Mengejar Cinta Alex

Mengejar Cinta Alex
Rumah Alex


"Bagaimana malam pertamanya...? enak tidak...?" goda Kei.


Sonya mengerang pelan, ia sudah bisa menebak modus Kei, saat meminta Sonya menemaninya mencari udara segar di pantai setelah makan tadi, dengan lengan Kei yang merangkul lengan Sonya, mereka jalan santai beriringan, sesekali ombak yang sampai ke tepi pantai membasahi kaki telanjang mereka.


"Bagaimana kamu bisa tahu itu malam pertama kami...?" tanya Sonya.


"Aku juga tahu kamu menikah karena Papamu yang memintanya kan...? Itu berarti bersamaan dengan saat aku tahu aku sudah hamil enam minggu... Dan itu berarti pernikahanmu sudah berjalan selama empat bulan Nyaaa... Dan selama itu pula kamu tidak pernah memberitahuku...!!" gerutu Kei.


"Well..., awalnya aku berpikiran akan meminta Alex menceraikanku, kalau dalam tiga bulan perasaan benciku padanya tidak berubah, sebelum kamu dan Boss mengetahui pernikahan kami.... Itu makanya aku meminta Alex merahasiakannya terlebih dahulu..." jelas Sonya.


"Tapi ini sudah lebih dari tiga bulan... Tunggu...!!" Kei menatap penuh mata Sonya, "Kamu sudah mulai menyukai Alex iya kan...?" tebaknya, dan wajah Sonya memerah.


Kei ternganga tidak percaya, tawa pelan keluar dari mulutnya, "Ohh... Ya Tuhan... Dia benar-benar menyukai Alex...." Kei kembali menatap Sonya, "Kenapa bisa suka sama dia...?" godanya sambil menyeringai.


Sonya mengangkat bahunya, "Entahlaahh... Mungkin karena sudah terbiasa tinggal dengannya, atau karena asik berdebat dengannya... Aku juga tidak tahu... Sejak kapan dan kenapa aku bisa berubah mencintainya, Aku sendiri bingung dengan perasaanku..." jelas Sonya.


"Dan jangan alihkan pembicaraan lagi... Kenapa kamu bisa tahu itu malam pertama kami...? Secara kami menikah sudah empat bulan kan... Siapa yang tahu kami sudah pernah bercinta sebelum malam ini..." lanjut Sonya.


Kei mendekatkan dirinya ke Sonya, "Aku tahu kalian tidur di kamar terpisah ya kan...?" bisiknya.


"Astaga Kei... Demi Tuhan... Sehebat apa orang suruhan suamimu itu sampai dia tahu aku dan Alex tidur di kamar terpisah...?!" geram Sonya kesal.


Informasi apalagi yang bisa di dapat dari informannya Boss... Apa aku bisa sewa informan itu untuk menyelidiki masa lalu Alex...?


Kei tergelak geli, membuat Sonya semakin bingung, "Kamu salah paham Sonya... Oh Astaga..., untuk apa Hardhan melakukan itu... Dia sendiri kaget mendengar kalian sudah menikah... Kamu tahu...? Aku baru tahu kalian sudah menikah itu sehari sebelum kita ke pulau X... Dan dengan tegas aku meminta Hardhan untuk menyuruh Alex datang ke rumah dan menginterogasinya... Alex memang datang sebentar tapi setelah itu dia langsung balik..."


"Kalau begitu siapa yang memberitahu kalian...?" tanya Sonya lagi.


Kei menghentikan langkahnya, lalu merangkul leher Sonya, "Nyaa... Kamu ingat waktu pertama kali ke rumah Hardhan... Dan kamu berharap bisa membeli rumah disebelah rumah Hardhan itu supaya kita bisa lebih mudah bertemu...?" tanya Kei, dan Sonya mengangguk.


"Itu rumahnya Alex..." lanjut Kei sambil menyeringai lebar.


"Rumah Alex..." ulang Sonya.


"Iya... Rumah Alex, yaaa awalnya aku juga tidak tahu itu rumahnya Alex, aku baru tahu itu rumahnya yaa setelah aku tahu gosip kalian itu..."


"Gosip apa...? Aduh Kei jangan bikin aku mati penasaran deh..." cecar Sonya dengan tidak sabar.


"Ya pokoknya gosip..."


Sonya berharap demi rasa penasarannya yang sudah memuncak, agar Kei tidak hanya menjawab pertanyaannya secara singkat seperti itu.


"Kei...."


"Oh baiklah... Hmmm begini... Ada asisten rumah tangga yang membantu beberes Apartment Alex kan...?"


