
❄SNOW FLOWER❄
EPISODE 09
"Eemmh Phoenix?"ucap permaisuri setelah melepaskan ciuman kaisar.
"Ada apa?"tanya kaisar sembari mengelus puncak kepala permaisuri.
"Itu.."
Ucapan permaisuri terpotong karna kedatangan Ye yin ia menuju kaisar dengan raut wajah nya yang terlihat cemas.
"Yang mulia kabar baik!"ucap Ye yin sembari berlutut.
"Ada apa?"tanya sang kaisar.
"Kabar baik apa?"tanya permaisuri yang juga ingin tahu.
"Pasukan kita memenangkan pertempuran di wilayah barat"
"Rombongan mereka sudah kembali"lanjut Ye yin.
"Tapi....."ucap ye yin yang ragu melanjutkan perkataan nya.
"katakanlah!"
"Jenderal Yun gugur dalam pertempuran!"
"Jenderal Yun?"tanya permaisuri dalam hati.
"Bagaimana keadaan Selir kehormatan yun?"tanya sang kaisar.
"Beliau sangat terkejut mendengar hal ini"
"Beliau pingsan dan belum sadarkan diri"lanjut Ye yin.
"Apa!!!"kaisar begitu terkejut mendengar hal itu.Dan langsung pergi begitu saja tanpa berkata sepatah kata pun dan meninggalkan permaisuri begitu saja.
Setelah waktu berjalan cukup lama.
"Ini sudah seminggu"pikir permaisuri dalam hati.
"Setelah kejadian itu kaisar tidak mengunjungi ku sama sekali"pikir permaisuri sekali lagi sembari menghela napas panjangnya.
"Yang mulia teh anda"ucap Hong lian yang tengah menyajikan teh untuk majikan nya.
Permaisuri hanya diam ia tampak telelap dalam lamunan nya.
"Sampai kapan permaisuri seperti ini?"tanya Hong lian dalam hati sembari beranjak meninggalkan permaisuri sendirian.
"Bagaimana?"tanya Min ru yang sedari tadi menunggu di luar kamar tidur permaisuri.
"Akhir-akhir ini beliau sering sekali melamun..,bahkan hampir tidak menghiraukan apapun yang ada di sekitar nya"ucap Hong lian menjelaskan.
"Apa karna kejadian seminggu yang lalu?"tanya Min ru.
"Aku benar-benar tak habis pikir ia meninggalkan ku begitu saja"pikir permaisuri sambil mengerucut kan bibir nya.
"Awas saja!,huh"
"Kaisar sialan itu langsung lupa akan diriku jika bertemu yang namanya Yun fei itu"cetus sang permaisuri.
"HACHOO"
"Apa anda baik-baik saja yang mulia?"tanya Selir kehormatan Yun.
"Iya"jawab sang kaisar singkat.
"Sepertinya ada yang sedang memaki ku"pikir nya dalam hati.
Di saat yang bersamaan.
"Aiihh,aku benar-benar bosan ingin sekali melakukan sesuatu"
"Apa ya?"pikir sang permaisuri sembari menyangga kepalanya dengan tangan kiri nya.
"Hmm, aku tau, aku pikir sudah lama sekali aku tidak jalan-jalan"
Setelah beberapa saat kemudian.
"Yang Mulia anda yakin keluar dengan pakaian ini?"tanya Hong lian.
"Ya..,entah apa yang terjadi jika aku keluar sebagai permaisuri yang ada semua orang akan heboh..."ucap permaisuri santai.
"Upss,maksudku...ah lupakan saja ayo kita ke pasar!"
"Baik yang mulia!"
"Aiii jangan panggil aku yang mulia..,panggil aku nona Lan"ucap sang permaisuri menegaskan.
"baik nona Lan"jawab Hong lian.
Di pasar..
"Hong lian lihatlah ke sana jepit rambutnya bagus-bagus..,ayo!"ucap permaisuri sembari menarik tangan Hong lian.
"Yang mul...,maksudku nona Lan"
"Jangan membantah..,pakai ini!"ucap permaisuri dengan mata melotot.
Tanpa basa-basi langsung saja permaisuri memakai kan jepit rambut yang ada di tangan nya pada rambut Hong lian.
"Wah kau sangat cantik"ucap permaisuri memuji.
"Nona jepit ini juga tidak kalah bagus"ucap pemilik toko memberikan jepit rambut emas berbentuk burung phoenix.
