SNOW FLOWER

SNOW FLOWER
LUKISAN


❄SNOW FLOWER❄


EPISODE 11


Sang permaisuri duduk di tepi kolam sepanjang sore hari ini.Tanpa siapapun di dekatnya, sendirian dengan wajah nya yang muram.


"Malam nanti aku harus membawa apa ya?"Pikinya dalam hati.


"Benar-benar sial, tak ada satu ide pun yang melintas di pikiranku"Permaisuri menepuk jidat nya.


Sambil bangun dari duduknya permaisuri berkata"Aihh, lebih baik aku kembali"


Setibanya sang permaisuri di aula istananya..


"Wah ibu anda sudah kembali"Kata pangeran Ling menghampiri ibundanya itu.


"Apa yang membuatmu begitu senang?"Tanya permaisuri membelai kepala putranya itu.


Sembari menarik tangan ibundanya pangeran Ling berkata"Lihat lah lukisan ku!"


"Ahaa!, kau benar-benar pandai putraku"


"Ada apa dengan ibunda?"Tanya pangeran Ling dalam hati melihat tingkah ibu nya yang tidak biasa.


"Hong lian cepat siapkan alat untuk melukis!"Titah sang permaisuri meninggikan nada bicara nya.


"Baik yang mulia!"


Malam hari di istana naga...(kediaman kaisar)


Tampaklah para menteri kekaisaran tengah berbincang-bincang.


"Baru kali ini ada pesta ulang tahun selir yang di adakan secara besar-besaran di kediaman kaisar!"Kata salah satu menteri.


"Iya, Sebenarnya kaisar hanya ingin menghibur selir kehormatan Yun..."


"Aku sudah mendengar kabar bahwa jenderal Yun tewas dalam pertempuran di wilayah barat"Sahut yang lain.


"Sudah!, jangan membicarakan keluarga kekaisaran apabila kalian masih sayang pada nyawa kita"Kata menteri Liang mengingatkan.


"Ah,iya iya"


"Yang Mulia kaisar tiba!"


"Selir kehormatan Yun tiba!"


Mereka berdua berjalan menuju tempat tertinggi di aula utama istana naga.Dengan bangganya selir kehormatan Yun menduduki singgasana di samping kaisar.


Sembari mengangkat tangan kanan nya kaisar bertitah"Ayo mulai pesta nya!"


Semua orang di sana lantas bersorak"Selamat!"


"Apa kau puas?"Tanya kaisar kepada selir nya itu.


"Hamba sangat puas Yang Mulia!"Jawab selir kehormatan Yun.


Pesta malam itu begitu meriah.Semua orang bersenang-senang malam itu.Hingga....


Kedatangan permaisuri mengejutkan seisi aula istana.


"Yang Mulia permaisuri tiba!"


Mendengar itu alangkah terkejut nya selir kehormatan Yun.Ia lantas langsung bangun dari duduknya.



"Salam Yang Mulia!"


"Tidak perlu terkejut seperti itu!"


"Aku kesini hanya untuk mengucapkan selamat!"Kata sang permaisuri dengan wajah datar nya.


"Maaf atas ketidak sopanan hamba Yang Mulia"Ucap permaisuri agak membungkukkan badannya.


"Tidak apa-apa"Jawab kaisar agak ragu


"Maaf hamba datang terlambat,Hamba kira Yang Mulia mengadakan pesta untuk kembalinya pangeran Hui"


"Jadi hamba tidak menyiapkan hadiah apapun"Lanjut permaisuri menjelaskan.


"Tidak apa-apa permaisuri,Jika anda berkenan hadir itu sudah suatu kehormatan bagi saya"Jawab selir kehormatan Yun



"Hong lian!"


"Baik Yang Mulia!"Sahut Hong lian agak menundukkan kepalanya.


Tanpa berfikir panjang, Hong lian memberikan sebuah gulungan kertas yang sudah ia bawa sedari tadi kepada pelayan pribadi selir kehormatan Yun.Tanpa menunggu lebih lama lagi selir kehormatan Yun memerintahkan pelayan pribadi nya itu untuk membuka gulungan tersebut.


"Lukisan yang sangat indah Permaisuri"Puji sang kaisar melihat lukisan tersebut.


"Harap di ketahui ini permaisuri sendiri lah yang melukis nya,karena ini khusus untuk selir kehormatan Yun"Jawab Hong lian menjelaskan.


"Yang Mulia kau begitu tampan dalam lukisan ini"kata selir kehormatan Yun.


"Hei,berarti maksudnya sang kaisar yang ada di dekat mu itu tidak tampan?"Pikir permaisuri mengangkat alisnya.


