Boss Playboy

Boss Playboy
Bukankah lebih bagus?


Episode 75 : Bukankah lebih bagus?


***


Saat melihat Cinta pergi begitu saja membuat Keenan merasa kesal, Keenan hendak mengejar Cinta akan tetapi segera ditahan oleh Clara.


"Keenan, apakah dia wanita mainan baru mu? kenapa kau suka sekali sih bermain wanita? tanggal pernikahan kita sudah akan di umumkan, tidak ada lagi waktu tersisa untuk bermain-main," Clara menarik tangan Keenan yang sudah melangkah mengejar Cinta dan tangannya memegang gagang pintu.


Keenan terdiam, yang ada di kepalanya sekarang adalah ucapan dari wanita ini, yang mengatakan wanita mainan.


"Wanita mainan?"


"Cinta wanita mainan ku?"


"Tetapi aku tidak ingin bermain-main dengannya!"


Ucapan Keenan berputar di kepalanya, memikirkan ucapan Clara yang sedikit membuka pikirannya.


Cinta berbeda, awalnya Keenan memang hanya ingin bermain-main akan tetapi, semakin kesini dia sama sekali tidak ingin bermain-main, ada sesuatu yang tidak pernah ia rasakan dan tidak bisa ia jelaskan.


"Clar, kata siapa aku bermain-main dengannya?" ketus Keenan dengan wajah sombongnya itu dan membuka pintu untuk mengejar Cinta yang telah berlari entah kemana.


"Loh? lalu bagaimana dengan pernikahan kit?" ketus Clara kebingungan dengan ucapan Keenan.


"Diurus nanti saja, aku tidak peduli! bye!" seru Keenan langsung pergi melangkah dengan cepat menggunakan kaki jenjangnya dan mencari tahu dimanakah keberadaan Cinta sekarang ini.


Clara yang ditinggalkan begitu saja tentu saja kebingungan, matanya berkedip-kedip dan tak mampu berkata-kata.


"Tapi kan pernikahan kita tidak bisa dibatalkan! lelaki itu apakah jatuh hati pada gadis tadi? ah, inilah yang ku takutkan!" gumam Clara merenung, dia tidak mengejar Keenan akan tetapi dia berpikir bagaimana caranya agar keluarga nya tidak memarahi nya ketika mengetahui jika dia tidak berhasil membujuk Keenan untuk pulang.


"Padahal aku yang duluan suka padamu, tetapi karena aku tidak suka menyerah maka aku juga tidak akan menyerah atas perasaan ku!" Clara yang memiliki energi menggebu-gebu dan selalu positif ini akan berusaha semampunya.


Bagaimana pun perjodohan antara dirinya dan Keenan bukanlah perjodohan biasa akan tetapi perjodohan yang menggabungkan dua keluarga besar.


***


Disaat yang sama,


Cinta yang entah kenapa merasakan sakit hati yang tidak pernah ia rasakan sedang melarikan diri ke taman apartemen mewah itu, ada rasa yang aneh di dalam dadanya.


Rasa sakit yang tidak pernah ia rasakan.


"Kenapa hatiku sakit sekali? bukankah dia memang memiliki banyak wanita? bukankah aku memang hanya mainan semata? kenapa aku sakit hati?" geramnya mengepal tangan tak terima dia merasa sakit hati saat melihat Keenan bersama wanita lain.


Harusnya ini adalah kesempatan bagi Cinta untuk bisa melepaskan diri dari Keenan, seharusnya Cinta senang akan kejadian ini, akan tetapi hatinya merespon hal lain.


Seolah kehangatan dan keberadaan Keenan selama ini membuat Cinta lupa diri.


Cinta duduk di taman, dengan mata yang kosong dan tubuh yang masih gemetaran tak tahu mengapa.


Keenan yang memiliki langkah lebih lebar dan lebih cepat membuat nya dengan cepat sampai dimana Cinta seperti sedang merenung sendirian.


Dia duduk dan tatapannya kosong seolah sedang memikirkan sesuatu.


