
Resort mewah dengan lima kamar ini berada di atas bukit. Desain resort ini memadukan keindahan tropis dan gaya kontemporer Italia yang berkelas, penataan cahaya yang memukau membuat resort ini terlihat lebih glamour dan mewah.
Belum lagi tumbuh-tumbuhan tropis di sekitar resort, yang semakin menambah kesan alami dari resort ini. Deburan ombak yang saling menggulung, serta bunyi dedaunan yang saling bersahutan karena hembusan angin laut, membuat hati merasa tenang dan damai.
Sonya satu kamar dengan Talita, dokter cantik dan ramah yang diminta stand by di dekat Kei, yang sekarang kehamilannya sudah memasuki bulan keenam.
"Bagaimana...? Kalian suka dengan kamar ini...?" tanya Kei pada Sonya dan Talita.
Mereka berdua mengangguk antusias, "Sumpah resort ini keren sekali Kei..." seru Sonya.
"Iya... Dan suasana tenang dan damai seperti ini bagus untukmu Kei." lanjut Talita dengan suara lembutnya.
"Syukurlah kalau kalian berdua suka... Kamar ini yang paling dekat dengan kamarku, jadi lebih mudah menghampiri kalian jika sewaktu-waktu aku butuh kalian... Berbagi rahasia misalnya" jelas Kei, sambil merengut menatap Sonya.
Kei belum tahu aku dan Alex sudah menikah kan...?
Tanya Sonya dalam hati.
"Aku juga mau berbagi rahasia dengan kalian..." seru Talita antusias.
"Nah itu bagus..." ujar Kei ke Talita lalu mengalihkan perhatiannya lagi ke Sonya, "Sonya..., kamu juga mau berbagi rahasia kan...?" tebak Kei.
Deg, jantung Sonya terasa mau copot. Ia yakin Kei pasti saat ini sudah mengetahuinya, Sonya memang akan menjelaskannya ke Kei, tapi tidak hari ini. Sonya belum tahu bagaimana perasaan Sonya sesungguhnya ke Alex.
Awalnya Sonya berniat kalau tidak berhasil menyukai Alex, dan membuat Alex menyukainya juga, ia akan meminta Alex menceraikannya, dan semoga itu sebelum Kei dan Boss mengetahuinya. Tapi sepertinya Sonya hanya memiliki rencana, sedang Tuhan memiliki rencana yang lain untuk Sonya. Karena sebelum itu terjadi, Kei dan bossnya sudah mengetahui pernikahan diam-diam mereka.
Tapi belum pasti juga Kei sudah tahu atau belum, jadi Sonya akan menganggap Kei belum mengetahuinya. Sambil menyeringai lebar, Sonya merangkul sahabatnya itu, "Kei sayangku... Sejak kapan sih aku tidak berbagi rahasia denganmu. Kalau waktunya sudah tepat, aku pasti cerita kok...."
"Haaahh rasanya aku ingin mencekik seseorang... Oh iyaa Cha... Apa aku sudah boleh berenang...?"
"Tentu saja boleh, jika dilakukan dengan benar. Berenang justru bagus untuk ibu hamil, tapi dengan gaya dada yaa... Karena gaya itu lebih mudah untuk dilakukan dan tidak membuatmu cepat lelah." jawab Talita sambil tersenyum.
"Kalau begitu... Bagaimana kalau kita bertiga renang bersama...?" tanya Kei penuh antusias.
Sonya dan Talita mengangguk setuju.
"Ya sudah aku ganti baju renang dulu yaa... Kalian juga. Kita langsung ketemu di kolam renang saja."
"Ok." jawab Sonya dan Talita bersamaan.
Sonya memiliki bentuk tubuh seperti jam pasir, dengan lingar pinggangnya yang kecil, jadi Sonya memilih bikini yang dilengkapi dengan built-in bra untuk menyokong buah dadanya yang besar, dan celana dengan tali di kanan kirinya, membuat lekuk pinggangnya terlihat semakin seksi.
Aku akan menggoda iman suamiku... Gumam Sonya sambil tersenyum lebar pada pantulan dirinya di depan cermin.
