SNOW FLOWER

SNOW FLOWER
DEWI BUNGA


 


❄SNOW FLOWER❄


 


EPISODE 13


"Yang Mulia, anda belum menjawab ada urusan apa sampai anda kemari?"Tanya Permaisuri yang lagi-lagi mencoba mencairkan suasana kala itu.


"Tidak ada alasan khusus"Jawab Kaisar menggaruk punggung lehernya.


"Apa aku harus punya alasan khusus untuk mengunjungi Permaisuriku?"Ucap Kaisar yang malah bertanya kembali kepada Permaisuri.


Dalam sesaat pembicaraan mereka terhenti saat Hong lian menyajikan secangkir teh untuk sang Kaisar.


"Hamba izin undur diri"


Beberapa saat kemudian.


"Haisss"Permaisuri menghela napasnya.


"Aku mau tanya biasanya gadis itu suka apa?"Tanya Kaisar mengalihkan topik pembicaraan.


"Hah?"


Pertanyaan sang Kaisar sontak saja membuat Permaisuri kebingungan.


"Untuk apa menanyakan hal itu padaku?"


"Bukankah kau ahli dalam merayu wanita"Lanjut Permaisuri tak mau tau.


"Itu..."Jawab Kaisar ragu.


"Apa maksud dia aku ahli dalam hal ini?"Tanya Kaisar dalam hati.


"Melihat ekspresi wajahnya apa dia cemburu?"Pikir Kaisar melihat Permaisurinya mengerucutkan bibirnya.


"Haisss, kenapa mukamu begitu,apa kau cemburu"Goda sang Kaisar mendekatkan bibirnya ke telinga Permaisuri.


"Mana ada!, siapa yang cemburu"Ucap Permaisuri mambantah omongan sang Kaisar.


Kaisar hanya menghela napasnya mendengar bantahan dari Permaisurinya.


Lalu merebahkan kepalanya di pundak Permaisuri.


"Benarkah?"Tanya Kaisar memeluk pinggang ramping Permaisuri dari belakang.


"Lagian untuk apa aku cemburu?"Tanya sang Permaisuri.


"Kalau di pikir aku sudah biasa seperti ini,lagipula semua orang itu sama datang kalau ada butuh,blalu kenapa aku harus cemburu hanya karna Kaisar playboy sepertimu, mimpi saja kau!"Gerutu sang Permaisuri.


"Aku bisa mendengarmu lho!"Kata kaisar menggigit telinga Permaisuri sekilas.


"Apa yang Kaisar ini lakukan?"Tanya Permaisuri dalam hati.


Setelah melepas gigitannya...ciuman Kaisar langsung mendarat di pipi Permaisuri.Hal itu membuat mata sang Permaisuri terbelalak.


"Apa yang membuatmu begitu terkejut?"Tanya Kaisar seolah tak terjadi apapun di antara mereka.


"Kau begitu dekat!"Jawab sang Permaisuri.


"Lalu?"Lanjut sang Kaisar yang malah mengencangkan pelukannya.


Permaisuri hanya diam melihat tingkah sang Kaisar yang makin menjadi-jadi.


Hal ini malah di manfaatkan oleh sang Kaisar.


Ia menciumi pipi Permaisurinya berulang-ulang hingga membuat Permaisuri jengkel.


Saat Permaisuri mengalihkan pandangannya kepada Kaisar dengan tak sengaja bibir mereka bersentuhan.


Tanpa berpikir panjang permaisuri menarik pandangannya kembali.


"Hai, kenapa kau sangat pemalu?"Tanya Kaisar yang lagi-lagi menggoda Permaisuri.


"Hentikan omong kosongmu!,atau aku akan memukul mu"Kata sang Permaisuri yang membuat Kaisar terkekeh.


"Baiklah-baiklah aku tidak akan menggodamu lagi!"Jawab sang Kaisar.


"Kenapa tingkahnya berubah?"Tanya permaisuri dalam hati.


"Benar-benar hebat!,dari Kaisar yang dingin berubah menjadi seorang mesum"


"Mungkin dia selalu melakukan ini terhadap Selir Yun jadi kebiasaannya itu ia bawa kemari saat mengunjungiku"Gumam sang Permaisuri.


"Lan'er....sampai kapan kau marah kepadaku?"Tanya Kaisar.


"Aku benar-benar..."Kata-kata kaisar di potong oleh sang Permaisuri.


Permaisuri mengubah posisi duduknya berhadapan dengan sang Kaisar seraya berkata"Bukankah kau sudah terbiasa akan hal ini!, dulu...kau bahkan tidak pernah mengunjungiku,untuk apa kau merasa bersalah hanya karna tidak mengunjungiku selama seminggu ini"


Sontak saja kata-kata Permaisuri membuat Kaisar membisu.


