Return Of Shura Demon

Return Of Shura Demon
Seorang Pengkhianat?


Di halaman murid luar Sekte Heaven Gathering, terlihat puluhan pria maupun wanita sedang berlatih keterampilan masing-masing.


Beberapa ada yang latih tanding dengan sesama murid luar, dan beberapa ada yang berkultivasi.


"Halaman milik tetua ada di sana senior.." Cheng Na berkata melalui transmisi suara.


Dengan kecepatan elang guntur, hanya butuh waktu setengah menit untuk sampai di halaman tetua.


Dari atas elang guntur, Kai bisa melihat puluhan bangunan besar berdiri di halaman yang sangat luas.


Energi spiritual yang berasal itu juga beberapa kali lebih banyak di bandingkan halaman murid luar.


"Senior bisa menunggu di kediamanku, aku akan memberitahu ketua sekte tentang kedatangan anda."


Cheng Na dan tiga muridnya yang telah sembuh melompat turun dari elang guntur dia kemudian mengantar Zhukai, ketiga istrinya, dan Linlin ke kediamannya.


Beberapa tetua sekte yang beristirahat di kediaman mereka sangat terkejut dengan sikap hormat yang Cheng Na tunjukkan.


Selain ketua sekte, Cheng Na sama sekali tidak pernah menunjukkan sikap hormat seperti itu pada orang lain.


"Disini adalah kediamanku senior, kuharap kamu bisa menunggu sebentar. Aku akan segera memanggil ketua sekte dan memberitahukan tentang apa yang senior katakan waktu itu."


Cheng Na menagkupkan kedua tangannya sambil membungkukkan badannya. Tapi ketika dia hendak pergi menemui ketua sekte Heaven Gathering, suara seorang pria yang tidak asing terdengar olehnya.


"Ckckck, bukankah ini Tetua Cheng? Apa yang membuatmu kembali ke sekte. Bukankah ketua sekte sudah memberimu perintah untuk pergi ke pertemuan sekte di Benua Ancient?" orang yang berkata saat ini adalah seorang pria dengan paras yang cukup tampan.


Di sampingnya, terlihat seorang wanita cantik berdiri dengan ekspresi acuh tak acuh. Dia memakai gaun biru dengan lekukan-lekukan tubuhnya terlihat dengan jelas.


"Tch, ini bukan urusanmu Han Wenqing."


Cheng Na mengabaikannya dan terus melangkah hingga dia mencapai tangga menuju ke kediaman ketua sekte.


Tapi ketika dia hendak melangkah menaiki anak tangga pertama, dia tiba-tiba menyadari sesuatu yang salah.


"Tunggu dulu, bagaimana kau bisa tahu aku akan pergi ke pertemuan sekte di Benua Ancient." Cheng Na berbalik, dia menatap Han Wenqing dengan tatapan curiga.


"Jika aku tidak salah mengingatnya hanya ketua sekte dan tetua agung yang mengetahui ini. Lalu bagaimana kamu.."


Cheng Na mengeluarkan niat membunuhnya pada Han Wenqing. Seperti yang telah Kai katakan saat menolongnya, mungkin ada seorang pengkhianat di sekte Heaven Gathering.


Dan saat ini, orang yang mencurigakan bagi Cheng Na tidak lain adalah Han Wenqing.


Mendengar apa yang baru saja Cheng Na katakan, Han Wenqing mematung. Ekspresinya berubah menjadi aneh.


Butiran keringat mulai menetes di pipinya, dia memutar matanya seolah mencari alasan hingga akhirnya dia berdecak kesal sambil membuka mulutnya.


"Sialan kau Cheng Na! Beraninya kau menuduhku tanpa bukti seperti itu.."


"Aku memang tidak memiliki buktinya, tapi jangan berpikir bahwa aku hanya orang tua idiot. Cepat mengakulah atau aku akan memenggal kepalamu." Cheng Na mencabut pedangnya dan menghunuskan nya pada Han Wenqing.


Melihat Cheng Na sama sekali tidak bercanda dengan apa yang baru saja ia katakan, Han Wenqing menelan ludahnya. Punggungnya telah basa karena keringat dingin yang keluar dari tubuhnya.


Meskipun perbedaan kekuatan mereka berdua tidak jauh, tetapi Han Wenqing tahu dengan jelas bahwa Cheng Na sedikit lebih kuat darinya.


