Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Fisik Asura


Saat keenam belas murid inti naik ke atas panggung, Chen Xia bersama dengan beberapa tetua lainnya mulai membacakan rune kuno hingg akhirnya sebuah tulisan aneh melayang di udara.


"Oh, ternyata mereka juga masih memiliki array seperti ini. Hmm, ini sedikit menarik untuk di pelajari." Zhukai mengelus dagunya sambil bergumam.


Ada beberapa ide yang muncul di benaknya untuk menggunakan tekanan dari gravitasi itu meningkatkan fisiknya.


Karena Kai juga memiliki tubuh fisik di masa lalu yang cukup berguna baginya sekarang.


Nama fisik itu tidak lain adalah Fisik Asura!


Meski itu tidak termasuk ke dalam jajaran fisik terkuat di tiga alam, tetapi Kai merasa bahwa fisiknya kala itu tidak kalah jauh dari salah satu fisik terkuat di tiga alam.


Sementara Kai masih berpikir tanpa memperdulikan tekanan yang mulai menghantam panggung.


Murid-murid inti yang lain mulai bersiap dengan terus menghirup energi spiritual dan memperkuat fisik mereka untuk sementara.


Saat pertama kali di mulai, tekanan yang di rasakan oleh Zhukai hanya sebesar satu ton.


Tidak ada yang terjadi selama lima menit pertama. Tetapi setelah enam menit berlalu, tekanan gravitasi meningkat dua kali lipat dan itu terus meningkat selama enam menit sekali.


Di menit ke dua belas, salah seorang murid inti membuka mata dan menyemburkan darah segar.


Detik berikutnya, murid tersebut segera tergeletak pingsan di lantai dengan tekanan gravitasi yang terus menghantam tubuhnya.


"Cepat, itu berbahaya..." Chen Xia segera datang dan membawa murid itu keluar dari panggung.


Setelah dia keluar dari panggung sambil membawa tubuh murid yang tidak sadarkan diri. Chen Xia segera memeriksakan keadaan murid itu.


Setelah satu menit berlalu, Chen Xia menghela nafas panjang dengan wajah lega. "Syukurlah, tidak ada luka yang fatal padanya."


Dia kemudian menatap murid lainnya dan berteriak, "Bagi siapapun yang sudah tidak bisa menahan gravitasi ini, kalian bebas pergi meninggalkan panggung. Jangan memaksakan diri kalian atau itu akan berakibat buruk bagi kalian sendiri."


Murid inti yang ada di atas panggung mengangguk sambil menggertakkan gigi mereka saat menahan tekanan dari gravitasi yang terus meningkat.


Karena tekanan gravitasi yang terus meningkat, murid inti yang tersisa di atas panggung satu persatu mulai turun karena tidak kuat menahan tekanan itu.


Sementara murid inti yang masih bertahan, pakaian mereka sudah benar-benar basah oleh keringat.


Bahkan pakaian murid perempuan mulai di basahi oleh keringat dan menunjukkan lekuk tubuh mereka.


Tetapi untuk Ouyang Jin dan beberapa murid lain, mereka masih bersikap tenang seolah tidak terganggu oleh tekanan tersebut.


Sementara itu, Zhukai yang duduk tak jauh dari Ouyang Jin mengerutkan keningnya dengan kesal.


Dia kesal karena tekanan gravitasi yang menghantamnya tidak cukup kuat untuknya membuka Fisik Asura.


"Hahhh, ini sia-sia! Tekanan gravitasi ini terlalu lemah, aku bahkan tidak bisa membuka segel pertama dari Fisik Asura."


Waktu terus berlalu dengan cepat! tanpa terasa, sudah lebih dari satu jam berlalu di atas panggung.


Tekanan yang di berikan oleh array gravitasi juga telah mencapai 8.000 ton. Bahkan Mo Kun yang termasuk ke dalam lima besar murid inti cukup kesulitan untuk menahan tekanan yang semakin kuat itu.


Tetapi untuk Ouyang Jin, dia masih bisa menahan tekanan itu karena fisik bawaan nya dari seorang ras Demon Spirit.


