The Dungeon Master

The Dungeon Master
Chapter 36.5 - Kehebohan Dunia


Semua ini terjadi sesaat setelah notifikasi itu muncul.


...[Pandai Besi Legendaris telah terlahir!]...


Ya, notifikasi itu memberikan kehebohan yang tidak pernah dirasakan di seluruh dunia.


Bagaimana tidak? Re:Life sudah menjadi bagian hidup dari masyarakat. Jumlah penggunanya di seluruh dunia mencapai angka 3 miliyar lebih.


Meskipun, sebagian besar dari mereka adalah pemain Casual yang masuk ke dunia Re:Life beberapa hari sekali untuk bersantai. Tak sedikit dari mereka yang bahkan tidak menyelesaikan tutorial.


Meski begitu, mereka tetap mengikuti seluruh berita yang ada di dunia Re:Life seakan itu merupakan dunia kedua mereka.


"Bagaimana menurut Anda mengenai notifikasi ini?" Tanya salah seorang pengisi acara kepada bintang tamunya.


Bintang tamu dari acara itu tak lain dan tak bukan merupakan pakar ahli dunia Re:Life. Meskipun karakternya tidak memiliki level tinggi dan hanya Ia gunakan untuk memancing di sana, Ia tetap aktif mengkaji mengenai perkembangan dunia Re:Life.


Ya, dia adalah Profesor Hasyim dari Indonesia. Keahliannya dalam bidang ekonomi membuatnya selalu ingin mengkaji sesuatu, dan kini Re:Life merupakan target kajiannya.


"Menurut pengamatan saya, orang yang diberitakan oleh sistem sebagai pandai besi legendaris itu akan mampu menguasai ekonomi dunia." Jawab Prof. Hasyim dengan tenang.


"Bisakah Anda menjelaskan detailnya, Prof?" Tanya pengisi acara tersebut.


"Logika sederhananya begini. Bagi para proffesional player, menjadi yang terkuat adalah mimpi mereka. Uang bukan lagi masalah. Akan tetapi terdapat suatu masalah untuk menjadi kuat." Jawab Prof. Hasyim.


"Seperti apa masalah itu?"


"Jawabannya adalah item. Selama saya mengikuti Re:Life, item tingkat tertinggi hanya berada di tingkat Unique. Lalu apa jadinya jika terdapat item tingkat Legendary?" Tanyanya singkat.


"Seluruh pro player akan berebut?" Jawab pengisi acara tersebut dengan ragu-ragu.


"Benar sekali! Semua orang akan berebut! Jika pandai besi ini mampu memproduksi item tingkat Legendary sesuai dengan gelarnya, tidak salah lagi seluruh dunia Re:Life akan berputar di sekitar dirinya! Terlebih lagi jika yang memiliki kemampuan itu hanya dirinya sendiri. Seluruh dunia mungkin akan menawarkan kekayaannya untuk menggandeng orang itu!" Jelas Prof. Hasyim.


Ya, ini merupakan penjelasan yang paling sederhana namun sangat akurat.


Bagaimana jika seisi kota kelaparan dan hanya ada satu petani di kota itu? Mereka pasti akan mempertaruhkan segalanya untuk membuat petani itu berpihak padanya.


Acara TV yang disiarkan di seluruh Indonesia saat ini membahas hal tersebut. Begitu pula dengan seluruh dunia.


Setiap saluran TV akan memanggil para ahli untuk memprediksi mengenai perkembangan dunia Re:Life. Bukan hal yang berlebihan jika menyebutkan banyak orang yang hidup dan mencari nafkah dari Re:Life seperti Erik. Karena itu, informasi seperti ini sangat diminati di seluruh dunia.


...***...


"Kita harus segera mengamankan pandai besi legendaris itu!" Teriak seorang pria tua dengan mata yang agak sipit itu.


Namanya adalah Liu Ying. Dia merupakan salah satu player profesional di Re:Life dari Cina. Ia menyadari arti penting dari seorang pandai besi legendaris yang mampu mengubah tatanan dunia Re:Life.


"Kami sudah mengusahakan semampu kami. Seluruh anggota guild Golden Dragon telah disebar ke seluruh wilayah Re:Life. Kita akan segera memperoleh informasi dari mereka." Jawab salah seorang pria dengan tubuh agak kekar itu.


Nama pria itu adalah Jian Di, wakil ketua dari guild Golden Dragon.


"Bagus! Apapun yang terjadi kita harus menjadikan orang itu sekutu kita! Dengan begitu, kita akan menjadi guild yang terkuat dan meraup keuntungan sebanyak-banyaknya! Hahaha!" Jawab Liu Ying dengan penuh semangat.


...***...


"Apa yang akan kita lakukan, William?" Tanya seorang wanita muda berambut pirang itu.