"Mengaku apa, aku tidak paham apa yang kau katakan." Han Wenqing berteriak.


Tapi detik berikutnya, Cheng Na telah melesat dan muncul tepat di depannya. Pedang di tangan Cheng Na berputar dan mengincar tangan kirinya.


"Tch, kau sialan!!..."


Han Wenqing menggertakkan giginya dan mengeluarkan senjatanya. Dua bilah pedang di kedua tangannya menahan serangan tajam dari Cheng Na.


Dentang!!


Suara dentingan pedang bersama dengan ledakan membuat halaman tetua bergetar.


Bahkan beberapa tetua yang sedang mengajar juga cukup terkejut dengan suara keras itu.


"Suara dentingan logam? Apakah ada seorang murid yang bertarung?" seorang tetua yang sedang mengajar di kelas mengerutkan kening.


Dia menyuruh muridnya untuk tetap belajar sementara dia akan pergi keluar dan memeriksa apa yang sedang terjadi.


Tubuhnya mematung begitu melihat niat membunuh yang meluap dari tubuh Cheng Na.


Han Wenqing juga terus terdesak karena daya ledak dari setiap serangan Cheng Na.


"Hentiann!!" Tetua itu melompat dan menyerang Cheng Na dan juga Han Wenqing menggunakan telapak tangan emas.


Kedua tetua itu terdorong mundur dengan bekas telapak tangan di dada mereka.


"Tetua kedua? Salam hormat!!"


Melihat sosok pria tua yang menghentikan mereka adalah tetua kedua, Cheng Na kembali ke akal sehatnya dan memberikan hormat.


Han Wenqing juga melakukan hal yang sama.


Sementara itu, tetua kedua menatap marah Cheng Na dan juga Han Wenqing dan berkata pada mereka berdua.


"Apakah kalian berdua ingin melanggar aturan sekte? Dan juga kalian berdua adalah tetua, tidakkah kalian merasa malu dengan hal ini."


Dari halaman kediaman Cheng Na, Zhukai duduk dengan Yui yang memijat pundak belakangnya.


"Kai Gege, jika ingatanku tidak salah. Pria tua itu kemungkinan besar adalah paman yang merwatku dulu. Tak kusangka dia masih hidup dengan sehat sampai saat ini." Yi berkata pada Zhukai, hanya dilihat sekilas dari wajahnya. Dia terlihat sangat senang melihat orang yang merawatnya masih hidup.


"Oh, pria itu adalah pamanmu? Biar aku lihat statusnya terlebih dulu.."


Ding!!


Sebuah layar system muncul di depan mata Zhukai sambil menunjukkan status dari tetua kedua.


Nama : Long Tian Ge (Status saat ini : Terluka parah)


Ras : Naga Azure Spirit.


Kultivasi : Maha Dewa, tahap Kesempurnaan!


Hidden Status : Immortal Xianwu (Jika status ini aktif, Kultivasi orang itu akan melesat naik dua ranah! Tetapi sebagai gantinya ... Dia akan Kehilangan vitalitas tubuhnya dan berakhir mati)


"Ha? Status ini ... bukankah dia terlalu gila untuk menjadi seorang tetua?" Kai tercengang melihat seberapa kuat status dari tetua kedua.


"Ras Naga Azure Spirit? Sudah lama sekali aku tidak melihat mereka. Aku bahkan berpikir mereka sudah musnah dalam kegilaanku di masa lalu."


Zhukai menghela nafas, dia kemudian menyentuh tangan Yui yang memijat pundaknya dan menyuruhnya berhenti.


"Istriku, apakah kalian merindukan paman itu?"


Yi, Yui, dan Yue mengangguk. "Ya, Linlin juga merindukannya..."


Linlin yang duduk di pangkuan Qi Yue mengangkat tangannya sambil tersenyum.


"Hahaha, Lin Kecil. Apakah kamu mengenal paman itu?" Zhukai bertanya sambil bercanda.


Tapi jawaban yang Linlin berikan membuatnya terkejut. Tidak hanya dia, bahkan Yi, Yui, dan Qi Yue sama terkejutnya dengannya.


"Ya, paman Long Tian Ge adalah orang yang telah merawat Linlin saat berada di sekte Heaven Gathering.."


***


Bersambung...