"Ini sangat cantik"ucap permaisuri menerima jepit itu.
"Anda benar,walau ini tak sebagus dengan jepit yang anda kenakan"ucap pemilik toko menatap permaisuri.
"Apa anda dari istana?"tanya pemilik toko tersebut.
"Ahhh,aku hanya seorang dayang di istana,ini..."
"Jepit yang ku pakai adalah pemberian majikan ku"ucap permaisuri agak ragu.
"Oh begitu"
Permaisuri terus bicara dengan santai,dan tak menyadari bahwa ada seseorang yang memperhatikan dirinya.
"Tuan apa yang sedang anda lihat?"tanya Ye ling pelayan pria tersebut.
"Apa kau melihat gadis itu..yang tengah memilih-milih jepit rambut?"tanya pria tersebut.
"Iya tuan wanita itu sangat cantik"jawab Ye ling.
"Begitu anggun bak seorang penguasa"lanjut Ye ling.
"Sebentar!,apa anda memikirkan hal yang sama dengan ku?"tanya Ye ling.
"Wahhh,sepertinya akan ada yang menjadi nyonya di kediaman anda!"ucap Ye ling kegirangan.
"Bagaimana menurut mu?"tanya pria itu sekali lagi.
"Aku akan mendukung anda!"ucap Ye ling yang begitu bersemangat.
Sesaat Ye ling kembali menatap permaisuri dan tak sengaja melihat Hong lian yang ada di samping nya.
"Itu kan..."
"Bagaimana pelayan pribadi permaisuri ada di pasar?"tanya Ye ling dalam hati.
"Apa yang kau pikirkan?"tanya pria tersebut.
"Tidak apa..."ucap Ye ling yang terus menatap permaisuri.
"ahh..,teman ku ini memang sangat pemalu"ucap permaisuri yang masih tidak menyadari tatapan Ye ling.
"Kukira siapa ternyata teman Hong lian,apa yang ku pikirkan permaisuri tidak akan pergi ke tempat seperti ini"pikir Ye ling.
"Tak heran aku mengira dia permaisuri,kulitnya putih dan ia begitu cantik..,aku tidak tau jika di sini ada gadis yang begitu cantik"pikir Ye ling.
"Di Negri ini Permaisuri terkenal akan kecantikan nya dan sampai saat ini tidak ada yang bisa menyaingi kecantikan nya"pikir Ye ling dalam hati.
Setelah waktu berjalan cukup lama.
Di istana naga kediaman sang kaisar.
Malam yang indah di kala itu.Bulan bersinar terang menyinari malam yang gelap saat itu,walau bentuk nya tak bulat sempurna.Di tambah angin sepoi-sepoi yang menyejukkan hati.
Di sana tampaklah sang kaisar tengah duduk dengan seorang pria menikmati teh di malam itu.Mereka tampak sangat akrab mulai dari cara mereka berbicara juga tingkah laku.
"Kau kembali tanpa mengabariku,kau mulai sombong ya sekarang"ucap kaisar menepuk punggung pria tersebut.
"Haiss,kau juga sama"
"Apa kau mengunjungi ku saat aku berada di sana?"pria itu malah bertanya lagi kepada sang kaisar.
"Hah,sudahlah kau sudah menyaingi diriku"ucap kaisar meledek.
"Tapi ini tidak adil,aku tak habis pikir kau dari kecil sudah bisa menguasai api dalam tubuh mu.."
"Hanya perlu beberapa bulan untuk sampai di tingkatkan 5"
"Tapi aku?..ini sudah 16 tahun sejak mendiang kaisar mengirimku kesana tapi aku masih di tingkatkan4"ucap pria itu merasa iri.
"Aku ini kakakmu..,jika kau berada di setingkat di bawah ku itu sudah menjadi salah satu yang terbaik"ucap kaisar menenangkan.
"Hah terserah"ucap pria itu dan langsung meminum secangkir teh yang ada di tangan nya.
TERIMAKASIH BUAT YANG MAU MAMPIR.
TINGGALKAN LIKE AND KOMEN
YANG MINTA FEEDBACK SILAHKAN.
JIKA KALIAN MENINGGALKAN KOMEN,TANPA KALIAN MINTA SAYA AKAN MENGUNJUNGI KARYA KALIAN
❤I LOVE U ALL❤