"Kita harus terlebih dahulu menemukan keberadaan pandai besi itu... tapi...." Jawab William.


"Tapi apa?"


"Aku tidak yakin kita bisa bergerak lebih cepat daripada Guild Salvation."


"Ya, aku setuju denganmu. Chris sudah mengumpulkan 2 kartu terkuat di tangannya, menjadikannya yang terbaik dalam penggalian informasi." Jawab wanita muda yang bernama Rose itu.


"Haruskah aku menyewa jasa dari Guild Seven Star?" Tanya William pada Rose.


"A-apakah kau sudah gila?"


"Guild Seven Star juga memiliki seseorang dengan kemampuan berpindah tempat. Jika aku menyewanya...."


"Apakah kau tahu harga sewa mereka?!" Teriak Rose sambil memukul meja yang ada di hadapannya.


"Aku bisa mencari setidaknya 1 juta Euro kau tahu?" Jawab William dengan wajah santai.


"Rose, pandai besi legendaris itu akan menjadi pemain utama di dalam Re:Life, kau harus sadar akan hal itu. Oleh karena itu, apapun yang terjadi pandai besi itu harus berada di dalam naungan Eropa."


William menjawab Rose dengan wajah yang serius sambil meneguk minuman di tangannya.


"Segera jual beberapa properti milikku dan hubungi Guild Seven Star, kita hanya perlu menyewa Space Wizard saja untuk ini." Lanjut William.


"Baiklah, akan segera kulaksanakan." Jawab Rose yang kemudian pergi meninggalkan ruangan itu.


'Apapun yang terjadi aku harus segera beraliansi dengan pandai besi itu!' Pikir William dalam hati sambil terus meneguk minuman di tangannya.


...***...


"Bagaimana pergerakan dari Chris?" Tanya seseorang dengan badan kekar yang didampingi oleh 2 orang itu.


"Chris menanggapi situasi ini dengan sangat baik. Dia segera menggunakan seluruh sumberdaya yang dia miliki untuk mencari keberadaan pandai besi legendaris itu." Jawab salah seorang di samping pria itu.


"Bagus! Berikan seluruh bantuan kepada Chris! Uang, personil, item, apapun! Kita harus mengerahkan semuanya untuk mendapatkan pandai besi legendaris itu!"


"Siap Tuan!"


"Lalu bagaimana dengan perkembangan dari pendirian kerajaannya?" Tanya pria itu lagi.


"Saat ini situasinya sedang sulit dan harus menghadapi Federasi Pedagang. Namun Chris telah memperoleh bantuan dari seseorang yang nampaknya mampu menjinakkan banyak monster."


"Baiklah, lalu bagaimana kondisinya?"


"Nampaknya Ia mampu mengatasi pasukan itu dengan banyaknya monster yang bisa dia jinakkan."


"Bagus, kalau begitu arahkan seluruh player Amerika untuk membantu Chris dalam mencari pandai besi legendaris itu!"


"Baik Pak!"


...***...


Setelah semua rencana diputuskan oleh Elin, aku memutuskan untuk Log Out sebentar dan mencari makan karena tubuh asliku sudah sangat kelaparan.


Aku yang baru saja Log Out segera memesan makanan cepat saji dan taksi online untuk menjenguk adikku. Aku melakukannya setidaknya 3 hari sekali. Meskipun Ibuku sudah sering menjaga adikku, aku juga ingin sesekali melihatnya.


'Klik'


Aku membuka pintu ruangan tempat adikku dirawat.


"Ah kau sudah kemari, Nak. Bagaimana dengan pekerjaanmu?" Tanya Ibuku dengan ramah. Saat ini Ia masih menyuapi adikku yang sedang duduk di atas ranjang itu.


"Semuanya baik-baik saja, Bu. Aku sudah mencairkan beberapa uangku dan memberikannya kepada Ayah." Jawabku dengan lembut sambil duduk di kursi sebelah ranjang adikku.


"Jadi bagaimana kabarmu, Rina? Apakah sudah membaik?"


"Keadaanku akan baik jika aku sudah bisa memukulmu lagi, Kak." Jawab Rina sambil cemberut yang kemudian tertawa.



Apapun yang terjadi, aku senang semuanya baik-baik saja.


'Semoga kau lekas sembuh, Rina.'


Setelah berbincang sejenak, aku segera kembali ke tempat penyewaan kapsul dengan taksi online dan kembali masuk ke dunia Re:Life.


Ya, aku punya pertempuran yang harus kuhadapi di sana.


...___________________________________...


...[Sebelum lanjut membaca]...


...[Ada baiknya untuk menekan tombol Like]...


...[Dan juga meninggalkan komentar dalam bentuk apapun]...


...[Tak ada ruginya bagi kalian]...


...[Tapi percayalah, hal sederhana itu yang menyemangatiku untuk terus menulis]...