The Dungeon Master

The Dungeon Master
Chapter 56 - Dungeon Origin


“Apakah kau sudah siap, Eric?” Tanya Elin dengan tatapan mata yang tajam.


“Ya, aku sudah siap.” Jawabku singkat.


Kini didalam Inventoryku sudah terdapat uang yang jumlahnya mencapai 52.000 koin emas. Bahkan tersisa 2.000 koin emas untuk menggunakan skill itu.


“Install Dungeon!” Teriakku sambil mengarahkan lengan kananku kedepan.


...[Penempatan Dungeon akan segera berlangsung!]...


...[Silakan tentukan wilayah yang akan dijadikan Dungeon!]...


Di hadapanku muncul sebuah jendela menu yang menampilkan peta 3 dimensi. Peta ini menunjukkan wilayah di sekitar Kota Origin. Aku pun segera menekan tiap bagian yang meliputi wilayah Kota Origin. Setiap kali aku menekannya, peta yang awalnya berwarna merah kini berubah menjadi hijau.


Jujur saja aku ingin menekan semuanya tapi nampaknya sistem membatasi wilayah Dungeon. Aku pun memilih seluruh wilayah Kota Origin ditambah wilayah sekitarnya, termasuk area yang bahkan belum kujangkau dibawah tanah.


Setelah penentuan lokasi Dungeon selesai, sistem kembali memunculkan notifikasinya.


...[Apakah Anda telah yakin dengan pilihan lokasi Anda?]...


...[Ya] [Tidak]...


[Lokasi yang telah dipilih tidak dapat diubah!]


Aku pun segera menekan tombol ya. Bagaimanapun, wilayah yang aku tentukan menjadi Dungeon Origin sekitar 5x lipat lebih besar dari keseluruhan Kota Origin dan seluruh wilayah produksinya. Aku sudah cukup puas dengan hasil ini.


...[Wilayah Dungeon telah ditentukan!]...


...[Silakan beri nama Dungeon!]...


“Origin.” Ucapku singkat sambil mengetikkan tulisan itu di jendela menu yang muncul di hadapanku. Elin yang berdiri di sebelahku menyaksikan semuanya dengan tenang.


...[Tentukan Efek Spesial Dungeon Origin!]...


Aku pun menunggu notifikasi menu berikutnya muncul. Tapi setelah sekian lama menunggu, hanya satu kalimat notifikasi itu saja yang menunggu jawabanku. Setelah menoleh ke arah Elin, Ia hanya menggelengkan kepalanya dan mengangkat bahunya menunjukkan dia tidak paham maksud dari notifikasi sistem yang muncul.


“Kota Origin merupakan wilayah yang akan kita jadikan sebagai tempat produksi kan, Eric? Bagaimana jika kau menyebutkan peningkatan produksi?” Ucap Elin.


“Baiklah, akan kucoba. Sistem! Efek yang akan kupilih yaitu peningkatan produksi wilayah Dungeon Origin!” Balasku kepada pertanyaan sistem yang ada di hadapanku.


Jujur saja aku tidak yakin bahwa sistem dapat memahamiku. Aku berpikir bahwa sistem yang muncul hanya berupa pilihan. Tapi memberikan pertanyaan tanpa pilihan? Aku tidak yakin. Namun semua itu terjawab ketika notifikasi sistem kembali muncul di hadapanku.


...[Memproses Informasi….]...


...[Menganalisa Informasi….]...


...[Mempelajari Sejarah….]...


...[Menganalisa Dungeon….]...


Puluhan notifikasi sistem yang aneh muncul di hapanku.


“Apa maksudnya ini? Apakah sistem mampu memahami maksudku?” Tanyaku heran. Tapi Elin segera menjawab semua itu.


“Ternyata kau lebih bodoh dari yang kukira ya, Eric? Apakah kau sadar bahwa Oliver, Tasmith dan seluruh NPC yang ada dunia ini merupakan bagian kecil dari kecerdasan Super Computer : Genesis? Memahami permintaanmu yang sederhana itu hanyalah masalah sepele bagi sistem!” Jawab Elin dengan nada yang mengejek.


‘Sialan, padahal sebelumnya dia juga bilang tidak tahu!’ Ucapku dalam hati.


Tapi kini aku paham. Oliver yang sudah kuanggap sangat cerdas bahkan melebihi diriku hanyalah sebagian kecil dari kemampuan Genesis. Memahami permintaanku untuk meningkatkan produksi Dungeon merupakan hal yang sangat kecil baginya.


Setelah beberapa menit bermunculan notifikasi yang berupa pemrosesan informasi oleh sistem….


...[Peningkatan Produksi di wilayah Dungeon Origin telah ditentukan!]...


...[Seluruh hasil penambangan akan meningkat sebesar 50%]...


...[Seluruh hasil pertanian dan peternakan akan meningkat sebesar 100%]...


...[Kemampuan kerja seluruh penduduk akan meningkat sebesar 25%]...


...[Regenerasi Stamina seluruh penduduk akan meningkat sebesar 33%]...


