
...[Ibukota Kerajaan Salvation, Reinard, kini telah menjadi reruntuhan!]...
...[Apakah penyebabnya yaitu serangan dari Kerajaan Farna?]...
Berbagai macam situs berita mulai membahas mengenai hal yang sama yaitu runtuhnya Kota Forgia dalam semalam dunia virtual. Dengan kata lain, hanya sekitar 1 hingga 2 jam waktu dunia nyata saja.
Penyebab keruntuhan Kota ini masih tidak diketahui secara pasti oleh banyak player karena kurangnya bukti nyata berupa rekaman ataupun foto.
Akan tetapi beberapa sumber menyebutkan hal sebagai berikut.
"Aku bersumpah! Saat itu aku sedang menikmati makanan di sebuah kedai! Tiba-tiba saja terjadi keributan dan beberapa orang memandu kami untuk meninggalkan Kota ini karena Prajurit Kerajaan Salvation mulai membantai rakyat mereka sendiri!
Segera setelah semua penduduk keluar dari dinding kota, hal yang sangat menakjubkan terjadi! Aku melihat lingkaran sihir terbesar yang menghasilkan pusaran air di daratan lalu meratakan kota itu! Sungguh aku tidak berbohong!" Jelas seorang Pria paruh baya yang sedang diwawancarai salah satu stasiun televisi itu.
Di sisi lain, atau lebih tepatnya di MeTube, banyak orang yang mengunggah kejadian akhir setelah runtuhnya Ibukota itu.
Seperti halnya yang diunggah oleh seorang pemain bernama [Nia] yang berasal dari Indonesia.
Pemain pemula yang hanya bermain Re:Life untuk melakukan Review kuliner itu merekam keadaan Reinard setelah hancur.
Dengan mode kamera 1st point of view, wanita itu berjalan sambil menjelaskan apapun yang Ia lihat.
"Gaes, seperti yang bisa kalian lihat sendiri. Puing-puing bangunan ada di mana-mana." Ucap Nia sambil berjalan.
Suara retakan batuan yang Ia injak terus menerus terdengar di setiap langkahnya.
"Tunggu, ada penjaga. Aku harus bersembunyi." Ucap Nia dengan lirih.
Ia pun nampak segera bersembunyi di balik sebuah dinding yang entah dari bangunan apa.
Tapi persembunyiannya yang setengah matang itu tentu saja membuatnya ketahuan.
"Apa yang kali lakukan disini? Warga sipil dilarang untuk masuk." Ucap sang penjaga atau prajurit kerajaan Salvation sambil mengarahkan tombaknya ke leher Nia.
"Tu-tunggu! Aku hanya melihat-lihat keadaan...."
Video di dunia Re:Life pun berakhir disana karena kepala Nia telah terpenggal.
Setelah itu, Nia melanjutkannya dengan video yang nampak berasal dari kamarnya.
"Apakah kalian lihat sendiri gaes? Aku hanya melihat-lihat keadaan hancurnya sebuah kota! Tapi prajurit Salvation itu membunuhku bahkan tanpa memberi kesempatan untuk berbicara! Jadi teori konspirasi mengenai busuknya Kerajaan Salvation telah terbukti! Lalu...."
Nia pun kemudian melanjutkan videonya dengan membicarakan mengenai teori konspirasi. Meski tak bisa dibuktikan kebenarannya, kesalahannya juga sama saja tak bisa dibuktikan.
Hal itulah yang cukup digemari oleh banyak penonton MeTube di seluruh dunia, terutama Indonesia.
Channel kecil yang awalnya hanya membahas masalah kuliner itu, kini mulai membahas teori konspirasi.
Subscribernya pun melejit dari 12.000 memjadi 340.000 hanya dalam beberapa hari saja.
Tapi pada akhirnya, tak ada yang tahu pasti mengenai penyebab hancurnya Kota Reinard.
...***...
...Di sebuah ruangan Bawah Tanah...
"Kugh.... Kalian...."
Terlihat seorang Pria yang terikat di sebuah kursi besi. Ia nampak dirantai dari berbagai sisi sehingga membuatnya tak mungkin bergerak atau berulah.
"Kami adalah perwakilan dari Raja Arlond. Lebih tepatnya organisasi kegelapan yang bekerja untuk melayaninya." Ucap seorang wanita yang mengenakan topeng dan jubah hitam itu.
Mendengar hal itu, Pria yang terikat, atau lebih dikenal dengan panggilan Chris itu nampak tersenyum.
"Buahahaha! Bunuh saja aku! Asalkan kau tahu aku adalah...."
"Player kan? Kami para NPC juga memahami bahwa kalian bisa hidup kembali. Maka dari itu banyak sekali prajurit yang masih berpatroli di Reinard karena menunggu kebangkitanmu kan?" Tanya sang wanita dengan suara yang seakan tak tertarik sama sekali.
