Boss Playboy

Boss Playboy
Cintai hanya aku seorang!


Episode 112 : Cintai hanya aku seorang!


***


Di pemandian air panas,


Setelah beberapa saat dalam perjalanan akhirnya mereka tiba di pemandian air panas yang mengusung tema negara sakura, jadi setiap orang harus memakai pakaian khas negara sakura jika berada dalam pemandian air panas ini.


"Sayang kita sudah sampai," bisik Keenan entah kenapa sepanjang perjalanan menggoda Cinta sejak tadi.


Jadi sejak tadi Cinta sudah was was dan merasa curiga jika Keenan sepertinya memang sengaja mengajaknya ke pemandian air panas ini, dan mengenai keinginannya atas ibunya hanyalah sebuah alasan belaka.


"Ais, seharusnya aku sudah menduganya, lelaki mesum ini selalu memiliki cara nya untuk menjebak aku! aaaa!" benak Cinta berteriak saat para petugas dan pemilik pemandian air panas dan menyambut Keenan dan Cinta seperti menyambut tamu yang sangat penting.


Keenan hanya tersenyum nakal, setiap rencana yang ada di kepalanya memang hanya berisi bagaimana dia akan menghabisi Cinta.


***


Setelah mereka sampai Keenan dan Cinta segera di tuntun ke ruangan yang akan menjadi tempat mereka selama weekend, tempatnya terlihat sangat nyaman.


Karena pemandian air panas ini ada di atas gunung, pemandangan yang bisa dilihat dari kamar mereka adalah pemandangan alam yang membentang luas.


Hari memang sudah semakin sore, hutan dan pepohonan yang kelihatan dari jarak jauh sudah kelihatan berembun tebal, suhu tempat ini dingin tetapi menyegarkan.


Cinta langsung berlari kearah balkon kamar mereka, menghirup udara segar dan memejamkan matanya.


Dia meninggalkan Keenan yang masih berada di pintu, dimana para pelayan masih memasukkan barang-barang yang dibutuhkan oleh keduanya selama weekend disini.


***


Alam memang tempat terbaik untuk menjadi pelarian saat hati sesak, angin yang berhembus lembut dan suhu dingin di tempat ini benar-benar tepat untuk Cinta yang telah melihat dan membuka matanya, jika selama ini dia memang telah terbuang dan terlupakan.


Nama Cinta yang melekat di dirinya tampak tidak cocok dengan hidup yang ia jalani, karena sepanjang hidupnya, yang ia lakukan hanyalah mengejar dan mengharapkan Cinta yang tidak pernah sampai kepadanya.


Hari ini tidak akan pernah dilupakan olehnya, hari dimana dia akhirnya menerima kenyataan mengenai kehidupan pahit yang ia jaga sepanjang hidup nya.


"Sayang, apa yang kau pikirkan?" suara hangat Seorang lelaki yang awalnya seperti kerikil dalam hidup Cinta.


Dia begitu mempesona dan tidak akan pernah di bayangkan oleh Cinta jika dia bisa bersama seorang lelaki seperti ini.


Tangan kokoh dan hangat, Keenan membuka kancing jas nya dan melingkarkan nya di tubuh Cinta, dia mengancingkan nya kemudian, jadi mereka bisa hangat bersama dalam jarak yang sangat dekat.


"Dingin kan?" Keenan sedang bersandar di pundak Cinta, memejamkan matanya dan merasakan hangat tubuh Cinta yang ia rasakan dari bibirnya yang menempel di tengkuk istrinya.


Cinta kemudian mengangguk, menyetujui ucapan Keenan mengenai keadaan lingkungan sekitar mereka yang dingin.


Keenan terkekeh kecil, nafas hangat nya bisa dirasakan oleh Cinta, membuat Cinta merasa geli tetapi disaat yang sama juga ketagihan dengan tingkah laku Keenan yang seperti ini.


"Jadi bagaimana? haruskah kita tidur saja?" bisik Keenan mulai mengangkat wajahnya, dia membuka kancing jas nya dan mengarahkan Cinta agar berhadapan dengannya, lalu ia melanjutkan ucapannya sembari mendekatkan wajahnya ke wajah Cinta.


"Atau kita berendam di pemandian air panas lalu tidur? atau ...." nafasnya panas sekali, matanya yang tadi terbuka sudah terpejam saat bibirnya menyentuh bibir istrinya.


Dia mengecupnya perlahan, seperti sedang menjahili, dia mengecup beberapa kali dan melepaskan nya beberapa saat, lalu saat Cinta kebingungan, dia akan menciumnya lagi sembari tertawa terkekeh.


Keenan mengusap kedua pipi istrinya, sembab melonggarkan ciumannya sebentar, dia melanjutkan ucapannya lagi, "Apa yang ingin kau lakukan sayang? aku akan mengabulkan semuanya, hal yang tidak kau dapatkan selama ini, akan ku berikan semuanya, katakan saja padaku, akan ku buat kau menjadi wanita paling dicintai di dunia ini,"


Ucapan yang sangat romantis, seolah menawarkan dunia, hati Cinta berdebar tak karuan, dia memejamkan matanya dan mendengar ucapan itu seperti penghiburan di kala hatinya telah hancur.


"Kalau begitu, berikan aku satu hal saja ...." balas Cinta dimana tangannya yang tadi tidak melakukan apapun mulai meraih pundak suaminya hendak membalas pelukan Keenan.


"Katakanlah ...." balas Keenan masih menatap Cinta yang masih memejamkan matanya sekarang ini.


"Tolong cintai hanya aku seorang, jangan berkhianat pada cintamu, karena aku hanyalah seorang wanita biasa yang suka mengalah, jika kau tiba-tiba mencintai orang lain dan berkhianat, aku pasti akan mengalah dan pergi, tidak mengatakan apapun dan berharap demi kebahagiaan mu,"


"Apakah kau bisa menjanjikan hal itu? ...." belum selesai Cinta melanjutkan ucapannya, Keenan langsung mendekap Cinta dalam pelukannya erat sekali.


"Dasar bodoh, kau sudah mendapatkan nya sejak awal, kau hanya tidak tahu karena kau terlalu bodoh!" balas Keenan bahagia sekali.


Dia tahu, kali ini wanita nya ini sudah membuka hati kepadanya, hanya tinggal satu rintangan lagi, dia hanya harus menjauhkan Cinta dari ancaman keluarganya dan keluarga Clara.


***


Guys kerangkanya sudah aku buat sampai tamat yaa, tinggal nunggu sehat sedikit lagi biar langsung ngebut nulis. Maaf membuat kalian menunggu terlalu lama. Maaf juga jika novel ini memiliki banyak kekurangan yaa.


Lope you all 🤍