Saat ini, di atas panggung masih tersisa enam orang yang tidak lain adalah Zhukai, Ouyang Jin, Mo Kun, dan tiga murid inti yang termasuk ke dalam peringkat lima besar.


"Oh, itu mengejutkan! Bukankah pria itu murid inti yang di terima tiga bulan yang lalu. Dia memiliki fisik yang sangat kuat ternyata." ujar seorang murid perempuan yang kagum sekaligus terpana dengan wajah Zhukai.


"Itu bisa di pahami, setelah dia menjadi murid inti. Dia belum pernah sekalipun menghadiri kelas dari para tetua, dan anehnya ... dia sama sekali tidak di keluarkan."


Mendengar perkataan murid tersebut, beberapa murid inti yang sudah keluar dari panggung menjadi semakin tertarik.


"Heh, benarkah itu...? Apakah dia memiliki hubungan dekat dengan tetua Xia?"


"Itu bisa jadi, apalagi dia memiliki wajah yang sangat tampan."


Dalam perbincangan para murid inti perempuan, Chen Xia yang sedang mengawasi murid inti yang masih ada di atas panggung segera mengerutkan keningnya.


"Murid-murid ini... Kurasa aku terlalu bersikap baik akhir-akhir ini..."


Di atas panggung, Zhukai merasa tekanan dari array gravitasi telah mencapai titik di mana dia bisa membuka segel kedua tiba-tiba menyeringai.


"Mwehehe ... Terimakasih untuk bantuannya."


Boommm!!!


Kabut asap yang begitu tebal menyebar dengan cepat menutupi panggung beserta halaman murid.


Saat murid-murid lain di sibukkan dengan tekanan gravitasi yang menekan tubuh mereka, Zhukai tiba-tiba melakukan terobosan satu tingkat.


Kejadian yang tiba-tiba itu mengejutkan Li Yan berserta tetua lain yang melihatnya. Bahkan Chen Xia yang sangat membenci Zhukai tidak dapat menahan rasa keterkejutannya.


"A–Apa!! ... Apakah dia baru saja menerobos?" Tetua ketiga menatap Zhukai dengan mata bergetar.


Tetapi tidak ada yang menjawab pertanyaan, karena tetua yang lain juga memiliki pertanyaan yang sama dengannya.


Sementara itu, Chen Xia yang masih mematung karena keterkejutan tiba-tiba kembali ke akal sehatnya begitu melihat salah satu murid inti tergeletak di atas lantai panggung.


"Berhenti!!!.."


Atas perintah Chen Xia, array gravitasi itu segera menghilang seketika.


Dia berjalan ke atas panggung dan melihat lima orang yang masih bertahan. Empat dari mereka sangat kelelahan dengan nafas yang berantakan beserta tubuh mereka yang di basahi oleh keringat.


Tetapi satu orang, Zhukai terlihat dalam kondisi yang sangat baik. Nafasnya normal dan dia sama sekali tidak mengeluarkan sebutir keringat di tubuhnya.


"B–Bagaimana ini mungkin! bahkan jika itu aku, aku setidaknya akan terengah-engah atau bahkan lebih buruknya menderita sedikit luka dalam."


Tetapi setelah mengingat kembali bagaimana Zhukai melakukan terobosan di tengah-tengah tekanan itu. Chen Xia akhirnya menghela nafas sambil berjalan untuk menolong murid inti yang baru saja tergeletak di atas panggung.


"Seleksi berakhir, dan lima orang yang akan mewakili sekte tujuh pedang dalam kompetisi sekte tidak lain adalah..."


"Zhukai, Yang Fan, Ling Li, Ouyang Jin, dan Mo Kun."


Meski ada beberapa murid inti yang sedikit kesal dengan lima orang itu, tetapi dia harus menyalahkan dirinya sendiri karena lemahnya tubuh fisik yang ia miliki.


Setelah Chen Xia selesai mengumumkan perwakilan sekte tujuh pedang, dia segera menghampiri Zhukai dan berbisik.


"Datanglah ke rumahku nanti, ada hal serius yang ingin aku tanyakan kepadamu."


****


Bersambung...