Boss Playboy

Boss Playboy
Ada sesuatu yang tidak beres.


Episode 133 : Ada sesuatu yang tidak beres.


***


Supir pribadi yang menjaga Cinta segera menyambut Cinta di lobby rumah sakit, Cinta memutuskan untuk pulang karena suaminya berpesan agar Cinta berada di rumah terus menerus.


Cinta takut jikalau Keenan menelepon dan dia sedang ada di rumah sakit.


Cinta juga sedang berandai-andai kapan dia akan memberikan kabar kehamilannya, pasti akan membuat Keenan bahagia sekali.


Cinta akan memberikan kejutan saat Keenan pulang nanti, kebahagiaan Cinta seolah sudah lengkap, senja sore itu terasa begitu nyaman dan menyenangkan, dia pulang dengan hati ringan.


Dia tidak sabar menanti melakukan panggilan besama suaminya malam ini, baru beberapa saat ditinggalkan Cinta sudah sangat rindu.


Sesampainya di rumah, dia membersihkan dirinya, makan sembari membawa ponsel kemana-mana, dia melihat panggilan dan pesan, dia menunggu kapan Keenan akan menghubungi dirinya.


Pastinya Keenan sudah sampai, "Apakah dia kelelahan? katanya akan menghubungi aku setiap saat, ck!" Cinta sedang berbaring di ranjang.


Dengan wajah kusut dan sedikit kesal, dia menatap terus menerus layar ponselnya.


Tetapi malam sudah menyapa, Keenan tak juga menghubungi dirinya.


Satu jam akhirnya berlalu, dua jam, tiga jam sampai tengah malam, tetapi suaminya tak juga memberikan nya kabar, tidak mengirim pesan atau bahkan tidak menghubungi dirinya.


Karena ini adalah pertama kalinya Cinta berharap dihubungi dan juga pertama kalinya Keenan melanggar janjinya entah kenapa membuat Cinta sakit hati dan kecewa.


"Ah, mungkin dia kelelahan dan langsung tidur, aku terlalu banyak berpikir," ketus Cinta menggelengkan kepalanya menghiraukan segala pikiran buruk di kepalanya.


Dia langsung mengetik sesuatu di ponsel yang ia tetap genggam, "Sayang, jika kau membaca pesan ini, tolong telepon aku, aku ingin tahu apakah kau baik-baik saja," pesan itu dikirim oleh Cinta.


Dia kemudian menunggu balasan pesan, dia membaringkan tubuhnya dan memandangi ponsel nya lama sekali.


Tetapi tak ada juga balasan dari Keenan sampai tak sadar dia tertidur karena menunggu terlalu lama.


***


Tak terasa waktu akhirnya berlalu, pagi akhirnya menyapa, Cinta yang menunggu semalaman bangun di tempat yang sama, dia membuka matanya karena matahari mulai menyilaukan memasuki gorden kamarnya.


Dia melihat ponsel yang ada di dekatnya dan langsing terperanjat, dia takut jika dia telah melewatkan panggilan dari suaminya.


Dia meraih ponsel itu dengan buru-buru dan langsung duduk, dia menyalakan ponsel dan melihat tak ada panggilan maupun balasan pesan masuk kedalam ponselnya.


Cinta langsung panik, dia menjadi benar-benar khawatir, dia hendak menghubungi suaminya akan tetapi ketukan mengejutkan Cinta.


"Nyonya, saya kepala pelayan," kepala pelayan datang mengetuk pintu kamar Cinta.


Cinta yang sedikit kebingungan meletakkan ponselnya dan melangkah menuju pintu.


"Cklek,"


"Ada apa ya Pak?" seru Cinta saat membuka pintu itu.


"Emm, begini Nyonya, Tuan Keenan baru saja menghubungi saya jika Nyonya jangan menghubungi dia dulu beberapa minggu ini, tunggu beliau pulang dulu," Kepala pelayan itu sedikit gugup mengatakan hal itu.


