
❄SNOW FLOWER❄
EPISODE 12
Xin tian!, kalau boleh tahu apa yang kau lakukan di sini malam-malam begini?"Tanya pria itu.
"Aku belum tahu namamu"Kata Permaisuri santai.
"Ah itu, namaku..."Kata-kata pria tersebut terpotong karena kedatangan sang Kaisar.
"Apa yang kau lakukan di sini?"
"Itu suara Kaisar"Pikir sang Permaisuri terkejut.
"Ah, kakak"Jawab pria tersebut.
"Aku sedang berbicara dengan..."Kata pria itu terhenti saat ia mendapati Permaisuri tidak ada di samping nya.
"Haisss, kau mulai lagi"Kaisar menghela napas melihat tingkah pria itu.
"Lagi-lagi kau berhalusinasi"Lanjut sang Kaisar.
"Aku tidak sedang berhalusinasi!, gadis itu tadi ada di sini!"Ucap pria tersebut menyakinkan sang Kaisar.
Kaisar menghela napas nya lagi, lalu duduk di sebelah pria itu dan berkata"Wajar orang sedang jatuh cinta memang sering begitu!"
"Kira-kira gadis seperti apa yang bisa membuat petapa ini jatuh cinta pada pandangan pertama?"Tanya kaisar menggoda.
"Ayolah kak, kau terus saja menggoda ku"Kata pria itu mengerucutkan bibirnya.
"Hui aku hanya berharap gadis itu tidak menolakmu"Bisik sang kaisar menggoda.
"Aku ini begitu tampan dari lahir kak!"Ucapnya berbangga diri.
"Iya terserah"Jawab Kaisar singkat.
"Siapa dulu Pangeran Hui"Kata pria tersebut.
"Hui, aku masih penasaran gadis seperti apa yang kau sukai itu?"Tanya kaisar penasaran
"Gadis itu begitu elok rupanya, tatapan matanya yang dalam,membuat orang merasakan ketenangan,bulu mata yang panjang, kulitnya seputih salju, gadis yang sederhana, bibirnya merona bagaikan kelopak bunga plum, rambutnya yang sehalus benang sutra itu mudah berterbangan jika angin menerpanya"Kata Pangeran Hui menjelaskan secara detail.
Dalam beberapa saat Pangeran Hui melamun, hingga petikan jari Kaisar menyadarkan nya.
"Hei!, jangan berpikir yang enggak-enggak!"Ucap Kaisar memutar bola matanya.
"Dasar mesum!"Gumam sang Kaisar.
"Kau bilang apa!"Tanya Pangeran Hui mengerenyitkan dahi.
"Haisss"Kaisar menghela napasnya.
"Ku dengar Permaisuri tadi datang ke perayaan ulang tahun selirmu?"Tanya Pangeran Hui yang tak mau kalah.
"Hah, iya"Jawab Kaisar singkat.
"Ku dengar ia bahkan jarang keluar dari kediamannya,apa maksud kedatangannya ke perayaan malam ini?"Lanjut Pangeran Hui
"Apa ia sedang memperingatkan mu?"
"Hah,apa dia akan marah?"Tanya kaisar cemas.
"Mungkin..,jarang-jarang ada perayaan yang dilangsungkan di kediamanmu"
"Bahkan permaisuri sendiri tidak pernah merayakan ulang tahunnya, nyalimu besar sekali mengadakan pesta untuk selirmu"Lanjut Pangeran Hui.
Di sisi lain...
"Apa yang anda tulis yang mulia?"Tanya
Min ru.
"Tidak tahu"Jawab Permaisuri dengan santai.
"Hem?"
"Aku hanya asal tulis saja"Lanjut sang Permaisuri.
"Aku benar-benar bosan"Rintih sang Permaisuri meregangkan badannya.
"Apa yang anda tulis?"Tanya Hong lian yang baru saja datang membawa secangkir teh untuk Permaisuri.
"Duduklah di sisiku!"Titah sang Permaisuri.
"Baik!"Min ru dan Hong lian langsung mengiyakan titah Permaisuri dan duduk di sisinya.
"Baca dan katakan padaku apa ini bagus?"Kata Permaisuri memberikan selembar kertas kepada Min ru dan Hong lian.
Yang tertulis di kertas...
Sangat mudah dengan kata-kata kasar.
kamu menoreh bekas luka di hatiku.
Tanpa meminta maaf.
Sekali lagi, aku menghibur diriku sendiri.
Aku selalu gugup jika kamu akan meninggalkanku.
Aku hanya ingin kamu tetap di sini.
