
***
Episode 80 : Sudah saling jatuh cinta.
Waktu akhirnya berlalu, hari kemarin yang terasa seperti roller coaster itu telah berlalu.
Hari baru sudah menyapa, Keenan akhirnya bangun, tangannya meraba sisinya, dia ingin memeluk wanita nya itu sekarang juga dan mengusap usap pundaknya.
Tetapi semakin lama ia meraba, dia akhirnya menyadari jika Cinta tidak ada di sisinya.
Keenan langsung bangkit, matanya melebar dan nafasnya jadi berat.
"Apakah dia kabur? awas kau ya! wanita pembangkang!" geramnya langsung melompat dari ranjang dan melangkah terburu-buru ke luar dari kamar.
Akan tetapi ....
"Deg ... Deg ... Deg!"
Jantung Keenan langsung berpacu, yang ia lihat adalah wanita nya sedang menyiapkan makanan di atas meja, menggunakan celemek dan wajahnya entah kenapa terlihat sangat cantik pagi ini.
"Sialan, kenapa dia menjadi semakin cantik sih? apakah aku malu sekarang? kenapa suhu semakin panas sih?" gumam Keenan hanya bisa terpana dan terpesona menatap kearah Cinta.
Cinta yang akhirnya menyadari jika Keenan sudah terbangun, masih dengan piyama tidurnya yang menunjukkan keindahan tubuh bidang yang menggodanya.
"Glek!"
Entah kenapa tanpa sadar Cinta menelan salivanya.
Tanpa sadar keduanya mematung dan saling menatap, waktu seolah berhenti sejenak dan melambat, mereka benar-benar telah saling jatuh cinta akan tetapi keduanya masih belum tahu bagaimana cara mengekspresikan dan apa yang mereka rasakan sebenarnya.
"Cinta, sudah ku bilang dia itu lelaki super duper menggoda, lari sana dan peluk lah tubuhnya dan ... ahh, mantap!"
Lagi-lagi jika dalam masa kritis seperti ini si iblis kecil yang ada di dalam diri Cinta akan terlihat, sekarang dia sedang berpangku tangan menatap betapa tampannya lelaki bernama Keenan itu.
Dan saat Cinta melihat ke sisi kanan dimana sisi malaikat putihnya berada, Cinta merasa keduanya sama saja, karena keduanya sedang berpangku tangan dan senyam senyum menatap kearah Keenan.
"Aku memang tidak bisa mengharapkan kalian berdua, mesum!" geram Cinta menggelengkan kepalanya, dia harus mencairkan suasana yang sudah membeku ini.
"Tu ... Tuan, emmm ... maksud ku sayang, kau sudah bangun? aku sudah memasak loh, hehe ...." Cinta kelihatan gugup sekali.
Dia tersenyum kaku dan menyambut Keenan yang masih terpesona terhadap dirinya sekarang.
"Deg ... Deg ... Deg!"
Jantung Keenan semakin berdegup begitu cepat, dia segera melangkah kearah Cinta, langkah nya begitu cepat sampai membuat Cinta otomatis melangkah mundur.
"Srek!"
Tangan kokoh Keenan langsung menarik pinggang Cinta, membuat tubuh Cinta menempel ke tubuhnya.
"Sayang, kau benar-benar wanita yang sangat nakal, kau bisa berubah sesuka mu dan mempermainkan aku," bisiknya nakal sekali.
Membuat Cinta merinding di sekujur tubuhnya.
Keenan memeluk Cinta dan nafas beratnya terasa di tengkuk Cinta.
Cinta merasakan jika lelaki ini menciumi lehernya, sampai kemudian menggendong nya agar duduk di kursi makan.
Dimana kaki Cinta terbuka agar bisa duduk di paha Keenan.
"Aku harus menahan ini, aku pasti sudah gila karena aku sangat menginginkan mu sekarang! apakah kau bisa merasakan yang dibawah sana? sangat panas dan berteriak menginginkan mu!" bisikan nakal itu membuat Cinta membisu dan kesadaran nya melayang.