...[Regenerasi Mana seluruh penduduk akan meningkat sebesar 33%]...


...[Regenerasi Health Point seluruh penduduk akan meningkat sebesar 33%]...


...[Dungeon Origin telah resmi didirikan!]...


Akhirnya notifikasi sistem yang menunjukkan efek spesial dari Dungeon Origin telah selesai. Reaksiku dan Elin sama persis. Kami berdua hanya bisa membuka mata dan mulut kami selebar mungkin.


“Li-limapuluh persen?! Hah?” Teriak Elin.


“Selain itu…. Hah?!”


Kami berdua kebingungan. Jujur saja aku dan Elin hanya berharap bonus seperti peningkatan hasil tambang dan pertanian sebesar 10%. Tapi nampaknya sistem memberikan bonus yang jauh melampaui imajinasiku dan Elin.


Ya, sistem mempelajari mengenai pembentukan Dungeon ini dan menentukan bonus dari efek spesial yang tepat. Permasalahan pangan adalah yang paling mencegah kota ini untuk berkembang lebih lanjut. Sistem memahami itu dan memberikan bonus peningkatan produksi pertanian dan peternakan sebesar 100%.


Begitu juga dengan bonus yang lain. Semua telah dipertimbangkan oleh sistem sesaat setelah aku menyebutkan peningkatan produksi.


“Bu-bukankah ini sangat luarbiasa, Elin?!” Teriakku histeris dengan sangat bahagia.


“Luarbiasa? Ini sangat luar luar luar luarbiasa!!!” Teriak Elin menjawab pertanyaanku.


Setelah Kota Origin berubah status menjadi Dungeon Origin, semua Buff dari bonus Dungeon segera diaplikasikan. Yang paling nampak adalah regenerasi HP, MP dan SP yang menjadi semakin cepat. Dengan Buff ini, aku dan Elin mampu memanggil lebih banyak monster lagi.


“Eric! Jika terus seperti ini, nampaknya membangun Kerajaan Monster bukanlah hal yang mustahil lagi!” Teriak Elin dengan tiba-tiba.


“Tapi bukankah kerajaan manusia yang ada di permukaan masih jauh mengungguli kita?” Balasku.


Ya, perkataanku bukanlah tanpa alasan. Bahkan kerajaan kecil milik Chris, Kerajaan Salvation memiliki setidaknya 6 kota besar dan puluhan pedesaan serta beberapa kastil. Selain itu juga terdapat kota-kota kecil dan sedang. Total penduduk yang merupakan NPC mencapai lebih dari 15 juta jiwa. Itu semua belum termasuk Player yang tinggal di kerajaannya.


Jika dibandingkan dengan Origin yang hanya memiliki 1 kota meskipun dipisahkan menjadi 5 lantai dan jumlah penduduk yang hanya 120.000, perbandingannya sangatlah jauh.


Lagipula, pertumbuhan NPC manusia sangatlah cepat!


Mereka akan mencapai kedewasaan atau berumur 18 tahun dalam waktu 3 tahun dunia Re:Life saja! Meskipun setelah itu mereka akan menua layaknya manusia di dunia nyata. Hal ini menyebabkan pertumbuhan populasi manusia sangatlah cepat.


Semua ini dipertimbangkan oleh pihak pengembang Re:Life agar manusia tidak mudah punah, mengingat ras lain memiliki kemampuan yang pada umumnya melebihi manusia. Tapi itu merupakan kisah untuk lain waktu.


“Hmm… jika dipikir-pikir lagi memang tidak mustahil. Tapi kita butuh waktu yang cukup lama untuk sampai kesana.” Balasku kepada Elin.


“Siapa yang peduli dengan waktu yang lama? Yang terpenting kita bisa sampai kesana!” Balas Elin menggebu-gebu dengan mengepalkan kedua tangannya. Ia nampak begitu bersemangat.


“Baiklah, Elin. Kita akan menggapainya secara perlahan. Tapi kau tahu kan prioritas kita berikutnya?” Tanyaku kepada Elin.


“Tentu saja aku tahu! Kita akan memanggil lebih banyak monster kan?!”


“Bodoh, kalau itu sudah jelas. Tapi ada hal lain yang lebih penting. Sekarang kita perlu meningkatkan perlengkapan kita. Kita akan menabung uang untuk memesan perlengkapan kepada Aamori. Mungkin sebagian perlengkapan lainnya kita bisa meminta kepada Tasmith. Tapi untuk perlengkapan utama seperti senjata aku yakin meminta kepada Aamori merupakan pilihan yang bijak.” Jawabku dengan rinci.


“K-kau! Sejak kapan aku memperbolehkanmu memanggil diriku yang hebat ini dengan kata bodoh?!” Teriak Elin sambil memukuliku dengan kedua tangannya.


...___________________________________...


...[Sebelum lanjut membaca]...


...[Ada baiknya untuk menekan tombol Like]...


...[Dan juga meninggalkan komentar dalam bentuk apapun]...


...[Tak ada ruginya bagi kalian]...


...[Tapi percayalah, hal sederhana itu yang menyemangatiku untuk terus menulis]...