
Judul : Pengantin Tuan Adam
Cuplikan episode :
"Tuan, maafkan aku dengan lancang bertanya kepadamu, sekarang ini mau kemanakah anda membawa ku?" suaranya yang lembut dan bergetar membuat Adam mengernyitkan dahinya.
Kenapa dia kelihatan takut sekali?
Kenapa dia berbicara begitu sopan dan wajahnya begitu lugu dan polos?
Semua pertanyaan itu mengelilingi kepala Adam dan sedikit mengganggu nya.
"Srek!"
Adam segera mencengkeram kedua pipi lembut Alice, seolah ingin menumpahkan kemarahannya kepada wanita yang sudah menjadi istrinya itu.
"Jangan berbicara kepadaku, jangan bersikap seolah kau telah memiliki hak untuk bersuara di hadapanku! mengerti!" Adam menekan dan menggeram.
Membuat Alice terdiam dan mengangguk, dia belum bisa melihat dengan jelas namun walau dia sudah diancam dan diperlakukan tidak baik, dia tetap merasa senang karena bisikan mengerikan yang selalu saja menyuruhnya mati telah hilang saat ia berada di dekat lelaki ini.
Adam mencengkeram pipi Alice, mengharapkan sebuah pemberontak dan pembelaan diri namun anehnya yang ia lihat hanyalah balasan menurut dan senyuman lembut yang mengegerkan hati yang juga mengusik Adam.
"Kenapa dia harus tersenyum pasrah seperti ini! apakah ini benar Alice yang katanya terkutuk? di mataku dia bahkan lebih lemah dari kelinci, dia hanya seperti gadis biasanya yang tak berdaya!"
Adam bertanya dalam dirinya, semua gambaran dalam bayangannya mengenai Alice sungguh jauh berbeda.
Tanpa ia sempat berpikir, supir pribadinya yang juga anggotanya itu akhirnya menghentikan mobil.
"Tuan, kita sudah sampai," seru anggotanya itu membuka pintu untuk Adam Duke.
Salah seorang yang lain juga membuka pintu diarah Alice.
Alice tidak tahu mereka ada dimana, akan tetapi suasana disini begitu rimbun dan segar, seolah mereka berada di tengah hutan.
"Aku tidak akan mengunjungi mu jika tidak akan kebutuhan, kau akan tinggal disini bersama pelayan," Adam Duke segera memberitahukan kepada Alice.
Jika Alice tidak akan tinggal satu rumah dengannya, melainkan akan diasingkan juga dan disingkirkan.
"Sudah kuduga aku juga akan disingkirkan, dilempar kedalam kegelapan yang menakutkan,"
"Memangnya siapa diriku mengharapkan sesuatu yang tak mungkin dari orang yang tidak dikenali,"
"Aku hanyalah putri terbuang yang seharusnya tak dilahirkan!"
Alice terdiam saat Adam mengatakan hal itu, dia menunduk dan mengangguk, tak bisa meminta hal lebih dan bahkan membela dirinya.
"Kenapa dia tidak meminta hal apapun?"
"Dia bahkan tidak meminta untuk tinggal bersamaku!"
"Ah, apa yang kupikirkan ini, masa bodoh dengannya, aku tidak harus peduli!" geram Adam menghela nafasnya dalam-dalam dan hendak berlalu tanpa mengatakan apapun.
***
***
Guys jangan lupa ya mampir ke karya author yang ini 😭 dijamin seru soalnya mafia, menurutku lebih seru dari Boss Playboy haha
Maaf ya Extra part nya masih pending, masih menunggu Noveltoon untuk promoin ini novel 🥺
Kalau aku lanjutkan sekarang extrapart nya maka level ku dijamin turun, dan author tidak akan mendapatkan gaji.
Maafkan aku semuanya, nanti kalau udah di promo aku langsung Update yaa 🤍
Jangan lupa mampir ke karya baru aku itu yaa semuanya 🥺 Lope you sekebon dah.
Love
Author Joy (Anak Kost)