
Meninggalkan Nalan Ruyue dan ketujuh pengawal wanitanya, Zhukai segera melesat dengan cepat melewati hutan hingga tiba di kota Azure Dragon.
"Masih tersisa satu minggu sebelum ujian masuk sekte. Aku bisa memanfaatkan sisa waktu itu untuk menerobos ke tingkat kelima ranah Holy Lord." pikir Zhukai dalam benaknya.
Tetapi sebelum ia memulai Kultivasi nya, Kai mencari sebuah penginapan terlebih dulu untuk menyewa kamar selama satu minggu.
Beruntungnya, tak lama semenjak Zhukai mencari penginapan terdekat, dia menemukan sebuah bangunan besar setinggi tiga lantai.
Tanpa keraguan sedikitpun, Zhukai berjalan masuk ke dalam bangunan tiga lantai itu dan menemui resepsionis hotel untuk memesan sebuah kamar selama satu minggu.
"Total semuanya adalah 70 batu jiwa."
Setelah membayar biaya menginap, resepsionis itu memberi Zhukai sebuah kunci kamar bernomor 26.
Kai kemudian menerima kunci itu dan berjalan mencari kamar nomor 26 yang berada di lantai dua.
Selang beberapa menit mencari di mana kamar Kai berada, Zhukai akhirnya menemukan kamar nomor 26 yang berada di pojok koridor.
Klak!!
Pintu terbuka, ruangan sederhana dengan aroma harum di setiap ruangan membuat tubuh Zhukai terasa nyaman.
"Hahhh... Nyaman sekali."
Zhukai membaringkan tubuhnya di atas kasur yang empuk dan perlahan memejamkan matanya.
Tanpa dia sadari, Kai tertidur sangat lelap hingga terbenamnya matahari.
"Hoaammm!!.."
"Sudah berapa lama aku tertidur?"
Zhukai menguap lebar sambil menggunakan tangannya untuk menutup mulutnya yang terbuka.
Dia berdiri dan meregangkan otot-otot nya setelah seharian tertidur.
"Ternyata aku tertidur cukup lama, ini sudah hampir malam hari." ucap Kai ketika dia menatap kearah jendela yang perlahan mulai gelap.
"Aku akan turun untuk makan malam terlebih dulu sebelum pergi berlatih."
Kai pergi ke kamar mandi dan membasuh wajahnya. Dia menatap sebuah cermin besar yang ada di kamarnya dan membeli sebuah gunting dari toko system.
"Rambut panjang, ini cukup mrngangguku."
Zhukai dengan teliti mulai memotong pendek rambutnya. Meski itu sedikit sulit di lalukan, tetapi Zhukai bisa melakukannya dengan penuh kesabaran.
Begitu selesai dengan memotong rambutnya, Zhukai segera mengganti pakaiannya dan turun di lantai pertama untuk mengisi perutnya.
"Eh, apakah penginapan ini memang seramai ini!." mata Zhukai melebar ketika melihat kerumunan orang memenuhi area makan.
Ketika ia datang siang tadi, Kai hanya melihat sedikit orang yang berada di penginapan. Tapi siapa sangka penginapan itu akan sangat ramai di malam harinya.
"Halo pria tampan, apakah kamu tertarik dengan kakak ini?"
Sebelum Zhukai bisa duduk dan memesan makanan, seorang wanita berambut biru panjang datang menggodanya.
Wanita berambut biru itu memiliki paras wajah yang cantik dengan dua lesung pipi di wajahnya.
Sayangnya, Zhukai saat ini tidak memiliki waktu untuk hal itu dan lebih berfokus terhadap Kultivasi nya.
"Eh, siapa pria itu? Bagaimana dia bisa menarik perhatian nona Gu." seorang Kultivator muda yang telah mabuk bertanya pada temannya.
"Hmm, kurasa dia pendatang baru. Aku baru pertama kali melihat wajahnya di kota ini." jawab temannya yang masih memiliki kesadaran nya.
Wanita yang menggoda Zhukai saat ini bernama Ning Gu. Dia adalah salah satu murid dari sekte besar di benua naga biru.
Karena Ning Gu menerima misi dari sektenya untuk menyelesaikan permasalahan di kota Azure Dragon, dia terpaksa menginap di kota itu selama sebulan.
Ning Gu awalnya cukup kesal karena menerima misi di kota kecil seperti kita Azure Dragon. Tapi siapa yang menyangka setelah satu minggu menetap di sana, Ning Gu secara kebetulan bertemu Zhukai saat ini.
