
Tepat setelah Yun Li Hao merasakan rasa sakit yang begitu hebat pada kedua matanya. Dia seketika jatuh di atas tanah dan meronta-ronta sambil memegangi kedua matanya.
Pada saat yang bersamaan dengan rasa sakit itu, kedua mata Yun Li Hao meneteskan darah dalam jumlah yang cukup banyak.
Zhukai yang melihatnya tidak bisa menahan rasa terkejutnya, dia seketika membantu Yun Li Hao dengan menggunakan true energinya.
Begitu true energi berasal dari telapak tangan Zhukai memasuki tubuh Yun Li Hao, rasa sakit yang ia rasakan pada dua matanya semakin mereda.
Dan tidak lama setelah itu, rasa sakit itu menghilang bersamaan dengan aliran darah yang keluar dari kedua matanya berhenti.
"Hah! Hah! Hah!!..."
Yun Li Hao menghela nafas dengan berat, tubuhnya telah basah kuyup karena keringat dan dia terus menelan ludahnya.
"A–Apa yang barusan itu, dan juga mengapa tiba-tiba aku merasakan rasa sakit seperti itu pada kedua mataku?"
Yun Li Hao menyeka keringat di wajahnya, dia bertanya pada Zhukai karena rasa sakit yang ia rasakan barusan.
"Hmm, mungkin itu karena kamu baru saja menggunakan mata analisis padaku." jawab Zhukai sambil memberi Yun Li Hao sebuah pil penyembuh.
Yun Li Hao mengambil pil itu dari Zhukai, dia kemudian mengedipkan matanya beberapa kali dan bertanya.
"Jadi bos, apakah rasa sakit ini akan muncul kembali saat aku mendeteksi orang yang sekuat bos?"
Zhukai merenung sebentar, dia kemudian menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
"Aku rasa tidak..."
Yun Li Hao menghela nafas lega, dia kemudian membungkukkan hormat sekali sebelum berjalan pergi.
"Kalau begitu bos, aku akan segera pergi ke pusat Celestial Realms ... Sampai Jumpa."
Dengan kepergian Yun Li Hao, Zhukai berdiri diam sambil melihat sosoknya pergi. Setelah siluet pria itu menghilang dari pandangannya, Kai duduk di sebuah batu yang berada tidak jauh dari gua.
Baru itu cukup besar dan berada tepat di samping sungai.
"Sungguh tempat yang cocok, keluarkan cairan spiritual..."
Sebuah cairan padat berwarna biru cerah melayang di atas Zhukai, itu mengandung energi spiritual setara dengan ribuan baru spiritual kelas atas.
"Ini ramuan yang cukup langka, aku tidak menyangka akan mendapatkan ini dengan mudah. Bahkan di toko system hanya memiliki tiga ramuan seperti ini." ucap Zhukai dengan ekspresi gembira.
Dia kemudian membuka mulutnya lebar dan menelan cairan spiritual.
Begitu tubuh Kai menyerap cairan spiritual, urat-urat dan Meridian di dalam tubuhnya bercahaya.
"Haa, energi spiritual yang meluap ini... Terasa sangat nyaman!!"
Di atas batu besar, Kai duduk bersila dengan lonjakan energi spiritual yang memenuhi setiap garis meridiannya.
Setelah berselang beberapa detik kemudian, Kai membuat kedua matanya. Tulang-tulang di sekujur tubuhnya mengeluarkan suara retakan.
Dan secara tiba-tiba, suara ledakan terdengar...
Boomm!!
[Segel Fisik Asura terbuka (120/1000)]
Mendengar suara Yi di telinganya, Kai mengangguk puas. Otot-otot di sekujur tubuhnya semakin kuat. Tulangnya juga semakin mengeras dan Meridian semakin membesar.
"Luar biasa, meskipun aku pernah melakukan ini di masa lalu. Tetapi perasaan yang aku rasakan ketika membuka segel fisik Asura benar-benar mengesankan."
Zhukai berdiri dari atas batu dan melompat ke bawah. Dia menatap pakaiannya yang di penuhi sobekan dan segera menggantinya dengan yang baru.
"Yi'er, Yui'er, Yue'er ... Apakah kalian akan keluar sekarang atau nanti ketika kita sampai di sekte Heaven Gethering?" tanya Zhukai sambil menyiapkan tunggangannya.