"Kamu sudah siap...?" tanya Talita sebelum melanjutkan, "Wow... Kamu seksi sekali Sonya... Para pengawal Boss Hardhan pasti tidak akan berkedip melihat kamu..." seru Talita.
Sonya dan Talita bergegas ke kolam renang, dan Sonya benar para pengawal Hardhan mencuri-curi pandang ke arah mereka berdua, walaupun tetap memasang wajah kaku.
Ressort ini memiliki private pool yang menghadap langsung ke lautan lepas Samudera Hindia. Kalau kita berdiri diujung kolam renang, kita akan terasa berdiri di pinggir jurang.
Setelah pemanasan sebentar, mereka langsung menceburkan diri ke kolam sambil menunggu Kei.
"Kenapa Kei belum datang juga...?" tanya Talita pada Sonya.
"Seperti biasa..., Boss sedang merayunya..." jawab Sonya sambil menunjuk ke arah Kei yang sedang berduaan dengan Hardhan.
Terlihat jelas Hardhan begitu memuja sahabatnya itu, terlihat dari cara mata Hardhan menatap Kei, dan dari cara Hardhan tersenyum pada Kei. Sonya ingin sekali Alex memberikan tatapan mata seperti itu untuknya, tapi rasanya tidak mungkin. Jailangkung kutub itu mungkin akan selamanya kaku.
Setelah Sonya dan Talita renang beberapa putaran, Kei baru datang menghampiri mereka. Perutnya sudah terlihat membuncit, tapi justru malah membuat Kei terlihat lebih cantik lagi.
Dengan baju renang model klasik, Kei terlihat santai tapi tetap modis, manis dan seksi. Tidak heran Hardhan begitu tergila-gila pada Kei, dalam keadaan hamilpun ia masih terlihat seksi.
Sebelum mulai pemanasan, Kei memastikan lagi pada Talita apakah renang benar-benar aman untuk kandungannya. Dan Talita memberikan penjelasan panjang lebar untuk pertanyaan Kei itu, jawaban yang membuat Kei tersenyum puas.
"Perutku sudah terlihat membuncit yaa..." seru Kei sambil duduk di pinggir kolam dan memainkan air dengan kakinya.
"Kamu terlihat lebih seksi Kei... Tidak terlihat seperti wanita kurang gizi lagi..." kata Sonya sambil tergelak.
Dan itu benar, saat bersama Galang sahabatnya itu terlihat terlalu kurus, seperti kurang gizi, walaupun penyebab sebenarnya karena masalah pada rumah tangganya.
Lalu pandangan Sonya teralihkan ke dua orang pria yang sedang melangkahkan kakinya ke arah kolam renang. Pria itu adalah Alex dan Hardhan.
Bukannya Sonya sudah pernah melihat Alex hanya mengenakan celana boxer saja saat dirumah Sonya? Tapi hari ini terlihat berbeda, Alex terlihat lebih maskulin dan kekar dengan otot-otot yang menonjol di area perut, dan ditempat lainnya. Membuat dada Sonya terasa berdesir, dan ribuan kupu-kupu terasa menari-nari di perutnya.
Alex melirik Sonya sebentar sebelum ia duduk di ujung kursi lounger, Dengan kedua tangan bertopang pada lututnya, dan badan yang setengah dicondongkan kedepannya, serta alisnya yang terangkat penuh tanya, Alex kembali menatap Sonya, melihat ke arah dadanya lalu ke wajahnya secara bergantian.
Sonya mengabaikan tatapan penuh kritik Alex itu, tujuan Sonya hari ini memang ingin menggodanya, atau setidaknya membuat Alex kesal. Apa Alex akan protes melihat istrinya memakai pakaian renang minim di depan umum? Di depan anak buahnya?.
Kalau sedikiiit saja Jailangkung kutub itu memiliki perasaan padaku... Dia pasti marah ya kan...? Atau dia akan protes tentang baju renangku. Yaa sukur-sukur dia kehilangan kendali dirinya yang superior itu... Gumam Sonya.
Sonya berenang ke arah Talita, bercanda dan tertawa bersama, sampai lomba renang dengan waktu tercepat dari ujung kolam ke ujung lainnya.
Dear Readers....
Bab kedua di hari ini yaa...
By The Way.... Hari ini Crazy Up jangan...?😁
Happy reading....😘