Di dalam wajah tanpa ekspresimu ini,
yang semakin kusam.
Aku berbisik ke cermin, mari perlahan biarkan ini pergi.
Kamu membawaku untuk mengabulkan.
Tapi tetap,tetap, tetaplah bersamaku.
Melodi sedih ini menyerupai dirimu.
Itu membuatku menangis.
Aromamu adalah kejahatan manis.
Aku sangat membencimu tetapi aku mencintaimu.
Sebelum malam gelap menjebakku.
Jangan tinggalkan aku!
Apakah kamu masih mencintaiku?
Jika kamu merasakan hal yang sama, jangan pergi hari ini.
Jangan bertanya mengapa itu harus kamu,jadi...
Tetap bersamaku.
Ini akan jadi seperti ini.
Aku tidak berharap banyak sekarang
Tetap bersamaku.
Tidak ada lagi yang ku inginkan sekarang.
Aku bahkan tidak tahu apakah jantungku masih berdetak.
Daripada percakapan yang menyenangkan dengan orang lain.
Aku lebih suka berada dalam keheningan canggung bersamamu..
Jadi tinggallah, di mana pun itu.
Terkadang, ketika kegelapan datang,
aku akan menjadi api mu.
Di dunia ini adalah kebohongan.
Satu-satunya kebenaran, itu kamu.
Ini surat dariku untukmu.
"Ini begitu menyentuh hati Yang Mulia!"Ujar Min ru.
Sedangkan Hong lian tampak murung setelah membaca lirik tersebut.
"Ada apa dengan Hong lian?"Tanya Permaisuri dalam hati.
"Ada apa?, kau tampak murung?"Tanya Permaisuri merendahkan suaranya.
"Tidak Yang Mulia"Jawab Hong lian.
"Jika ada masalah katakan padaku!"Lanjut sang Permaisuri.
"Tidak, hamba sedang berpikir dulu anda sering menulis dan merangkai kata dengan indah lalu akan menyanyikannya di depan hamba"Ucap Hong lian menjelaskan.
"Oh"Sahut sang Permaisuri.
"Yang Mulia Kaisar tiba!!"
"Kenapa Kaisar brengs*k itu kemari?"Tanya Permaisuri dalam hati dengan raut wajah tak suka.
"Salam Yang Mulia!"Permaisuri memberi salam.
"Bangunlah!"
Permaisuri segera mempersilakan sang Kaisar untuk duduk dan menyajikan secangkir teh untuknya.
"Apa yang membuat anda datang kemari?,apa ada urusan yang mendesak?"Tanya Permaisuri dengan santai.
"Tidak, maksudku tidak seharusnya aku meninggalkan mu begitu saja saat itu"Ucap Kaisar yang merasa bersalah.
"Bahkan jika anda tidak mengunjungi hamba selama sebulan sekalipun, hamba tidak akan keberatan"Kata Permaisuri berterus terang.
Mendengar itu Kaisar hanya membisu.
"Aih,sepertinya ada yang salah dengan ucapanku"Pikir Permaisuri dalam hati.
"Benar juga, ia sudah terbiasa seperti ini,aku ingat dulu aku tidak pernah mengunjunginya hingga bertahun-tahun"Pikir Kaisar yang merasa bersalah.
"Ahh,Yang Mulia aku baru saja menulis ini,baca dan katakan padaku bagaimana pendapat anda!"Kata Permaisuri yang mencoba mencairkan suasana.
Permaisuri langsung menyodorkan selembar kertas kepada sang Kaisar.Dan dengan ragu Kaisar menerimanya dan mulai menyimaknya dengan seksama.
Setelah membaca tulisan itu..Kaisar hanya diam dan menundukkan kepalanya,seolah tak berani menatap Permaisurinya.
"Kenapa suasananya makin canggung?"Tanya Permaisuri dalam hati.
"Aku sungguh minta maaf jika aku kurang meluangkan waktu ku untukmu!"Kata Kaisar meremas lembut tangan permaisuri.
"Maaf,hamba tidak bermaksud menyinggung anda Yang Mulia!"Kata sang Permaisuri.
"Hanya beberapa minggu tidak mengunjunginya, hubunganku dengan Lan'er kembali merenggang"Pikir sang Kaisar.
MAKASIH BUAT YANG MAU MAMPIR
**JANGAN LUPA TINGGALKAN JEMPOL KALIAN DI TIAP EPISODE JUGA TINGGALKAN KOMEN UNTUK YANG MAU FEEDBACK
MARI SALING MENSUPPORT SESAMA PENULIS.
❤I LOVE U❤**