
Amanda, Kendra dan Cla kini tengah berada di bandara. Mereka mengantar Nathan dan Nathar yang akan berangkat ke New York.
"Mommy pasti akan merindukan kalian" Amanda mengusap kepala Nathan dan Nathar dengan penuh cinta.
"Kita akan mengirim kabar sesering mungkin Mommy"
"Tidak seperti Kak Cla yang jarang sekali bisa dihubungi"
"Itu karena pekerjaanku, lagian perbedaan waktu yang sangat signifikan yang membuat ku sulit untuk menghubungi. Nanti kalian akan tau bagaimana rasanya, dan Aku akan sangat merindukan Kalian" Cla memeluk kedua adik kembarnya.
"Jaga Mommy ya Kak"
"Siaaap, sampaikan salamku kepada Grandma"
Setelah selitar tiga puluh menit, Mereka benar-benar berpamitan. Cla nampak sangat sedih, dia baru saja bisa bertemu dengan saudaranya. Namun kini jarak memisahkan mereka kembali.
......................
Hari ini hari pertama Cla bekerja di L Hospital. Dia memutuskan untuk menyembunyikan identitasnya sebagai putri dari pemilik perusahaan. "Aku mohon Daddy, biarkan Aku bekerja karena kemampuanku. Bukan karena nama Leonard berada di belakangku"
"Baiklah Princess, tapi ijinkan Daddy memperkenalkanmu kepada Dokter Jerry. Dia adalah kepala rumah sakit ini. Karena bagaimanapun dia akan tau kalau Kamu adalah Claretta Daniza Leonard"
"Baiklah Daddy" Kendra mengantarkan Cla untuk bertemu dengan Dokter Jerry. Dokter Jerry adalah dokter senior sekaligus penanggung jawab rumah sakit. Kendra benar-benar merasa khawatir Cla harus bekerja dimulai dari nol. Cla bisa menjadi asisten Dokter Jerry jika dia mau. Namun jelas, Cla menolak posisi tersebut.
Kendra benar-benar salut dengan ketiga anaknya. Mereka lebih suka hidup sederhana dan tidak bergantung dengan latar belakang keluarga mereka. Walaupun tetap, beberapa orang jelas mendekati mereka karena latar belakang keluarga. Namun lagi-lagi Cla, Nathan dan Nathar menghindarinya.
Setelah bertemu dan berbincang dengan dokter Jerry, Cla menempati ruang kerjanya yang baru. Cla sebagai spesialis kandungan menempati ruangan di paling depan.
"Saya Claretta Daniza. Biasa dipanggil Cla. Salam kenal semuanya"
Cla kini tengah memperkenalkan dirinya. Nampak beberapa dokter muda menghampiri dan meminta nomor ponsel Cla.
"Kita biasa makan siang di cafe depan sana. Kamu bisa bergabung bersama kami dokter Cla"
"Baiklah, terimakasih dokter Qiara"
Cla duduk di ruangan barunya. Dia melihat sekitar, nampaknya semua barang yang ada di sana adalah baru.
"Daddy, dia bilang tidak memperlakukan ku dengan perlakuan khusus, tapi coba lihat ini. Semua barang ini baru, bahkan warna merah muda. Dokter mana yang akan menghiasi ruangannya dengan cat berwarna merah muda"
Pasien pertama Cla datang, dia mengalami hamil kembar. Cla sangat antusias. Dia selalu senang saat melihat bayi melalui alat yang ia tempelkan pada perut ibu sang bayi.
"Mereka sangat aktif, keadaannya sehat. Beratnya juga ideal, seimbang. Semoga mereka lahir dengan selamat, begitupun ibu sang bayi"
Ibu tersebut sangat bahagia karena mendapat perawatan yang baik dari Cla. Bahkan dia mendoakan yang baik-baik kepada Cla.
Kegiatan hari ini cukup padat, hingga jam istirahat pun tiba. Dokter Qiara menghampiri Cla. "Kita makan yu"
"Ayo, tunggu sebentar" Cla mengambil tas yang ia bekal dari rumah.
Cla kehilangan kata-kata, bagaimana mungkin dia menjelaskan kalau pemilik rumah sakit ini memang menyiapkan untuk kedatangannya.
Cla dan Qiara pergi menuju cafe dengan berjalan kaki, karena letak cafe tersebut benar-benar di deoan rumah sakit.
"Berapa usiamu dok?"
"Panggil Aku Cla, usiaku 22 tahun. Sebenarnya Aku baru saja menyelesaikan kuliah kedokteranku"
"Wah sangat muda. Berarti Kita selisih dua tahun"
"Benarkah? Kamupun hebat dok, usia semuda ini sudah menjadi dokter" Cla nampak senang karena memiliki teman yang bisa dibilang seumuran.
"Panggil Aku Qiara"
"Baiklah, Qiara"
Mereka berbincang banyak hal, mulai dari pekerjaan hingga makanan kesukaan.
"Lain kali Kita harus pergi bersama"
Cla menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Cla...?"
"Kak Kevin?"
"Sedang apa?" Kevin duduk di samping Cla "Boleh Aku bergabung?"
"Tentu saja Tuan" Qiara menganggukkan kepalanya.
"Aku bekerja di L Hospital"
"Oh ya? Sejak kapan?"
"Sejak tadi"
"Wah selamat ya"
Qiaran nampak bingung, bagaimana mungkin Cla yang baru saja mulai bekerja mengenal anak presdir nomor satu di negeri ini.
...----------------...
...----------------...
...Tadaaaaa.... Aku Up satu eps dulu ya....
...Jangan lupa like, komen dan vote juga ya 🥰🥰🥰...