The Dungeon Master

The Dungeon Master
Chapter 63 - Dungeon Pelatihan


Setelah beberapa saat mengobrol dengan Chris, Neo kembali bersama seorang pria muda di sampingnya. Mereka membawa sekitar 6 buku dengan sampul yang berwarna berbeda.


2 diantaranya memiliki sampul dengan warna biru tua yang menandakannya berada di tingkat Epic. 3 lainnya memiliki sampul berwarna biru muda yaitu tingkat Rare dan sisanya memiliki sampul berwarna hijau muda atau tingkat Good.


Harga tiap buku sihir itu? Tentu saja sangat tinggi. Sebagai contoh buku sihir tingkat Epic memiliki harga setidaknya 10.000 koin emas lebih tergantung dari kekuatan skillnya. Itu semua karena dengan membaca buku sihir, pengguna dapat memperoleh skill yang ada di dalamnya secara langsung.


Selain menggunakan buku sihir, Player maupun NPC dapat melakukan latihan atau kegiatan belajar dengan seorang ahli di suatu bidang. Setelah menempuh latihan selama beberapa waktu, mereka akan memperoleh suatu skill. Cara ini tentu tidak efektif dan memakan waktu yang lama. Itulah kenapa buku sihir tingkat tinggi memiliki harga yang sangat mahal.


Apakah Eric tahu akan hal ini? Tentu saja tidak!


“Ini buku sihir yang menurutku sangat cocok untukmu, Eric.” Ucap Neo dengan santai sambil meletakkan buku-buku itu di meja. Pria muda yang bersamanya segera pergi meninggalkan ruangan ini.


“Segeralah gunakan mereka semua, Eric. Anggap saja ini semua merupakan hadiah untuk sahabatku.” Ucap Chris.


“Sa-sahabat? Tapi kita baru saja kenal selama….”


“Hahaha! Kaulah yang menyelamatkan kerajaanku! Jika bukan sahabatku apalagi!”


Aku hanya tersenyum membalas perkataan Chris lalu segera menggunakan semua buku itu. Setiap kali aku selesai membuka buku itu, api yang cukup besar membakar habis buku yang baru saja kubaca.


Ya, buku sihir merupakan item sekali pakai. Setelah selesai digunakan maka buku sihir akan terbakar hingga habis, hanya skillnya saja yang diperoleh pengguna.


Jujur saja aku kaget ketika melihat semua skill yang kuperoleh. Itu karena semua skill terlihat begitu kuat.


【Mana Shield】


Rarity : Rare


Konsumsi Mana : 500


Efek : Membuat sebuah perisai dari Mana pengguna. Perisai akan melindungi HP pengguna dari damage. Sebagai gantinya, setiap 3 Mana Point akan menetralkan 1 Damage yang diterima.


【Magic Barrier】


Rarity : Rare


Konsumsi Mana : 1.000


Konsumsi Mana per detik : 30


Efek : Membuat sebuah pelindung sihir di seluruh tubuh. Meningkatkan ketahanan pengguna terhadap serangan tipe sihir sebesar 25%.


【Physical Barrier】


Rarity : Rare


Konsumsi Mana : 1.000


Konsumsi Mana per detik : 30


Efek : Membuat sebuah pelindung sihir di seluruh tubuh. Meningkatkan ketahanan pengguna terhadap serangan tipe fisik sebesar 25%.


【Magic Missile】


Rarity : Good


Konsumsi Mana : 800


Cooldown : 3 detik


Efek : Menembakkan sebuah bola sihir elemen netral dengan kecepatan tinggi yang mengejar targetnya. Memberikan damage sebesar 20% dari total Magic Power yang dimiliki


【Thunder Storm】


Rarity : Epic


Konsumsi Mana : 35.000


Cooldown : 180 detik


Efek : Menjadikan area dengan radius 20 meter mengalami badai petir yang ekstrim. Menyebabkan efek Slow sebesar 30% kepada semua yang ada di dalam area kecuali pengguna Skill. Menghasilkan serangan petir tingkat Good untuk menyambar area setiap 0.5 detik selama 20 detik kecuali pengguna skill.. Memberikan damage sebesar 30% dari total Magic Power dengan elemen petir pada setiap sambaran petir. Memberi efek stun selama 0.2 detik untuk setiap sambaran.


