Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Perubahan Zi Lan Mei


Di dalam dunia kecil yang berada di dalam Shura's Ring, Zhukai mengukir sedikit senyum setelah menyadari seberapa banyak energi yang telah di serap oleh Shura's Ring.


Dia menarik nafas panjang dan berkata, "Dengan energi sebanyak ini, aku bisa mempertahankan dunia kecil ini selama seribu tahun. Dengan waktu sebanyak itu, aku harus memfokuskan diri untuk menerobos ke ranah Supreme Absolute."


Karena saat ini dia berada di ranah Supreme God puncak, hanya membutuhkan sedikit dorongan baginya untuk menerobos ke ranah Absolute King.


Umumnya, untuk menerobos ke ranah Absolute King dari Supreme God seorang Kultivator membutuhkan waktu setidaknya seratus tahun.


Sedangkan untuk Zhukai yang mempunyai tubuh dewa kematian, tubuh Asura, dan fisik kaisar abadi. Dia membutuhkan lebih banyak energi dari pada Kultivator pada umumnya.


Setelah mempersiapkan dirinya, Zhukai mengeluarkan jutaan baru spiritual dari tubuhnya.


Karena di dunia kecil hanya memiliki sedikit energi spiritual, itu tidak akan cukup bagi Zhukai untuk melakukan terobosan.


Setelah jutaan baru spiritual keluar dari Inventory nya, Kai menghembuskan nafas panjang dan mulai memejamkan matanya.


Dia mulai mengolah transformasi Shura, teknik Kultivasi yang dia ciptakan sendiri di kehidupan pertamanya.


Sebuah lubang hitam besar muncul di atas kepala Zhukai, itu seperti lubang hitam yang memiliki daya hisap yang begitu kuat.


Hanya dalam kurun waktu satu jam, Kai berhasil memurnikan ratusan batu spiritual. Dengan kecepatan Kultivasi seperti itu, tidak akan butuh lama bagi Zhukai untuk melakukan terobosan.


***


Di sebuah bangunan besar yang berada di dalam dunia jiwa. Puluhan gadis sedang duduk di bawah pohon besar yang ada di halaman bangunan besar itu.


Puluhan gadis itu memiliki paras yang sangat cantik dan juga kekuatan yang sangat besar.


Mereka tidak lain adalah kekasih Zhukai dan tiga wanita yang berasal dari Klan Zi.


Setelah tiga hari berlalu sejak kehancuran Klan Zi, Zi Suyuan akhirnya menjadi tenang setelah berbicara dengan mereka.


"Emm, aku sangat berterimakasih karena telah memberikan kami tempat tinggal. Meskipun aku tahu bahwa Klan Zi sudah hancur saat ini, tetapi aku harus memastikan keselamatan warga kota." Zi Suyuan berbicara dengan wajah datar.


Meskipun dia sudah cukup tenang, tetapi bayangan tentang pengkhianat yang dilakukan oleh para tetua terus membekas dalam benaknya.


Dia benar-benar tidak bisa mempercayai bahwa para tetua akan melakukan pengkhianat seperti itu.


"Ini salahku, jika saja aku sedikit lebih kuat maka..."


"Jangan berkata seperti itu ibu. Ini bukan salahmu, para bajingan yang tidak tahu terimakasih itulah yang salah." ujar Zi Lin Yue untuk menenangkan ibunya.


"Lalu dimana pria yang menyelamatkan kami saat itu. Bukankah dia hanya berada di ranah Supreme God? Apakah dia berhasil selamat dari pertarungan melawan Li Cangtian?" Zi Suyuan kembali bertanya.


Ekspresi keterkejutan terlintas wajah Zi Lin Yue dan juga kekasih Zhukai. Melihat ekspresi di wajah mereka, Zi Suyuan segera menyadari ada yang salah dengan apa yang dia katakan.


"Ada apa, apakah aku mengatakan sesuatu yang aneh?"


Chiyan menghela nafas kemudian berkata, "Sebenarnya tidak ada yang tahu di ranah apa Kai Gege saat ini. Dia memiliki sebuah teknik misterius yang membuat orang lain tidak bisa melihat Kultivasinya."


"Di antara kami hanya Yi, Yui, dan Yue yang tahu di ranah apa Kai Gege saat ini."


Mendengar itu, Zi Suyuan mengangguk paham. Dia merenung sambil berpikir, "Mungkinkah ini karena mata ini?"


Setelah merenung selama beberapa waktu, Zi Suyuan kembali menatap mereka dan bertanya.


