
...Ibukota Kerajaan Farna...
...Forgia...
Beberapa hari setelah penghormatan kepada Raja Trias, akhirnya hari yang dinantikan telah tiba.
Nampak sosok seorang Pria dengan zirah perak yang berkilau mulai berjalan mendekati ke sebuah tempat. Tempat yang seharusnya merupakan istana itu, kini telah menjadi reruntuhan.
Di ujung tempat itu, nampak sebuah singgasana kecil untuk menggantikan singgasana yang sebelumnya telah hancur itu.
Di sisi kiri dan kanan jalan Pria itu, terlihat ratusan Ksatria yang berbaris dengan rapi. Mereka semua mengangkat sebuah bendera dengan lambang api merah menyala.
Pria berzirah perak yang bernama Arlond itu berjalan di bawah naungan bendera Kerajaan Farna.
‘Tap…. Tap….’
Ia terus melangkah hingga akhirnya sampai di depan singgasana kecil itu.
Arlond segera membalik badannya dan duduk di singgasana itu.
Pada saat itulah….
“Hidup Raja Arlond!!!”
“Pahlawan kami, Raja Arlond!!!”
Terdengar sorak yang begitu meriah dari luar reruntuhan istana itu. Arlond yang mendengarnya terlihat tersenyum tipis.
‘Eric. Aku takkan melupakan jasamu hingga kapanpun. Hingga akhir dari dunia ini, aku akan selalu berada di sisimu.’ Ucap Arlond dalam hati.
Setelah itu, Arlond nampak mengangkat tangan kanannya dan memulai pidatonya sebagai Raja baru.
Hingga akhirnya, upacara pelantikan Raja baru ini berakhir.
Seorang Raja yang terlahir dari kalangan Ksatria karena seluruh penerus dan bangsawan telah terbunuh. Sisanya? Hanyalah seorang pahlawan yang menyelamatkan Kerajaan Farna dari bahaya iblis tingkat tinggi.
...***...
...Kota Lesta...
...Necropolis Evan...
“Itu saja yang dapat kulaporkan, Tuanku.” Ucap Lucien sambil menundukkan badannya kepadaku.
“Terimakasih, Lucien. Akhirnya, Kerajaan Farna telah berada di bawah naungan Origin.” Ucapku sambil memandangi ke arah Kota Forgia.
“Eric, apakah persiapannya telah selesai?” Tanya Evan.
“Tentu saja, kini yang ada hanyalah menunggu kedatangan tamu kita. Semuanya akan kupercayakan padamu.” Balasku.
“Tenang saja. Aku hanya harus tampil seakan mengendalikan monstermu kan? Itu adalah hal yang mudah.” Balas Evan.
“Kalau begitu, bagaimana jika kita kembali meningkatkan jumlah jiwa yang kau miliki?”
...***...
...Perbatasan Kerajaan Farna...
2 minggu lebih telah berlalu. Kini, hari yang dinantikan telah tiba.
Sebuah hari dimana musuh umat manusia bernama Evan akan dimusnahkan dari dunia ini.
Di perbatasan Kerajaan Farna, wilayah Timur, nampak dengan jelas ratusan ribu Prajurit sedang berjalan dengan rapi. Mereka merupakan gabungan kekuatan dari Teokrasi Julia, Kerajaan Suci Celestine dan Federasi Pedagang.
Jumlah mereka? Mencapai angka 1 juta Prajurit.
Pasukan yang berasal dari Kerajaan Suci Celestine :
100 Inquisitor dengan level diatas 180 dan perlengkapan tingkat Epic keatas. Mereka merupakan salah satu pasukan khusus terkuat di Benua Tengah. Seluruh Inquisitor diberkati oleh Dewi Celestine secara langsung sehingga meningkatkan kekuatan mereka.
150.000 Sword Levies dengan level sekitar 65 serta perlengkapan Normal. Mereka merupakan pasukan pedang dan perisai yang memiliki perlengkapan rendah. Termasuk juga tingkat pelatihan mereka.
125.000 Spear Levies dengan level sekitar 60 serta perlengkapan Normal. Dengan senjata utama yaitu tombak memberikan mereka keunggulan jangkauan dibandingkan dengan pedang.
180.000 Archer Levies dengan level sekitar 60 serta perlengkapan Normal. Mereka menggunakan senjata panah dan busur.
120.000 Horsemen atau pasukan penunggang kuda dengan level mencapai 90 keatas dan perlengkapan tingkat Rare. Horsemen adalah penunggang kuda ringan dengan senjata tombak dan pedang.
Pasukan yang berasal dari Teokrasi Julia :
Sainteess Lorelei yang memiliki level diatas 300 dan membawa Relik Dewi Julia.
100.000 Holy Priest dengan level sekitar 85 dan perlengkapan tingkat Rare. Kemampuan utama dalam menggunakan sihir Support seperti Heal dan Buff untuk meningkatkan kekuatan pasukan memegang peranan penting dalam peperangan ini.
50.000 Supply Wagon. Supply Wagon merupakan kereta kuda yang berisi penuh dengan perlengkapan perang serta kebutuhan pasukan seperti makanan, minuman dan tenda. Untuk perjalanan yang sangat jauh, keberadaan Supply Wagon sangatlah penting.