【Magic Barrage】


Rarity : Epic


Konsumsi Mana : 25.000


Cooldown : 120 detik


Efek : Menembakkan 60 peluru sihir secara bersamaan ke segala arah dari pengguna skill. Setiap peluru sihir memiliki elemen netral, memberikan 15% dari total Magic Power yang dimiliki serta memiliki efek Defense Penetration sebesar 20%.


“Lu-luarbiasa sekali! Setiap skill ini sangatlah luarbiasa!” Teriakku senang setelah melihat semua skill ini.


Meskipun, kurang baik jika aku hanya menggunakan skill itu karena sangat menguras Mana.


Kedua Skill Barrier yang kumiliki juga berarti efek Buff permanen secara gratis. Bagaimana tidak? Jumlah Manaku yang besar serta didukung dengan Mana Regenerationku yang mencapai 3 kali lipat lebih membuatku meregenerasi Mana sebanyak 260 Mana Point setiap detiknya.


Sungguh jumlah yang sangat gila. Begitu pula skill serangan yang diberikan oleh Neo. Skill tingkat Good itu nampak seperti tidak berguna, tapi pada kenyataannya Magic Missile dapat menjadi senjata utamaku karena cooldown yang rendah.


Sementara 2 skill serangan tingkat Epic lainnya merupakan skill penghancur massal yang memberikan damage sangat besar dalam area yang luas. Tergantung situasinya, aku yakin 2 skill itu dapat membalikkan keadaan pertarungan.


“Terimakasih banyak! Chris, Neo. Sekarang, biarkan aku membangun Dungeon Pelatihan untuk kalian.” Ucapku setelah menerima hadiah yang luarbiasa ini.


“Tenang saja soal buku itu! Ayo! Kita segera ke ruang bawah tanah!” Teriak Chris.


“Ah, sebelum itu Eric. Terimalah ini.” Ucap Neo.


“Eeeh!!! Bukankah ini?!” Teriakku kaget saat menerima sebuah buku dengan warna ungu.


“Aku rasa kau lebih pantas untuk memiliki ini. Sebagai gantinya, bantulah kami di lain waktu ketika membutuhkan. Apakah ini tidak masalah, Chris?” Ucap Neo sambil meminta ijin kepada Chris.


“Bukankah buku sihir itu…. Baiklah. Jika kau merasa demikian. Aku percaya dengan keputusanmu, Neo.”


“Terimakasih.”


Selama beberapa hari kedepannya, aku pun bekerja sama dengan Chris untuk membangun Dungeon Pelatihan. Semuanya berjalan dengan sangat lancar karena Chris memberikan dukungan penuh. Biaya untuk penggunaan Skill, Full Mana Potion untuk memulihkan Mana ku serta para pekerja yang bertugas untuk memperlebar ruangan bawah tanah serta menyiapkan berbagai fasilitasnya.


Hanya dalam waktu 4 hari lebih sedikit dan Dungeon itu telah selesai. Setelah menentukan efek khusus Dungeon, aku berencana untuk Log Out untuk makan lalu tidur.


“Penentuan efek dungeon?” Tanya Chris dengan keheranan.


“Ya, semacam Buff untuk Dungeon ini. Apakah kau punya ide yang bagus untuk itu?” Tanyaku kepada Chris dan Neo.


“Aku rasa semacam peningkatan perolehan EXP sangat bagus, Eric. Ya, tentu saja jika hal itu dimungkinkan.” Jawab Neo sambil melihat-lihat sekeliling Dungeon.