Lelaki sungguh nakal dalam setiap perkataan nya.
"Ma ... makan dulu, aku sudah masak, dan biarkan aku duduk disana!" ketus Cinta malu sekali.
"Hehe," Keenan menyeringai nakal, matanya yang tajam itu membuat darah Cinta seolah mendidih.
Keenan tahu jika Cinta tidak ingin melanjutkan perkataannya yang nakal.
"Sayang, kau menggemaskan sekali, hari ini kau jangan ke kantor ya, setelah kita mendaftar pernikahan kita, aku akan mengantarmu ke kediaman ku, kita akan tinggal disana selanjutnya," bisik Keenan masih memeluk wanita ini sembari tangannya mengusap disana sini.
"Ais, dia sungguh serius dengan pernikahan itu? apakah ini nyata jika aku akan menikah secara rahasia? apa apa an ini?" geram Cinta baru sadar mengenai pernikahan aneh yang akan terjadi itu.
"Umm, sa ... sayang, mengenai pernikahan ...." belum sempat Cinta menyelesaikan ucapannya, Keenan langsung menutup mulut Cinta dengan jari telunjuk nya.
"Ssstt!"
"Jika yang keluar dari sini nantinya hanya bentuk penolakan, aku mungkin tidak akan bisa mengendalikan diriku lagi,"
"Sayang, tidak kah kau tahu? aku sudah tergila-gila padamu? aku sangat menginginkan mu! jadi hidupmu semuanya sudah menjadi milikku dan terikat denganku!" bisik Keenan menekan.
Sembari mengecup dahinya dan mendekapnya lebih lama.
Ucapan lelaki ini selalu saja berterus terang, membuat Cinta yang hanya jomblo ngenes selama hidup nya tidak mengerti.
Apakah itu pernyataan cinta atau tidak?
"Ah, aku bingung, kenapa sih jalan hidupku bisa seperti ini? yang katanya kontrak hanya enam bulan hanya beberapa saat diubah menjadi seumur hidup! ck!"
Hidupnya yang terasa seperti roller coaster itu membuat Cinta seolah sudah terbiasa dengan kejutan seperti ini.
Setelah itu keduanya akhirnya makan pagi.
Sedangkan di kediaman Keenan,
Clara terbangun masih di tempat yang sama, Keenan belum kembali, wajahnya yang sudah sendu dan sedih itu ia ubah lagi menjadi senyuman.
"Tenang saja Clar, kau tersenyum lah, suatu hari Keenan play boy itu akan sadar jika hanya kau lah yang pantas untuknya, kau sudah menunggu nya sangat lama, satu gadis muda itu tidak akan menjadi penghalang!"
Clara membakar semangat nya lagi, dia tidak ingin sedih, Keenan sudah terbiasa memiliki banyak simpanan, jadi semuanya hanyalah hal yang telah terjadi berulang kali.
Clara akan tetap menunggu cinta pertama nya itu, dengan sabar tentu nya.
Clara sudah berencana setelah mereka menikah nanti, dia akan berusaha sekeras mungkin untuk mendapatkan hati yang sedingin es itu.
"SEMANGAT CLARA!" teriaknya sampai menggema di seluruh ruangan.
Clara tidak akan menyerah hanya karena satu gadis saja, jikapun gadis itu berbeda semuanya akan tetap sama.
Yaitu jika pernikahan antara dirinya dan Keenan tidak akan mungkin di gagalkan oleh siapapun.
Walau sebenarnya hatinya tetap sakit mengingat jika Keenan mengatakan jika dia tidak main main dengan wanita yang kemarin, Clara memutuskan untuk melupakan nya saja.
Yang jelas dia harus berusaha lebih keras, memperlihatkan pesonanya dan membuat Keenan lambat laun menyadari jika dari semua gadis hanya dia lah yang bertahan menunggu Keenan selama bertahun-tahun.
***
Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.
Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.
Makasih ya semuanya, lope you.
***
Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho
Kalian bisa DM dan tanya2 disana