"Jadi, kapan pria itu akan datang kesini? ada sesuatu yang perlu aku tanyakan padanya."


"Aku tidak bisa memberikan jawaban pasti, tetapi Kai Gege mungkin akan datang kesini sepuluh hari lagi."


Tepat saat perbincangan mereka berakhir, suara teriakan Zi Lan Mei mengejutkan mereka.


"Lan Mei ... Apa yang terjadi." Zi Suyuan dengan cepat menggenggam pergelangan putrinya dan memberinya pelukan hangat.


Sayangnya, tak lama setelah itu. Energi yang sangat jahat memancar keluar dari tubuh Zi Lan Mei.


Zi Suyuan kembali bangkit dan melihat Zi Lan Mei dengan mata terbuka lebar. Dia tidak bisa mempercayai apa yang dia lihat saat ini.


"Bagaimana mungkin... Bukankah masih ada waktu yang tersisa sebelum segel itu terlepas."


Sementara Zi Suyuan membeku melihat perubahan putrinya, Zi Lin Yue kembali teringat dengan kata-kata kakaknya sebelum turnamen antar benua di mulai.


"Adik, pak tua itu mungkin merencanakan sesuatu setelah turnamen berakhir. Jika memang kita harus melawannya, aku tidak mempunyai pilihan lain selain menggunakan cara itu."


"Kakak, maksudmu..."


"Ya itu benar, tetapi aku memerlukan beberapa artefak untuk membuka segel yang ayah berikan."


Deg–


Jantung Zi Lin Yue seolah terhenti setelah mendengar apa yang kakaknya katakan padanya.


Saat dia mencoba menghentikan apa yang kakaknya rencanakan, Zi Lan Mei hanya tersenyum kepadanya sambil berkata.


"Kumohon jangan hentikan aku adik, aku hanya memiliki waktu satu tahun lagi untuk hidup. Selain itu, jika aku bisa membunuh pak tua itu dan melindungi kamu dan ibu. Aku sudah sangat bahagia."


Saat Zi Lin Yue kembali ke akal sehatnya, dia menggertakkan giginya sambil menyuruh mereka untuk segera lari.


Tapi, sebuah serangan yang begitu kuat menghantam mereka dan membuka lubang besar di halaman rumah.


Bangunan besar hancur menjadi reruntuhan dan puluhan wanita yang ada di sana saat ini terjatuh dengan tubuh penuh luka.


Saat sosok Zi Lan Mei yang telah kehilangan kendali atas tubuhnya kembali melemparkan serangan.


Tiga sosok wanita tiba-tiba muncul dan membuka sebuah array untuk menahan pergerakan Zi Lan Mei.


Boomm!


Ketika serangan Zi Lan Mei mengenai pelindung itu, ledakan besar terjadi.


Sayangnya, serangan Zi Lan Mei tidak cukup kuat untuk menghancurkan pelindung yang dibuat oleh Yi, Yui, dan Yue.


Detik berikutnya, rantai emas yang muncul dari dalam tanah dengan cepat mengikat seluruh tubuh Zi Lan Mei dan membuat pergerakannya terhenti.


"Haahhh, syukurlah kami datang di waktu yang tepat." Yi menghela nafas panjang dan turun untuk membantu menyembuhkan saudarinya yang terluka.


Saat Yi dan Yue membantu menyembuhkan saudarinya berserta Zi Suyuan dan Zi Lan Mei.


Dia menatap tajam pada Zi Lan Mei yang saat ini berubah menjadi sosok yang mengerikan.


"Hmm, tubuh keabadian ya? sangat langka bisa melihatnya lagi." gumam Yui.


Dia melihat rantai yang mengikat Zi Lan Mei mulai terkikis secara perlahan dan mulai menghela nafas.


Dia segera turun dan berkata pada saudarinya yang lain, "Kita tidak mempunyai banyak waktu, rantai itu hanya bisa mengikatnya paling lama 3 hari."


"Dengan energi yang dia miliki saat ini, kekuatannya tidak jauh lebih lemah dari bajingan tua itu. Dia bahkan sedikit lebih kuat darinya." jelas Yui.


Zi Suyuan yang sudah kembali pulih menggertakkan giginya dan berkata.


"A–Apakah kalian memiliki cara untuk menolong putriku?"


Yi menggeleng, "Maaf bibi, tapi hanya ada satu cara untuk menolongnya saat ini."


"Itu adalah menemukan pria yang di ditakdirkan untuknya."


****


Bersambung...