Daripada menyebut tempat ini sebagai Dungeon, mungkin lebih tepat jika disebut sebuah barak prajurit. Nama dungeon ini yaitu Barrack. Yah, aku hanya menuruti permintaan dari pelanggan yaitu Chris.


Dungeon ini terdiri atas 4 lantai utama yang fungsional serta 1 lantai yang hanya bisa diakses oleh petinggi Guild sebagai ruang harta. Di setiap lantai telah ada tangga dan lingkaran teleportasi yang menggunakan Password sebagai cara untuk aktivasi.


Pengguna Dungeon Pelatihan untuk saat ini hanya dibatasi para prajurit baik NPC maupun Player yang terpercaya saja. Mengingat Kerajaan Suci Celestine sangat membenci monster, maka kenyataan bahwa Kerajaan Salvation bekerjasama dengan Summoner sangatlah berbahaya. Meskipun, mereka semua membantai monster yang ada di Dungeon buatan ini.


Tentu saja Dungeon Origin dan Dungeon Pelatihan ini sudah terhubung dengan lingkaran sihir teleportasi di lantai 1 dungeon Origin dan lantai 1 dungeon Pelatihan. Tentu saja hanya aku dan para petinggi Guild Salvation yang mengetahui Passwordnya.


Di setiap lantai Dungeon Pelatihan terdapat cukup banyak ruangan sebagai tempat latihan dengan ruangan besar yang ada di tengah. Tiap ruangan memiliki nomor yang menunjukkan level serta jenis monster yang akan dihadapi. Aku telah menyiapkan ratusan Spawn Point di seluruh Dungeon ini.


Tiap Spawn Point memiliki setidaknya ratusan monster yang siap menanti pertarungan. Jika stok monster itu mulai habis, aku berencana untuk kembali kesini dan melakukan pengisian ulang.


Aku juga menerima imbalan dari Chris sebesar 10.000 koin emas. Meskipun, menurutku hadiah terbaik dari Chris adalah buku sihir serta aliansi yang terbentuk antara peradaban monster dengan Kerajaan Salvation. Meskipun diam-diam.


“Baiklah kalau begitu. Sistem! Efek khusus yang kuinginkan untuk Dungeon ini yaitu peningkatan perolehan EXP!” Teriakku. Berbagai notifikasi sistem muncul dihadapanku.


...[Memproses Informasi….]...


...[Menganalisa Informasi….]...


...[Mempelajari Sejarah….]...


...[Menganalisa Dungeon….]...


Chris dan Neo hanya bisa tersenyum melihat Dungeon eksklusif untuk mereka akan segera selesai. Aku juga ikut senang karena dengan skill milikku, monster yang terbunuh juga akan memperoleh EXP dan membagikannya kepadaku. Dengan kata lain, semakin sering Dungeon ini digunakan maka semakin cepat pula peningkatan levelku.


...[Peningkatan Perolehan EXP di Dungeon Barrack telah ditentukan!]...


...[Perolehan seluruh EXP di dalam Dungeon akan meningkat sebesar 200%]...


...[Monster akan mengalami Respawn seiring berjalannya waktu]...


...[Perkembangan kekuatan monster dan manusia akan meningkat sebesar 20%]...


...[Dungeon Barrack telah resmi didirikan!]...


Melihat notifikasi itu bersama, aku dan Chris hanya bisa menganga karena jumlah peningkatan EXP yang begitu besar. Sedangkan Neo? Dia telah lama pingsan sejak awal notifikasi perolehan EXP.


...___________________________________...


...[Sebelum lanjut membaca]...


...[Ada baiknya untuk menekan tombol Like]...


...[Dan juga meninggalkan komentar dalam bentuk apapun]...


...[Tak ada ruginya bagi kalian]...


...[Tapi percayalah, hal sederhana itu yang menyemangatiku untuk terus menulis]...