"Iya... Tapi asisten itu diambil dari...." Sonya terdiam, Alex bilang asisten rumah tangga dari rumahnya, lalu Sonya menatap Kei lagi, "Jadi benar rumahnya di sebelah rumahmu...?" sekali lagi Sonya memastikan lagi ke Kei dan Kei mengangguk.


"Ahh aku tahu sekarang... Berarti asisten rumah tangga Alex itu yang membocorkannya... Ya kan...?" tebak Sonya. "Sial, cepu sekali dia...!" geram Sonya.


"Apa Boss juga baru tahu Alex membeli rumah di sebelah rumahnya itu...?" tanya Sonya.


"Oh tentu saja Hardhan sudah lama tahu... Hardhan menemaninya waktu Alex membeli rumah itu... Dan sudah lama juga hampir sepuluh tahun yang lalu katanya. Tapi entah kenapa Alex tidak pernah menempatinya, Hardhan berpikir mungkin setelah menikah Alex baru mau menempatinya...." jelas Kei.


"Yaa... Alex memang pernah bilang dia punya rumah pribadi, tapi tidak pernah membahas ingin tinggal di sana... Malah aku cenderung berpikir Alex tidak menyukainya waktu membahas rumahnya itu." gumam Sonya.


"Nyaaa... Kamu harus membujuk Alex untuk tinggal di sana... Jadi kita bisa tetanggaan Nyaa..." seru Kei antusias.


"Kamu saja yang bujuk Jailangkung itu... Aku sih ogah ngebujuk dia... Hmm Kei... Apa Alex sering ngobrol berdua saja dengan Icha di rumahmu...?" tanya Sonya ragu-ragu.


"Kamu masih cemburu sama Icha..." goda Kei.


Melihat Sonya yang terdiam Kei melanjutkan, "Itu hanya nafas buatan Nyaa... Kamu tidak bisa menganggap itu sebuah ciuman..."


Sonya mendesah kesal, lalu menggeser badannya menghadap laut, "Iya aku tahu itu bukan nafas buatan... Tapi penjelasan ilmiah apa untuk sebuah pelukan...? Kenapa Alex memeluk Icha setelah Icha siuman...?" cecar Sonya sambil menendang-nendang air yang mengenang di sekitar kakinya.


"Alex meluk Icha...? Heii Sonya... Aku masih ada di sana saat itu... Yang aku lihat bukan Alex yang memeluk Icha... Tapi Icha yang langsung meluk Alex. Dan Alex justru berusaha lepas dari pelukan Icha..." jelas Kei dan Sonya langsung menatap Kei,


"Benarkah...? Tapi kenapa Icha cerita yang sebaliknya yaa...? Icha cerita kalau Alex yang meluk dia..." Sonya bertanya-tanya.


"Mungkin ingin membuatmu cemburu, dia kesal dengan pengumuman pernikahan kalian..." tebak Kei.


Sonya menggeleng, "Bukan... Dia cerita sebelum aku dan Alex mengumumkan pernikahan kami... Sekarang jawab aku Kei... Apa benar Alex dan Icha sering ngobrol berdua di rumahmu...?" tanya Sonya lagi.


"Hmm Alex tidak pernah lama sih di rumahku... Dan aku juga tidak tahu persis mereka sering ngobrol atau tidak... Mau aku periksa CCTV rumah untukmu...?"


Sonya menyeringai lebar, "Kalau tidak merepotkanmu..."


"Ahh tapi kamu belum menjawab pertanyaanku tadi... Jadi aku malas membantumu..." Kei pura-pura merajuk.


"Pertanyaan yang mana...? Aku sudah jawab semuanya Kei..."


"Bagaimana malam pertamamu...?" tanya Kei sambil nyegir kuda.


"Astaga.... Kenapa aku bisa memiliki teman sekepo ini sih...?"


"Bagaimana...?" desak Kei sambil menyenggol bahu Sonya.


"Malam pertamaku ambyaarrr... Puas...?" desah Sonya, cengiran Kei berubah menjadi senyuman,


"Ambyarnya...?" tanya Kei lagi masih belum puas.


"Kamu pasti juga tahu kalau pertama kali untuk kita sakit kan...?" tanya Sonya.


"Iyaa... Sakit sekali, apalagi kalau diambil secara paksa seperti aku dulu..." jawab Kei, lalu sambil mengkerutkan keningnya Kei melanjutkan "Apa Alex juga kasar padamu...?"


Sonya menunduk, terlalu malu untuk melihat Kei, "Aku... Aku mendorong dan menendangnya sampai terjatuh..." dan seketika itu juga tawa Kei langsung pecah.