"Hamba harus pergi,Kalian lanjutkan saja pesta nya!"Kata permaisuri beranjak meninggalkan aula di ikuti Hong lian.


"Baik,terimakasih atas Keikut sertaan anda permaisuri"sahut selir kehormatan Yun.


Permaisuri terus melangkahkan kakinya tanpa menghiraukan selir kehormatan Yun dan hanya menjawabnya dengan deheman"Hem".Ia tampak acuh tak acuh.Dan meninggalkan aula istana naga setelah itu.


"Hong lian,Min ru!"


"Iya Yang Mulia?"


"Kalian kembalilah ke istana phoenix duluan!, aku ingin jalan-jalan sebentar!"Kata permaisuri.


"Tapi!"Kata-kata Min ru terhenti saat Hong lian memegang tangan nya.


"Baik Yang mulia!"Hong lian mengiyakan.


"Kami izin undur diri!"Kata mereka berdua.


"Kenapa kau membiarkan permaisuri sendiri di malam hari?"Tanya Min ru.


"Karena permaisuri akan merasa tenang jika berada di sana!"Ucap Hong lian dengan ekspresi wajah yang sulit untuk di jelaskan.


"Hah?"


"Aku sudah ikut dengan permaisuri sejak ia berusia 10 tahun, aku begitu mengenalnya!"


"Beberapa tahun terakhir ini....beliau sering menyendiri, entah itu mengurung dirinya di dalam kamar sepanjang hari, ataupun kebiasaan beliau yang selalu menempatkan dirinya sendiri dalam bahaya"Kata Hong lian menceritakan kepiluan yang selama ini ia rasakan saat mendampingi junjungannya.


"Aku tidak pernah tau akan hal ini, yang ku lihat darinya adalah sikap dinginnya yang tidak bisa ku jelaskan"Jawab Min ru.


"Walau sikapnya dingin...,di balik semua itu beliau masih memiliki sisi yang lain, kehangat nya"Kata Hong lian dengan mimik sedih nya.


"Dulu beliau gadis yang begitu ceria...,semua yang ada pada dirinya begitu nyata"


"Hingga pada saat beliau naik tahta sebagai permaisuri..,Hidupnya berubah drastis..,bukannya tidak mendapat apapun,beliau juga kehilangan hal yang begitu berarti bagi nya"Lanjut Hong lian menjelaskan.


Mendengar penjelasan Hong lian..Min ru hanya bisa membisu.Ia berfikir apa itu alasannya kenapa ibu suri selalu berbelas kasih kepada permaisuri.


"Tidak ada yang menyangka seorang wanita yang di anggap kejam , dingin dan berwibawa seperti permaisuri.....dulunya hanyalah seorang gadis yang ceria,lugu,polos dan mudah di peralat"


"Walau cinta kaisar begitu dalam terhadap permaisuri sekali pun, itu tidak akan merubah kenyataan bahwa cinta Yang Mulia sendiri yang menghancurkan permaisuri,hingga beliau berwatak dingin seperti kebanyakan orang lihat"Lanjut Hong lian.


Di saat yang bersamaan.


Di tengah kegelapan,di halaman utama istana kekaisaran.Permaisuri duduk dengan santai nya memandang sang rembulan.Ia menghela napas nya seraya berkata"Bulan seindah-indah nya engkau akan terasa kurang jika tanpa adanya ribuan bintang di sekitar mu"


"Anda benar sekali nona!"Sahut seorang pria dari belakang permaisuri.


"Siapa kau?"Tanya permaisuri.


"Itu tidak penting"Jawab pria tersebut.


"Kukira kau seorang dayang,tapi...melihat pakaian yang kau kenakan sepertinya kau bukan seorang dayang seperti yang ku dengar dari mu kemarin"Lanjut pria tersebut.


"Bagaimana...."Kata permaisuri kebingungan.


"Bagaimana aku tahu?"Sela pria tersebut.



"Kalau boleh tau siapa namamu?"Tanya pria itu.


"Aku..."Kata-kata permaisuri terhenti.


"Jika aku mengatakan bahwa aku permaisuri..itu akan terdengar..."Pikir sang permaisuri dalam hati.


"Namaku Xin Tian"Jawab permaisuri agak ragu.


"Nama yang begitu indah Xin Tian!"Kata pria tersebut.


**OKE SEGINI DULU YA


JANGAN LUPA LIKE👍🏻, KOMEN💬, VOTE AND TAMBAHKAN KE +FAV KALO KALIAN SUKA.


YANG INGIN FEEDBACK SILAHKAN, JIKA KALIAN MENINGGALKAN KOMEN SAYA AKAN LANGSUNG MELUNCUR TANPA KALIAN MINTA.


 


❤WO AI NI❤**