Boss Playboy

Boss Playboy
Apakah aku tidak berarti!


Episode 41 : Apakah aku tidak berarti!


***


"Tring ... Tring ... Tring!"


"Halo Bram, Sabtu ini persiapkan penerbangan ke pulau pribadi ku, urus semua berkas Cinta dan buat seolah dia lenyap dari muka bumi selama satu bulan penuh!"


Perintah Keenan pada Bram yang membuat suasana semakin menyeramkan, entah apa rencana Keenan tetapi Angel jadi semakin was was karena ucapan lelaki ini.


Bagaimana pun ide Keenan muncul karena ucapannya.


"Ke pulau pribadi? jangan jangan Bos benar benar mau menghabisi Cinta siang dan malam? apakah Cinta sungguh membuat Bos tertarik?" gumam Bram sampai syok dan tidak bisa berbicara sesaat.


"Bram ... kau dengar tidak? aku sedang dalam mood yang kurang baik! jangan menambah kekesalan ku!" teriak Keenan membuat Bram terperanjat dan segera menyanggupi perintah atasannya.


"Ba ... baik Pak!" seru Bram lalu segera Keenan mematikan panggilan nya.


Angel yang penasaran untuk apa Cinta dibawa ke pulau pribadi selama satu bulan penuh mencoba bertanya kepada Keenan, "Tuan, kalau boleh tahu untuk apa wanita itu dibawa kesana?" tanya Angel membuat Keenan tidak suka.


"Angel, kau turun disini saja! itu tidak ada urusan nya denganmu! nanti assisten ku akan menelepon mu untuk uang beli tas yang kau inginkan!" perintah Keenan merasa tidak penting menjawab pertanyaan Angel.


Angel segera di turunkan di pinggir jalan sedangkan Keenan dan supir yang membawa mobil nya tetap melaju.


"Apakah aku baru saja memberikan ide kepada Tuan Keenan untuk melakukan pembunuh di pulau terpencil? oh tidak!" Angel yang diturunkan di tengah jalan panik sendiri.


Padahal dia hanya ingin mengatakan jika Keenan perlu menunjukkan kekayaan nya bukan malah melakukan hal mengerikan.


***


Sedangkan Keenan yang mendapat ide dari ucapan Angel tadi sedang menyeringai.


"Benar, wanita itu sudah terlalu berani kepadaku! akan ku perlihatkan seberapa besar aku dan seberapa kecil dirinya! dia akan menjadi milikku dan akan segera aku buang!" geram Keenan ingin segera mengakhiri rasa penasaran dan gairahnya kepada Cinta.


Dia akan menghabisi Cinta siang dan malam sampai ia bosan, sampai rasa penasaran nya hilang.


***


Sedangkan Cinta yang tinggal sendiri di apartemen itu hanya bisa menangis ketakutan entah apa yang akan dilakukan oleh Keenan selanjutnya.


Cinta tidak bisa tidur, dia duduk di balkon apartemen dan melihat langit, ponselnya ia genggam erat.


Ya, dia menunggu panggilan dari ibunya, tetapi sudah beberapa menit berlalu ibunya Belum juga menelepon dirinya.


Hari ini adalah hari ulangtahun Cinta, tetapi dia sendirian dan kesepian, dia ketakutan tetapi tidak ada tempat untuk mengadu.


"Tring!"


"Tring!"


Ada dua pesan sekaligus masuk, itu adalah pesan dari kedua sahabatnya, akan tetapi bukan dari merekalah ucapan yang paling dinanti oleh Cinta melainkan dari ibunya atau ayahnya


"Benar kata lelaki mengerikan itu, tidak ada yang membutuhkan aku, kalian berdua membuang aku dan membuat aku seperti kesalahan kalian! menyedihkan sekali hidupku!"


Cinta sudah menunggu satu jam lebih tetapi tidak satupun dari ayah atau ibunya menelepon dirinya, yang mana saat ini pasti Rara sedang diberikan surprise atau semacamnya, sedangkan dirinya yang hanya anak yang dibuang sendirian seperti orang bodoh.


Cinta memutuskan untuk masuk kedalam, membaringkan tubuhnya di kasur, air matanya mulai mengalir dan dia mengusap dadanya yang begitu terasa sakit.


"Hatiku sakit sekali, bahkan di hari ulang tahun ku pun kalian tidak mengingat aku, apakah aku tidak berharga?" tangisannya pecah, dia merasa sakit sekali.


Sampai kesedihan dan kepedihannya membawa terlelap malam itu.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho


Kalian bisa DM dan tanya2 disana