Hanya dalam pandangan pertama, Ning Gu langsung jatuh cinta kepada Zhukai karena ketampanannya.
Tapi berbanding terbalik dengan apa yang Ning Gu pikirkan, Zhukai menolak ajakannya dengan sopan.
"Maaf Nona cantik, aku tidak memiliki waktu untuk melakukan hal itu saat ini."
Semua pria tersentak kaget begitu mendengar ucapan Kai barusan.
Siapa Ning Gu? Dia adalah salah satu murid dari sekte besar yang berada di benua naga biru.
Selain itu, paras wajahnya yang cantik cukup untuk membuat pria tergila-gila dengannya.
Bagaimana mungkin Kultivator tak dikenal seperti Zhukai bernai menolaknya.
"Hehehe, pria tampan kamu sangat menarik. Berbeda dengan para sampah itu." Ning Gu berbisik lembut di telinga Zhukai.
Dia menyeringai sesaat kemudian kembali berkata, "Baiklah, namaku Ning Gu, tolong ingat itu pria tampan!."
Ning Gu tersenyum menggoda kemudian berjalan keluar meninggalkan kerumunan di dalam penginapan.
Setelah kepergian Ning Gu, Kai menerima banyak tatapan kebencian dan kemarahan dari pria yang ada di lantai pertama.
Tanpa memperdulikan tatapan mereka, Zhukai duduk di salah satu meja makan yang masih kosong dan memesan makanan untuk mengisi perutnya.
Setelah menghabiskan makanan nya, Kai segera kembali ke kamarnya dan naik keatas kasur untuk memulai Kultivasi nya.
"Oh, aku harus memasang Array terlebih dulu untuk berjaga-jaga." Zhukai menulis rune kuno di udara dengan gerakan cepat.
Setelah ia mengalirkan Qi miliknya ke dalam rune kuno itu, sebuah Array pelindung baru saja terbentuk.
Selesai dengan Array pelindung, Zhukai mengambil sebotol giok yang berisi cairan spiritual dari inventory nya.
"Cairan spiritual ini akan sangat membantu mempercepat proses pemurnian energi spiritual di sekitarku."
"Menggabungkan itu dengan transformasi Shura, aku setidaknya bisa naik tiga dia atau tiga tingkatan secara langsung."
Sebelum Kai meminumnya, dia meminta Yi terlebih dulu untuk membersihkan nya.
Dengan begitu, setelah Yi selesai membersihkan cairan spiritual. Zhukai tanpa ragu segera menghabiskan cairan itu dalam sekali tegukan.
Boomm!!..
Lonjakan energi spiritual yang begitu besar tersedot masuk dan dimurnikan dengan cepat oleh cairan spiritual.
Seminggu berlalu dengan sangat cepat, setelah Zhukai mengkonsumsi cairan spiritual dan mulai berkultivasi. Kultivasi nya telah mengalami terobosan sebanyak tiga tingkatan.
"Ini lebih hebat dari yang aku pikirkan."
Merasakan tubuhnya yang dipenuhi dengan energi, Zhukai beranjak dari kasurnya dan pergi membersihkan dirinya.
Setelah Kai selesai membersihkan tubuhnya, dia segera mengemasi barang-barang dan berjalan pergi meninggalkan penginapan.
"Sudah satu minggu berlalu, akhirnya ujian sekte tujuh pedang akan di adakan saat ini." gumam Zhukai sambil berjalan pergi meninggalkan kota Azure Dragon.
Karena jarak antara kota Azure Dragon dan sekte tujuh pedang terbilang cukup jauh, perjalan Zhukai untuk tiba di sana memakan waktu setengah jam.
Setelah Zhukai melewati hutan yang membatasi kota Azure Dragon dengan sekte tujuh pedang, dia bisa melihat kerumunan orang yang sedang berdiri di kaki gunung.
Walau dari jarak jauh, Kai masih bisa melihat mereka semua dengan jelas karena penglihatannya ratusan kali lebih baik dari pada Kultivator pada umumnya.
"Hmm, mereka setidaknya lebih dari 2000 orang. Aku tidak menduga orang-orang ini akan tertarik dengan sekte tujuh pedang."
Zhukai berjalan mendekat kearah kaki gunung. Tetapi setelah jaraknya terpaut beberapa puluh meter, Kai melihat sosok gadis yang tidak asing baginya.
"Eh, itu kamu...."
***
Bersambung...