
Draco tampak gusar mendengar dari istrinya jika Freya dan Eros mempunyai hubungan di belakangnya.
Kebetulan Patrick memberi kabar jika mereka telah kembali jadi Draco membawa Ellen pulang. Padahal Ellen masih ingin melakukan kencan lain sebelum melahirkan.
"Kita masih punya banyak waktu," ucap Draco supaya istrinya tidak kecewa.
"Baiklah." Ellen berusaha mengerti.
Sepenjang perjalanan, Ellen memejamkan matanya, dia terbangun karena merasa ada gerakan kecil di perutnya.
"Kau bangun?" tanya Draco yang sedari tadi merangkul Ellen dalam pelukannya. Saat ini mereka berdua memang berada di kursi belakang karena ada supir yang menjalankan mobil.
"Drac, bayi kita sepertinya mulai bergerak," ungkap Ellen.
Draco mengernyit, dia pikir bayinya akan bergerak saat sudah lahir. Tapi, ketika Draco mencoba mengusap perut buncit istrinya, benar saja dia merasakan gerakan di dalam sana.
"Sepertinya dia memang laki-laki seperti kata Ruzel," ucap Ellen.
Draco masih bergeming lalu dia menatap Ellen karena wanita itu yang akan melahirkan nantinya. "Katakan jika dia tidak berbahaya, aku tidak mau terjadi sesuatu padamu!"
"Aku tidak apa-apa, aku bahagia Drac. Aku bahagia mengandung dan melahirkan bayimu nanti," ucap Ellen yakin.
"Baguslah. Aku akan menerima sepenuhnya dan dia berhak jadi penerusku nanti," balas Draco.
"Aku yakin jika melihat bayinya lahir, kau akan langsung jatuh cinta padanya, King." Ellen sangat percaya diri dengan ucapannya itu.
Saat mereka sampai, mereka disambut oleh para pelayan. Dan tak lama Freya dan Eros datang dan ikut menyambut dengan sedikit membungkukkan badan mereka.
"Kami telah kembali, King." Eros berkata sekaligus mewakili Freya.
Draco menatap kedua manusia itu bergantian tanpa sepatah kata pun.
"King, sudah melihat semua anggota baru kemarin. Kerja bagus, Komandan," tanggap Ellen mewakili suaminya.
"Jika masih sayang nyawa lebih baik kalian pergi dulu. Aku akan mendinginkan amarah suamiku, ayo King!"
Ellen mengajak Draco ke kamar untuk melakukan olah raga panas dulu.
...***...
"Sepertinya kakak ku sudah tahu mengenai hubungan kita," ucap Freya yang bisa membaca ekspresi Draco sebelumnya.
Freya terkekeh dengan pernyataan Eros, dia mendekati lelaki itu seraya mengelus dada kekarnya. "Kau sepertinya sangat serius padaku, bagaimana kalau aku membuatmu kecewa? Apa kau akan mengabaikan aku seperti yang dilakukan ayahku pada ibuku?"
"Apa kau mengabaikan bayi yang akan aku kandung kelak?"
Mendengar itu, bukannya marah justru Eros merasa sedih karena Freya selalu mengaitkan semua dengan masa lalunya.
"Freya..." Eros menahan tangan Freya yang mengelus dadanya. "Bukankah kau sudah bilang akan percaya padaku? Maka percaya juga jika garis kehidupan kita akan berbeda dengan orang tua kita!"
"Kita akan menjalani garis kehidupan sendiri yang penuh cita kasih, aku juga tidak tahu apa itu tapi kita bisa belajar bersama," sambung Eros yang tidak akan menyerah meyakinkan Freya.
Freya memaku dan mencerna semua perkataan Eros, semua yang dikatakan lelaki itu selalu di luar ekspektasinya. Eros selalu membuatnya merasa nyaman dan tenang.
"Jadi, kau akan bertanggung jawab sepenuhnya?" tanya Freya.
"Tentu saja," jawab Eros seraya memeluk gadis itu.
Freya pun luluh, dia menerima pelukan hangat itu dan tidak akan melepaskan diri lagi.
Mereka berpelukan di tempat umum dan membiarkan semua mata melihat mereka. Mereka tidak akan menyembunyikan hubungan mereka lagi.
"Mataku selalu ternoda dengan pasangan yang sedang jatuh cinta," komentar Ruzel yang melihat Freya dan Eros dari kejauhan.
Loyd yang melihat itu hanya tersenyum miring, dia dan Ruzel tengah berjalan bersama karena ingin keluar untuk mengunjungi makam ibu Ruzel.
"Ayah, jangan menikah, okay. Aku tidak mau mempunyai adik," ucap Ruzel kemudian.
"Aku tidak mempunyai rencana membuat adik untukmu," sahut Loyd yang sudah nyaman dengan hidupnya. Baginya Ibu Ruzel tidak tergantikan. "Apa kau tidak ingin tinggal di kota? Di sana kau bisa bersosialisasi dengan anak seumuranmu!"
"Tidak, aku ingin di sini. Ellen sudah berjanji akan membuat anak perempuan, aku akan merawatnya nanti," jawab Ruzel.
_
Mengasuh calon istri ya, Zel😅
Jatah Ruzel cetakan kedua Ellen ya gaes, ceritanya bakal hot hot pop makanya mau tak taruh ke rumah F. Di sana juga gratis kok, mudahan ada yang ikutin ya.
Bocoran cover dan judulnya. Bisa bayangin kan😅