Mendengar gumaman Permaisuri, sang Kaisar sudah tidak bisa berkata-kata.Ia hanya diam dan perlahan agak menjauhkan diri dari Permaisurinya.


"Haisss"Permaisuri menghela napasnya.


"Musim panas akan segera berakhir"Kata Permaisuri.


"Aku tidak tau seberapa jauh aku bisa bertahan"Ucapnya lirih.


"Saat musim panas aku akan menghabiskan waktuku untuk berjemur di pantai bersama ayah dan ibu, menghangatkan tubuhku yang dingin ini..."Pikir sang Permaisuri.


Sembari berjalan menuju jendela kamarnya....


Tanpa di sadari air mata Permaisuri mulai menetes.


Permaisuri melihat di luar jendela tampaklah bunga-bunga mulai bermekaran di luar istana


Bukan hanya bunga lan yang melambangkan akan perwujudan dirinya di mata para dewa-dewi.Bunga-bunga lain juga ikut bermekaran seolah dewi bunga sendiri yang meminta mereka mempersembahkan keindahan musim semi yang indah dan tenang kepada yang tersayang,untuk menemaninya di kala kesedihan melanda nya.


"Ibu!"Rintih permaisuri


"Bagaimana kabarmu di sana?"Tanya Permaisuri dalam hati.


"Sudah lama kau meninggalkanku"


"Begitu pula anakmu ini...sudah lama aku tidak mengunjungi makam mu!"


Melihat Permaisurinya sang Kaisar ikut terenyuh.Tanpa berpikir panjang ia mendekati Permaisurinya memeluk dan menenangkannya.


"Apa kau merindukan ibumu?"Tanya Kaisar menyeka air mata Permaisuri.


"Aku akan menemanimu mengunjungi makam ibumu!"Lanjut sang Kaisar mencium kening Permaisuri.


Tanpa menjawab Permaisuri lantas menganggukkan kepalanya.


Saat mereka berjalan menuju taman belakang kuil dewi bunga.


"Bunga-bunga ini begitu indah!"Kata sang Kaisar yang mencoba menghibur Permaisurinya.


Kaisar memetik beberapa bunga lalu memakaikannya di rambut permaisuri.


"Bunga ini sangat cantik"Pikir Permaisuri.


"Bunga ini memang indah tapi tak seindah yang memakaikannya"Kata Kaisar yang seolah mengerti apa yang di pikirkan Permaisurinya itu.



"Kau sangat cantik!"Puji sang Kaisar.


"Bunga-bunga itu adalah hadiah dari ibumu..,walau aku yang memakaikannya di rambutmu,sang dewi bunga sendiri mempersembahkan bunga yang indah ini untuk di kenakan putrinya yang sangat ia sayangi"Pikir Kaisar menatap permaisurinya dengan senyuman di wajahnya.


"Mari Phoenix!"Ucap Permaisuri sembari menarik tangan Kaisar yang hangat.


"Tangannya masih begitu dingin"Pikir sang Kaisar.


"Saat ini wanita di hadapanku bukanlah seorang Permaisuri yang ku kenal melainkan Tian Lan gadis lugu yang aku temui 11 tahun yang lalu"Batin sang Kaisar menatap lembut Permaisurinya itu.


"Gadis yang polos dan lugu yang menarik hatiku saat bertemu untuk pertama kalinya"


TIBA-TIBA


Di hadapan mereka...


"Ahh, salam Yang Mulia, salam permaisuri"Ucap seorang wanita itu dengan badan agak membungkuk.



"Wanita ini begitu cantik"Gumam Permaisuri terkagum-kagum.


"Ini pasti salah satu selir Phoenix"Permaisuri menatap Kaisar sekilas lalu menatap wanita itu lagi.


"Yang Mulia apa yang anda lakukan di sini?"Tanya wanita itu dengan sopan.


"Aku dan Permaisuri habis mengunjungi makam dewi bunga, hendak kembali ke istana phoenix sekalian menemani Permaisuri jalan-jalan"Jawab Kaisar.


"Rong sangat kagum akan kasih sayang yang anda berikan kepada Permaisuri"Lanjut wanita itu.


"Rong?"


"Hamba Zhao Rong memberi salam kepada anda Permaisuri"


"Jadi dia selir Kaisar yang memiliki paras yang cantik dan terkenal akan kemampuannya dalam menari, selir kehormatan Rong"Pikir Permaisuri.


OKE SEGINI DULU YA JANGAN LUPA TEKAN TOMBOL LIKE FAV+ JIKA KALIAN SUKA


 


❤WO AI NI❤