
Didalam kamar yang berukuran tidak terlalu besar itu, Bondan dan Rima sedang asik memadu kasih. Suara erangan dan desahaan yang tertahan itu terus terdengar dari kedua bibir yang saling sosor dengan sangat rakus.
"Ah, Bon," desaah Rima, melepaskan pagutannya dengan paksa, ketika ia akan mencapai puncak yang sudah kedua kalinya. Rima menginggit bibir bawahnya sendiri dan mendongakkan kepalanya ketika kenikmatan itu menghantam dirinya. Bondan bukannya menghentikan gerakkan, malahan terus menghujam istrinya dengan cepat membuat Rima semakin mendesah tidak karuan, hingga Rima sampai menggelengkan kepalanya berulang kali dan mencengkram bantal di sisi kanan dan kiri kepalanya.
"Argghhh," Rima mengerang panjang ketika ia sudah sampai pelepasan, nafasnya terengah dan tubuhnya terasa lemas bagai tak bertulang. Setelah istrinya mencapai pelepasan, Bondan menghentikan gerakannya dan merasakan bagian inti istrinya yang berdenyut kencang, Rajawalinya terasa dipijit, begitu nikamat yang ia rasakan. Kemudian Bondan menundukan badannya lalu meraup bibir pink yang terlihat bengkak itu dengan rakus, dan salah satu tangannya meremat dua bulatan kenyal itu bergantian.
"Bon, aku lelah," lirih Rima, setelah pagutan itu terlepas sesaat. Tubuhnya benar-benar merasa sangat lelah dan lemas, entah kenapa suaminya itu sangat kuat jika diatas ranjang padahal keduanya itu sudah bercinta hampir dua jam lamanya. Bahkan Bondan sampai melupakan makan siangnya yang sesungguhnya.
"Aku belum sampai, sebentar lagi," bisik Bondan lalu mencium bibir istrinya dan melakukan beberapa sentuhan agar istrinya itu bergairah kembali.
Melihat istrinya sudah sangat bergairah, Bondan pun mulai menggerakan pinggulnya lagi dengan tempo yang sedang, hingga dirinya mencapai pelepasan yang pertama kalinya.
"UGH," Bondan mengerang tertahan, dan menekan pinggulnya dengan kuat hingga kepala Rajawali mencapai titik yang terdalam.
Bondan langsung mencabut penyatuannya dan merebahkan dirinya di samping Rima, lalu mengecup pipi Rima dengan mesra dan memeluk tubuh yang sudah terkulai lemas itu.
"Aku lelah, Bon," gumam Rima dengan mata yang terpejam.
"Tidurlah," ucap Bondan, lalu ia mendudukan diri dan menarik selimut untuk menutupi tubuh polos istrinya.
Setelah itu ia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dari sisa percintaan panasnya.
Saat sudah di dalam kamar mandi, Bondan mengernyit heran ketika melihat benda pipih yang tidak asing menurutnya tergeletak di pinggiran bak mandi. Tangannya terulur untuk mengambil benda pipih itu dan melihatnya.
"Ah, syukurlah. Garis satu," gumam Bondan, tersenyum lega, kemudian ia membuang benda itu ketempat sampah yang ada di sudut kamar mandi tersebut.
Kemudian Bondan segera melakukan ritual mandinya dibawah guyuran shower.
Ngiler-ngiler deh kalian lihat roti sobek,,🤣🤣
*
*
*
Tidak berselang lama Bondan sudah selesai dengan rituall mandinya dan juga sudah berpakaian lengkap. Ia tersenyum saat melihat Rima masih tergolek lemas diatas tempat tidur, kemudian ia berjalan keluar kamar dan menuju ruang makan untuk menyantap makan siangnya. Perutnya benar-benar sangat lapar, lantaran tenaganya terkuras habis setelah menggempur istrinya hampir dua jam lamanya.
"Ah, aku lapar sekali," gumam Bondan, setelah mendudukan diri di kursi meja makan, lalu ia mengambil piring dan mengisinya dengan nasi, sayur dan juga lauknya. Hanya makanan sederhana saja, Rima memasak sayur bayam, dengan sambal terasi, dan lauknya tempe dan tahu goreng. Dan Bondan mulai memakan makanannya itu dengan sangat rakus.
Kayaknya ini naskah terhot yang pernah emak tulis ya?? Bener nggak sih?? Aku ngerasa feelnya itu dapet banget dan ngetiknya aja sampe ya gitu,,,,🤣🙏
Terimakasih dukungaannya ya sayang-sayangku,. dan jangan lupa dukung terus karya emak gesrek🥰
Dengan cara like, komentar, vote dan kasih gift seikhlasnya aja,,🥰