Mendengar jawaban itu, Chris hanya bisa merinding. Itu karena semua rencana pelariannya seakan bisa terbaca dengan begitu mudah.
Tapi sebelum sempat melontarkan satu pun kata keluhan, sang Pria yang merupakan Assassin itu terlebih dahulu angkat bicara.
"Asal kau tahu, kami tak peduli dengan nyawamu. Tapi kau adalah jaminan bagi kami. Yang Mulia Arlond meminta kami berdua untuk menahanmu disini hingga seluruh Kerajaan termasuk Menterimu memilih untuk menerima perdamaian itu. Tentu saja, kau bisa memilih untuk melanjutkan perang dimana kami akan menguasai seluruh wilayah Kerajaan Salvation dengan segera."
Chris sedikit ketakutan mendengarkan perkataan terakhir yang diucapkan oleh Pria Assassin itu.
'Menguasai Salvation?! Jika dengan kemampuan mereka saat ini, kurasa bahkan Salvation sekalipun takkan bisa bertahan. Kehilangan gelarku sebagai Raja sangatlah buruk.... Tapi setidaknya jika aku masih bekerjasama dengan Eric, meski harus membayar uang sebesar itu, maka aku masih bisa melakukan sesuatu.' Pikir Chris dalam hati.
"Perdamaian apanya?! Bukankah itu hanya pemerasan?!" Balas Chris kesal.
"Hmm? Jadi kau tahu yang dimaksud dengan pemerasan? Kupikir kau tidak tahu mengingat seluruh tindakanmu selama perang ini adalah untuk memeras Kerajaan Farna."
Chris mulai sedikit tersadar atas apa yang dilakukannya.
Ia mulai menyadari bahwa keserakahannya hingga hari ini telah terlalu berlebihan, bahkan hingga membuat banyak anggotanya kesal padanya. Meski begitu, Ia tetap terus berusaha untuk memenuhi keinginannya apapun yang terjadi.
Yang dibutuhkannya saat ini hanyalah sedikit dorongan dan kepastian untuk....
"Tenang saja. Yang Mulia Arlond menjelaskan kepada kami bahwa Player akan mengalami penderitaan hebat jika ditahan di dunia ini selama 10 hari saja. Bukankah itu kelemahan yang sangat memalukan? Ah dan juga, kami bisa melakukan sedikit permainan untukmu." Ucap sang wanita sambil menancapkan pisaunya ke sebuah meja.
Pada saat itulah, tekad Chris sudah bulat.
"Aku akan menerima perjanjian perdamaian itu jika aku bisa membayar permintaan kalian dalam tempo 10 tahun. 6 juta koin emas per tahun, apakah bisa?"
Para Assassin Guild yang melayani Arlond secara langsung itu segera tersenyum. Mereka diberi kebebasan untuk bertindak dan mengambil keputusan selama Arlond tak hadir.
Oleh karena itu, fleksibilitas mereka harus sangatlah tinggi untuk menghadapi situasi semacam ini.
Assassin Guild ini dibentuk sedikit lebih awal dibandingkan dengan pembentukan pasukan Elit selama 20 bulan itu. Pembentukan Guild ini bahkan tanpa sepengetahuan Pahlawan Farna, para Menteri dan bahkan Eric sekalipun.
Dengan jumlah total eksekutif sebanyak 13 orang, dan anggota inti sebanyak 100 orang, mereka adalah pengumpul informasi dan juga pedang paling tajam dan paling mematikan yang pernah terbentuk oleh Kerajaan Farna.
Peranan mereka dalam penyerangan sebelumnya?
Tentu saja sebagai pelaksana Rencana B jika Salvation menolak perdamaian yang diajukan.
Pada saat Chris melakukan negosiasi itu....
"Kami akan memperbolehkan pembayaran setiap satu tahun jika yang kalian bayarkan adalah 8 juta koin emas. Apakah kau mengerti?" Tanya sang Pria Assassin itu.
"Kalian bercanda?! Bukankah itu lebih dari...."
"Kami sudah berbaik hati dengan menerima pembayaran secara berkala. Jika kau menolaknya, opsi 60 juta di muka juga bisa dilakukan." Ucap sang Wanita Assassin sambil tersenyum mengerikan.
Pada akhirnya, Chris menerima sedikit 'permainan' ringan sebelum menyetujui sepenuhnya syarat Kerajaan Farna untuk membayar 8 juta koin emas per tahunnya.
Tentu saja, hal yang menjadi pertimbangan terkuatnya adalah keselamatan Kerajaan Salvation yang bisa kapan saja mereka hancurkan.
Chris berpikir bahwa menerima perdamaian ini dapat menyelamatkan kerajaannya walaupun akan memberikan kesulitan yang luarbiasa.
Dan dengan itulah, keterpurukan Kerajaan Salvation dimulai hari itu.