Pasukan dari Federasi Pedagang :
25.000 Mercenary Warrior dengan level sekitar 80. Mercenary merupakan tentara bayaran yang akan memberikan pedang mereka demi uang. Sebagian besar tentara bayaran berkumpul di daerah Federasi Pedagang karena sering mendapatkan pekerjaan yang menguntungkan disana.
50.000 Mercenary Spearmen dengan level sekitar 70. Pasukan tombak yang jauh lebih terlatih daripada Spear Levies.
20.000 Mercenary Crossbowmen dengan level sekitar 75. Merupakan pasukan pemanah yang menggunakan Crossbow. Memiliki daya tembus dan daya serang yang jauh lebih tinggi daripada busur. Sebagai gantinya, mereka kehilangan kecepatan penggantian anak panah secara signifikan.
10.000 Mercenary Rider dengan level sekitar 100. Penunggang kuda kelas ringan dengan kapak satu tangan sebagai senjata utama mereka. Kehadiran mereka adalah mimpi buruk karena kecepatan yang tinggi dalam menyerang.
Perintah penaklukan ini diberikan secara langsung oleh Uskup Agung Kerajaan Suci Celestine kepada seluruh Kerajaan di Benua Tengah. Termasuk Kekaisaran Avertia dan Kerajaan Salvation.
Tapi sungguh disayangkan, bahwa yang menerima panggilan penaklukan ini hanya Federasi Pedagang dan juga Kerajaan Farna. Kerajaan yang lain termasuk Kekaisaran Avertia nampaknya menghiraukan ancaman yang sedang terjadi.
Di bagian terdepan dalam barisan pasukan itu….
“Apa yang dipikirkan oleh Kekaisaran Avertia untuk tidak ikut serta dalam penaklukan ini?!” Teriak seorang Wanita berambut perak yang sedang menunggangi kuda putih, Evalina.
“Kurasa mereka kehilangan kepercayaan kepada Kerajaan Suci Celestine semenjak insiden Necromancer itu mengamuk di Kekaisaran Avertia, Nona Evalina.” Jawab seorang Pria dengan rambut pirang yang sedang menunggangi kuda hitam, Leo.
“Meski begitu, Necromancer itu adalah ancaman bagi dunia. Jika penaklukan ini mengalami kegagalan, bukankah itu juga menjadi berita yang buruk bagi mereka?” Tanya Evalina.
“Aku sendiri juga kurang memahami pola pikir Kaisar. Setidaknya mereka bisa mengirimkan beberapa Royal Imperial Knights mereka ke medan perang.” Balas Leo.
Mereka melanjutkan perjalanan secara perlahan. Hingga akhirnya, salah seorang kurir kembali untuk memberikan laporan mengenai keadaan di Kerajaan Farna saat ini.
“Lapor! Raja Arlond dari Kerajaan Farna menyanggupi panggilan perang dengan menyiapkan 30.000 lebih pasukan!” Ucap seorang dengan pakaian zirah kulit itu.
“Sedikit sekali. Lagipula siapa ini Raja Arlond? Dimana Raja Trias?” Tanya Evalina kebingungan.
“Raja Trias telah terbunuh oleh serangan penyusup dari pihak Necromancer Evan. Sedangkan Arlond adalah seorang pahlawan yang telah lama melindungi Kerajaan Farna, termasuk membunuh salah satu Iblis tingkat tinggi yang menyusup.” Balas Kurir itu.
“Bagaimana menurutmu, Leo?” Tanya Evalina.
“Aku mengenal nama sebagian besar pahlawan di dunia ini. Selama 137 tahun hidupku, aku belum pernah mendengar nama Arlond dari Kerajaan Farna. Mungkin Ia baru saja memperoleh namanya dengan melawan para Undead itu.” Balas Leo sambil menggenggam pedangnya.
“Apapun itu, setidaknya Ia memiliki niat baik untuk mendukung penaklukan ini. Yah, walaupun Kerajaannya sendiri yang paling dirugikan dengan kehadiran Necromancer itu. Mampu menyiapkan 30.000 lebih pasukan saja sudah cukup hebat bagi Kerajaan yang sedang dalam keadaan kritis.” Lanjut Leo sambil memandangi arah Barat Daya.
Seluruh pasukan gabungan itu pun melanjutkan perjalanan mereka menuju Kota Kematian, Lesta.
Player yang melihat barisan pasukan sebanyak ini memiliki beberapa jenis reaksi.
Yang pertama, mereka memutus untuk bergabung dengan pasukan itu. Mereka menganggap bahwa ancaman bernama Evan ini harus ditaklukkan dengan kekuatan sebesar mungkin.
Kemudian yang kedua yaitu segera Log Out dan mengabari dunia akan adanya pasukan ini. Tentu saja mereka menerima reaksi yang positif.
Sementara yang ketiga yaitu segera mengambil kamera hologram mereka dan merekam semua kejadian ini.
Mereka beranggapan bahwa pasukan sebesar ini pasti akan menjadi konten yang sangat laris di MeTube. Apalagi pertempuran antara pasukan pihak manusia dan Undead.