
Episode 140 : Saling menyakiti.
Masih flashback,
***
Josh mengatakan segalanya, keputusasaan dan juga rahasia kelamnya, membuat Keenan syok dan tak bisa berkata-kata, semua fakta yang selama ini ia ketahui ternyata hanyalah kebohongan.
Ayahnya memberikan penjelasan jika pernikahan antara bangsawan dan orang biasa merupakan aib dan tak bisa diterima apalagi oleh para tetua yang sangat menjunjung tinggi adat kebiasaan mereka.
Para tetua memang sangat memegang peran penting dalam keluarga besar Thomson, di perusahaan keluarga Thomson saja mereka memiliki saham senilai total 48% dan jika pernikahan antara Keenan dan Clara terlaksana maka perusahaan Thomson tentu saja akan semakin jaya dan memiliki kekuasaan yang semakin meluas.
Yang artinya saham yang dimiliki para tetua itu akan memiliki nilai yang semakin fantastis.
Begitu juga dengan Lucia, jika pernikahan ini terjadi maka nama besar keluarga nya akan semakin tersohor, dan derajat kebangsawanan nya akan semakin menggema.
Lucia memang tak bisa mengandung disamping itu tak sekalipun Josh Thomson menyentuhnya, akan tetapi hal itu bukan masalah bagi Lucia, yang penting bagi Lucia hanyalah kekuasaan dan kemegahan yang tak pernah ia dapatkan sebelum menikah dengan Josh Thomson.
Lucia memiliki beberapa kakak dan adik kandung, dimana dia yang merupakan anak yang paling tengah selalu terlupakan dan kadang tak dianggap.
Pernikahan antara dirinya dan Josh Thomson tidak lain merupakan sebuah jackpot baginya untuk mendapatkan apa yang selama ini hilang darinya yaitu pujian dan perhatian banyak orang.
Jadi pernikahan antara Keenan dan Clara akan sangat menguntungkan para tetua, juga Lucia, karena itulah musuh dari Keenan bukan saja ibu tirinya akan tetapi seluruh keluarga besar tetua yang merasa dirugikan jika Keenan menikahi gadis biasa.
Disamping mencoreng nama besar keluarga karena melakukan kesalahan yang sama seperti Josh, keuntungan yang akan mereka dapatkan dari pernikahan Clara dan Keenan akan lenyap.
***
"Lepaskan dia selagi kau masih sempat, jika semuanya terlambat maka hal yang lebih buruk akan terjadi padanya lebih dari yang Ibumu terima," Josh memberikan saran kepada Keenan.
Keenan yang mendengar hal itu tentu saja tidak mau, dia sangat mencintai istrinya bagaimana mungkin dia bisa melepaskan nya.
"Tidak bisa! aku bisa mencari pelaku yang mencelakai Ibu, aku bisa menjatuhkan semua tetua yang berkuasa di perusahaan mu! aku pasti bisa melindungi nya! aku tidak akan berpisah dari istriku! tidak akan!"
Keenan menggeram, dia mengepal tangannya, apapun yang terjadi dia tidak akan melepaskan istrinya.
"Lalu bagaimana jika kau tidak bisa? bagaimana jika ada kesalahan kecil dan kau tak bisa menjaganya, musuhku terlalu banyak begitu juga kau Keenan, si setiap sudut rumah mu ada mata-mata, jika dia bisa dia pasti sudah melenyapkan wanitamu itu sekarang juga!"
"Kau tidak bisa meremehkan musuhmu apalagi dalang yang mengakibatkan kecelakaan Ibumu, jika saja kau tidak meyakinkan semua mata-mata yang mengawasi mu jika kalian sudah berpisah maka Ayah yakin jika wanitamu itu akan lenyap dalam sekejap!"
Setelah mendengar ucapan Ayahnya, Keenan melebarkan matanya, tubuhnya bergetar, dia tidak tahu jika keluarga nya begitu mengerikan, Keenan tahu selalu ada mata-mata yang mengawasinya, akan tetapi ia tidak tahu jika di sudut rumahnya ada mata-mata juga.
Kecurigaan nya menjadi liar, dia mencengkeram tangannya, dia tidak tahu apa yang harus ia lakukan, yang ia tahu hanyalah keamanan Cinta adalah yang uang utama.
Sekarang tak ada yang bisa ia percayai selain dirinya sendiri.
Dia kemudian memejamkan matanya sejenak, dia harus berpikir dengan jernih.
"Kenapa Ayah baru mengatakan ini sekarang kepadaku? jika Ayah mengatakan sejak awal, kita bisa mencari pelaku nya bersama-sama, dan aku tidak perlu mengorbankan hubungan ku yang sekarang!" Keenan masih tidak rela, jika saja ayahnya mengatakan lebih awal maka semuanya tidak akan serumit sekarang.
"Heh! kau kira kau sehebat itu? pertama kau harus bisa berdiri sendiri seperti sekarang, jika aku mengatakan fakta ini lebih awal maka kau pasti bertindak ceroboh dan Ibumu akan dalam bahaya!"
Josh memberikan alasannya, mengapa ia baru memberitahu semuanya sekarang.
Josh Thomson tidak mempercayai siapapun, bahkan putranya sendiri, dia harus memastikan Keenan bisa berdiri sendiri dengan kakinya, seperti sekarang sudah sukses dengan perusahaan nya sendiri walaupun dia juga ikut membantu dari belakang layar.
Akan tetapi Keenan harus memiliki kekuasaan dulu dan tak mudah digertak, agar keamanan istrinya yang sudah koma selama bertahun-tahun tidak terganggu.
Keenan tak bisa menjawab apa yang dikatakan ayahnya, keluarga nya memang sangat rumit, kekuasaan dan kemegahan bisa menjadikan orang menjadi iblis, melakukan segalanya demi apa yang ia inginkan.
Pembicaraan antara Keenan dan Josh belum berakhir disitu, mereka memutuskan merencanakan sesuatu untuk bisa menemukan siapa dalang dari kecelakaan ibunya Keenan, juga bagaimana caranya menyingkirkan tetua yang selama ini berkuasa dibelakang layar dan menjadikan Josh bagikan boneka dan tak bisa berkutik.
***
Kembali ke masa kini,
Setelah Keenan dan Cinta bertengkar hebat, keduanya sama-sama terluka, Keenan yang tak bisa menceritakan semua kebenaran karena dia tidak tahu yang manakah mata-mata di rumahnya.
Semua mata yang melihat di rumahnya adalah serupa seperti musuh bagi Keenan, jika dia tidak membiarkan Cinta percaya jika hubungan mereka sudah berakhir maka semua rencana nya dengan ayahnya akan sia-sia.
Jika saja ada kesalahan kecil saja, dan kecerobohan yang kecil, maka nyawa Cinta akan melayang kapanpun.
***
Guys aku jelaskan lagi dan lagi ya, novel ini masih lanjut, dan update setiap hari, aku udah tanyakan ke editor dan ternyata tanda end nya dianjurkan jangan dicopot :(
Nanti subuh update lagi ya untuk sekarang satu dulu. 🙏
***