Di dalam dunia jiwa, Yi, Yui, dan Qi Yue saling menatap satu sama lain. Setelah keheningan di antara mereka untuk beberapa waktu, mereka bertiga menghela nafas.
[Baik Kai Gege, kami semua setuju untuk keluar sekarang...]
Whuss!!
Tepat setelah ucapannya berakhir, gelombang angin tiba-tiba berhembus. Dan ketiga sosok wanita yang sangat cantik muncul tepat di depan Zhukai.
"Eh, mengapa Lin kecil bersama kalian?" Zhukai melebarkan matanya, terlihat jelas dia sangat terkejut melihat sosok Linlin berdiri di antara ketiga istrinya.
"Whoaa... Bunga yang besar." suara gadis kecil terdengar secara jelas di telinga mereka berempat.
Yi, Yui, dan Qi Yue sama-sama tekejut mendengar suara Linlin. Mereka bertiga secara bersama mengalihkan pandangan dan minat bahwa pemilik suara itu benar-benar Linlin.
"At, Lin kecil ... bagaimana bisa kamu berada di sini bersama kami?" Yo bertanya dengan penuh penasaran.
Dia benar-benar tidak menyadari kapan Linlin bergabung bersama mereka.
"He?" Linlin memiringkan kepalanya seolah tidak mengerti apa yang baru saja Yi tanjakan.
"Whoaa, kumbwang besyarr!!..."
Lin kecil tertawa sambil mengejar kumbang besar yang terbang kearah Qi Yue.
"Bibi, bibi ... Tolong tangkap kumbang itu untukku!" Linlin menarik celana Qi Yue seolah mencoba naik ke atas tubuhnya.
"Kamu gadis kecil yang nakal... Haihh, baiklah ini untukmu." Qi Yue membuat array tak terlihat di sekitar kumbang itu supaya tidak bisa melarikan diri.
Dia kemudian memberikannya pada Linlin yang terus menarik celananya.
"Whoaa, kumbwang besyarr ... Ini terlihat hebat."
Linlin menatap Qi Yue dan memberikan senyuman manis, "Terimakasih bibi..."
Deg–
"Gadis ini sangat imut, mungkin karena itu banyak orang sangat menyukainya." batin Qi Yue.
Dia kemudian berlutut dan menatap Linlin dari dekat, "Sama-sama, tapi jangan panggil aku bibi. Panggil aku kakak mulai sekarang."
Linlin menganggukkan kepala kecilnya, dia kemudian mengangkat kedua tangannya sambil berkata.
"Kakak, gendong aku ... Linlin mengantuk."
"Baiklah Lin kecil."
Setelah Qi Yue menggendong tubuh Linlin dalam pelukannya, dia kemudian menatap Zhukai dan bertanya.
"Apakah kita akan mengajaknya juga Suami?"
"Tentu saja, tidak ada salahnya mengajak Lin kecil pergi melihat sekte Heaven Gethering."
Yi dan Yui juga memiliki pikiran yang sama dengan Zhukai. "Kakak Yue, biarkan aku menggendongnya."
Yui dengan semangat membuka jeda tangannya. Karena dia sangat menyukai anak-anak, Yui menjadi sangat tidak sabar untuk memiliki seorang putra ataupun putri.
"Ya, tapi hati-hatilah oke."
Setelah Linlin berpindah ke pelukan Yui, dia sedikit membuka mata untuk waktu yang sebentar hingga kemudian kembali tertidur dengan lelap.
"Tunggu sebentar, aku akan memanggil Blue mistik untuk mengantar kita."
Zhukai kembali mengambil selembar kertas kosong, dia kemudian mengigit jarinya dan menulis rune di dalam kertas kosong itu menggunakan darahnya.
"Aktifkan..."
Whuss!!
Sebuah portal transparan muncul di depan Kai dan juga ketiga istrinya. Dari dalam portal itu, sebuah cahaya besar berjalan keluar.
Setelah sosok dari dalam portal telah keluar sepenuhnya, itu adalah elang guntur...
Seperti namanya, itu memiliki elemen Guntur untuk membuat pergerakannya semakin cepat.
Kai juga segera menyuruh ketiga istrinya untuk naik..
"Baiklah, karena semua orang sudah naik. kita akan segera berangkat menuju ke sekte Heaven Gethering.
***
Bersambung...