Cinta yang terkejut mendengar itu langsung tersenyum kaku, "Ooh, ba ... baiklah Pak, jika Keenan menghubungi Bapak lagi, tolong sampaikan padanya ya pak, kalau dia memiliki waktu luang agar menghubungi saya," seru Cinta tersenyum kaku.


Namun anehnya hatinya bergemuruh dan terasa perih, tangannya mengusap perutnya yang rata dan dia menutup pintu.


Dia terduduk lemas, dia seolah mengetahui jika ada yang tidak beres sedang terjadi disana.


"Tidak mungkin ayahmu akan meninggalkan kita kan? dia bilang akan melindungi ibu dan memberikan Ibu segalanya, Ibu percaya pada ayahmu," Cinta menegarkan hatinya sendiri.


Dia tidak mau berpikir aneh-aneh, apalagi dia sedang hamil muda, dia tidak ingin berpikir terlalu keras dan lelah dan nantinya akan membahayakan bayinya.


Walau sebenarnya sangat mencurigakan, kenapa Keenan mau menghubungi kepala pelayan sedangkan dia tak mau menghubungi Cinta.


***


Sedangkan di kediaman Keenan, kepala pelayan itu segera kembali dan mengambil ponselnya yang ada di kantong nya.


Sejak tadi ponsel itu masih menyala dan menyambung kepada Keenan.


"Tuan ...." seru kepala pelayan itu masih merasa heran.


Kelihatan sekali jika Keenan ingin mendengar suara Cinta dan kelihatan merindukan Cinta, akan tetapi mengapa harus dengan cara seperti ini, membiarkan ponsel kepala pelayan itu tetap menyala agar dia bisa mendengar suara Cinta.


Mengapa tak menghubungi nya secara langsung.


"Sudah cukup, lakukan penjagaan dengan ketat, biarkan dia pergi kemanapun dia mau, tetapi letakan banyak penjaga di sekitarnya tanpa ia ketahui," perintah Keenan kepada kepala pelayan yang ada di rumahnya.


"Baik Tuan," sahut kepala pelayan itu menyanggupi semua perintah Tuannya.


Setelah itu Keenan mematikan panggilan nya, disaat yang sama disana hari sedang malam, Keenan melihat luas ke arah halaman luas yang terbentang dari ruangannya.


Matanya begitu dalam, dan wajahnya yang mendengar semua kejadian dan melihat sesuatu yang mengejutkan masih kelihatan dari raut wajahnya.


Hatinya bergemuruh, dia tidak tahu lagi apa yang akan ia lakukan, esok pagi dan ayahnya akan ke rumah sakit, rumah sakit dimana dia akan melihat semuanya.


Entah apa yang ditunjukan oleh ayahnya tetapi semuanya menjadi berbeda sekarang.


***


Hey guys, aku ada rencana mau mencabut tanda end nya, tapi aku tanya editor aku dulu ya, aku tidak mau menamatkan novel ini dengan terburu-buru, karena ternyata episode nya masih harus lebih panjangan lagi, agar alurnya mengalir dan tamat dengan bagus.


Maafkan aku dulu menamatkan karya ini karena aku sakit, dan saat itu novel ini bermasalah di level, tiba-tiba diturunkan tanpa alasan jelas jadi diputuskan untuk dibuat tanda End agar level nya tidak jatuh lagi.


Aku sebenarnya udah jelaskan dari lama, tapi karna masih banyak yang nanya jadi aku jelaskan lagi. Maaf ya semuanya tapi aku akan tetap lanjutkan novel ini, aku usahakan update 3 episode lebih setiap update.


Maaf jika ada beberapa orang yang merasa dirugikan dan maaf juga jika karya ini masih jauh dari kata bagus 🙏


Terimakasih banyak,


Dan jika kalian memiliki waktu tolong follow akun author ya..