Suamiku Gemulai

Suamiku Gemulai
Cobaan terberat


"Mau kemana? Hem?" Tanya Ema, sembari memegangi tangan istrinya itu yang akan melarikan diri.


"Ampun, jangan menghukumku." Rengek Fika, sembari menghentakan tangannya pelan agar cekalan tangan suaminya itu terlepas.


"Tenang saja, aku tidak akan menghukum kamu sekarang, tapi nanti jika junior sudah kuat." Ucap Ema tegas dan menatap tajam istrinya, kemudian ia menarik tubuh Fika masuk kedalam dekapan hengatnya.


Fika merasa takut dan menelan ludahnya dengan kasar saat mendengar ucapan suaminya itu.


Dia ini sebenarnya singa atau panda sih? Sifatnya kadang menyeramkan dan juga sangat lembut. Batin Fika, di dalam dekapan Ema.


Sedangkan Ema tersenyum geli dalam hati, ketika melihat wajah istrinya yang terlihat takut.


"Kamu takut ya?" Tanya Ema, sembari mengusap rambut Fika dengan lembut dan sesekali ia mencium kening istrinya.


"Iya, kamu sangat seram jika berubah menjadi jantan." Ucap Fika jujur, sambari mengendusi dada bidang suaminya itu.


Ya ampun kenapa dia selalu wangi sih? Perasaan sabun dan shampo kita sama, tapi kenapa bisa sewangi ini. Ah, rasanya aku ingin berada di dipelukkannya terus. Batin Fika, meronta dan terus mengendusi wangi tubuh suaminya yang menurutnya wangi dan membuatnya candu.


"Maaf karena membuatmu takut, Sayang."


"Tidak hanya aku yang takut, tapi baby kita juga takut." Ucap Fika dengan manja, dan masih mengendusi dada bidang itu.


"Benarkah?" Dan Fika mengangguk di dalam dekapannya.


"Kenapa kamu jadi manja begini sih?" Tanya Ema dengan heran. Karena tidak biasanya istrinya itu betah berada di pelukkannya, apalagi sejak tadi Fika terus menciumi dadanya, membuat si elang yang sudah bobo ganteng kini mulai mengangkat kepalanya lagi.


"Pengen saja, lagian ini juga bukan keinginanku bermanja tapi ini keinginan junior." Jawab Fika berkilah.


Bibir Ema berkedut dan ingin tertawa keras saat mendengar jawaban dari istrinya.


"Oh ya?"


"Iya, sudah diam saja kamu. Ini sangat wangi sekali sih." Ucap Fika, sembari mengusap-usap dada bidang Ema.


Boleh di gigit nggak sih? Aku gemas banget. Batin Fika, kemudian ia membuka mulutnya dan menggigit dada bidang suaminya yang polos itu dengan sangat gemas.


"Aww! Sayang sakit! Kenapa mengigitku?" Tanya Ema, lalu mendorong kepala istrinya agar menjauh dari dadanya.


"Aku gemas, apalagi dada kamu tembem kayak bakpao dan wangi lagi, jadi aku tidak tahan untuk menggigitnya." Ucap Fika, tersenyum senang dan memperlihatkan wajah imutnya.


"Sudahlah ayo kita tidur siang." Ucap Ema, lalu ingin mengambil kaosnya yang terletak tak jauh darinya.


"Jangan pakai baju." Rengek Fika, lalu merebut baju suaminya itu dan melemparkannya asal.


Lagi-lagi Ema hanya mendengus kesal, dengan kelakuan aneh istrinya itu.


Apa karena sedang hamil ya? Batin Ema bertanya.


"Sudah sini bobok, nanti aku peluk biar kamu tidak kedinginan." Ucap Fika, sembarin merebahkan dirinya diatas tempat tidur dan menepuk sebelahnya yang kosong.


Memang benar aku tidak kedinginan, tapi si elang yang gemetar dan menggiggil nanti karena tidak bisa memasuki terowogannya. Aduh elang, sabar ya. Batin Ema, sembari mengelus sesuatu yang menonjol di balik boxernya.


Dan akhirnya Ema merebahkan dirinya di samping Fika, dan dengan cepat Fika langsung naik ketubuh suaminya dan mengendusi dada Bidang Ema.


"Sayang, apa yang kamu lakukan?" Pekik Ema, ketika Fika naik keatas tubuhnya.


"Aku tidak melakukan apa-apa? Aku hanya ingin menghirup wangi tubuhmu saja. Sudah sana tidur." Ucap Fika tanpa beban.


Tahan Nue, ini adalah cobaan terberat dalam hidupmu. Batin Ema, sembari memejamkan matanya saat Istrinya itu menciumi dadanya dan berhasil membuat si elang mengepakkan sayapnya, bersiap untuk terbang


Semoga nanti anakku tidak seperti ibunya. Doa Ema dalam hati.


Terus kalau tidak mirip emak dan bapaknya, nanti mirip siapa dong? 😂


Kasih dukungan semampu kalian ya, nanti emak juga akan usahakan untuk crazy up terus.


Dukung dengan cara like, vote, kasih gift, dan komentar yang positif.


Semoga kalian terhibur dengan karya emak yang sederhana ini.🙏


Terimakasih😘


Bonus visual Nue yang ehem,