waktu dengan Chen Xia.


Kesedihan terlintas dengan jelas dari ekspresi wajahnya, dia melangkah berat menuju ke lubang cahaya yang berada tidak jauh di depannya.


Saat tubuh Kai telah memasuki lubang cahaya itu, cahaya dari lubang itu tiba-tiba meredup dan menghilang seketika.


****


Tanah Suci, Holy Realms!


Di salah satu kota di tanah suci, itu adalah sebuah rumah kecil yang terletak di dekat danau.


Tempat itu sangat indah dengan banyak herbal-herbal, dan juga buah yang tumbuh di sekitar rumah itu.


Tak lama, pintu rumah kecil itu terbuka. Terlihat dua orang wanita cantik berjalan keluar dengan cadar yang menutupi wajah mereka berdua.


"Kakak, apakah kamu yakin baik-baik saja?"


Wanita di sampingnya tersenyum lembut sambil mengelus kepala adik perempuannya.


"Kakak baik-baik saja, bukankah kakak sudah berkata untuk tidak terlalu khawatir."


"Jangan membohongiku!! Kamu terus merintih kesakitan selama tiga hari ini. Aku sudah tahu dari ibu bahwa jika kakak tidak menemukan pria yang ditakdirkan dalam satu tahun ini maka kakak ... kakak."


Zi Lin Yue berhenti berkata, sudut bibirnya bergetar. Dia memeluk kakaknya dengan mata berkaca-kaca.


"Kakak, kenapa kamu tidak pernah memberitahuku bahwa kamu memiliki tubuh kutukan seperti itu."


Zi Lan Mei hanya menghela nafas, sudut mulutnya sedikit terangkat tetapi itu kembali turun.


Setelah berselang beberapa detik, Zi Lan Mei melepas pelukannya saat mendengar suara seorang pelayan wanita memanggilnya dan juga adiknya.


"Nona dan nona muda, Matriak memintaku untuk memanggil kalian berdua ke aula pertemuan."


Kerutan terlihat di wajah Zi Kan Mei saat mendengar itu, "Aula pertemuan? apakah ada orang penting yang datang mengunjungi Klan Zi."


Pelayan wanita itu mengangguk, "Ya nona. Orang yang mengunjungi Klan Zi tidak lain adalah penguasa Holy Realms, Li Cangtian."


Mendengar nama itu, kedua saudara itu saling memberi tatapan.


"Kakak, mengapa orang besar sepertinya mengunjungi Klan kita?" tanya Zi Lin Yue dengan wajah bingung.


Zi Lan Mei menggeleng pelan, "Aku juga tidak tahu, mungkin ini ada hubungannya dengan turnamen antar benua Lima hari lagi."


"Baiklah, cepat katakan pada ibu bahwa kami akan tiba di sana tidak lama lagi."


***


Bersambung...