"Tak ... Tak ... Tak!"


Langkahnya yang kuat itu membuat Keenan langsung sampai di hadapan Cinta.


“Beraninya kau kabur dariku, cepat berdiri dan ayo pulang!” geram Keenan hendak menarik tangan Cinta, dia tidak suka saat Cinta pergi begitu saja apalagi moodnya sedang tidak bagus hari ini.


Cinta hanya menunduk, karena rasa sakit di hatinya yang tidak ia kenal sudah meluap dan dia tidak tahu lagi bagaimana cara menutup sakit hatinya, karena itulah dia menunduk.


Cinta menahan tangan Keenan agar Keenan tidak menarik tangannya.


Cinta menggelengkan kepalanya, matanya sekarang menatap kearah Keenan.


"Wanita yang tadi siapa? dia memanggil mu sayang," tanya Cinta penasaran, kenapa wanita itu terlihat berbeda, entah kenapa aura nya terlihat positif dan sepertinya dia bukan wanita mainan Keenan.


"Umm, dia itu adalah wanita yang memang dijodohkan denganku, tapi aku belum setuju, kenapa? apa kau cemburu?" ketus Keenan tak mau berbohong.


Karena memang benar wanita itu adalah tunangannya yang akan dijodohkan dengannya demi penyatuan keluarga besar.


Cinta kemudian terdiam.


"Aku tidak cemburu, jika dia dijodohkan denganmu berarti kau akan menikah dengannya kan? berarti saat itu kontrak kita sudah bisa berakhir kan?" jawab Cinta membuat Keenan berada dalam emosi yang tak bisa ia kendalikan lagi.


"Wanita ini bukannya cemburu malah memikirkan berpisah lagi?"


"Apakah aku sama sekali tidak bernilai baginya?"


"Dia sama sekali tidak cemburu saat melihat aku bersama wanita seperti tadi?"


"Brengsek! aku terlalu percaya diri!" geram Keenan dengan tatapan nya yang begitu tajam sekali.


Dia menatap kearah Cinta dengan tatapan membunuh yang mengerikan.


Cinta kebingungan, dia memang sakit hati tetapi dia tidak mau mengakui, dan jika di pikirkan lagi jika memang wanita tadi adalah calon istri Keenan maka bukankah itu menguntungkan Cinta?


Dengan begitu Cinta bisa bebas dan lepas dari kekangan dan sangkar emas yang diciptakan Keenan untuknya.


"Srek!"


Keenan langsung mencengkeram kedua pipi Cinta dengan begitu kuat dan tatapannya terlalu tajam membuat Cinta terperanjat.


"Hei, apakah yang sejak tadi yang kau pikirkan hanyalah ingin berpisah dariku? apakah kau sebegitu ingin pisah dariku? sialan!"


"Kau pikir hanya karena aku memperlihatkan ketertarikan ku kau bisa mengatakan apapun mau mu? apakah kau pikir kau bisa lepas dariku hanya karena ada wanita yang dijodohkan denganku? ha?"


Keenan berteriak, entah kenapa dia sangat benci dengan ucapan kata berpisah dari wanita ini, seolah yang merasa tertarik butuh hanya Keenan seorang dan bagi Cinta itu sama sekali tidak penting.


"A ... apa maksudmu?" balas Cinta keheranan, dia kesakitan dan juga takut disaat yang sama.


Lelaki ini benar-benar memiliki tempramen yang sangat mengerikan.


"Maksud ku adalah kau tidak akan pernah bisa lepas dariku! sampai kapan pun kau tidak akan bisa melepaskan diri! kau dengar itu?" bisik Keenan tak mau tahu, dia langsung menarik tangan Cinta dengan kasar.


Hal itu membuat Cinta marah besar, dia tahu dia terjebak dalam hubungan aneh ini akan tetapi tidak seharusnya Keenan mengatakan hal itu.


Seolah sama saja Keenan menyamakan Cinta dengan wanita simpanan nya.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho


Kalian bisa DM dan tanya2 disana


***