MADU (Ku Balas Kau)

MADU (Ku Balas Kau)
bertengkar part 2


"Apa yang kau katakan Zira!!" Sentak Ilham tanpa sengaja karena Zira meminta cerai darinya, dan Ilham sangat tidak suka mendengar kata cerai dari istrinya tanpa sadar membentak istrinya.


"Apa yang kak Ilham dengar, itu lah yang aku kata kan dan aku maksud kan!" Zira juga ikut terpancing mendengar suaminya yang membentaknya. Zira berjalan ingin keluar dari kamar.


"Zira kau mau kemana Zira, kita selesai kan dulu kesalahfahaman ini dengan baik Zira" Kata Ilham berjalan menghampiri istrinya dan memegang tangan istrinya untuk menghalanginya keluar dari kamar.


"LEPAS!!" teriak Zira menarik kasar tangannya.


"Zira, dengar kan aku dulu Zira, itu semua tidak benar Zira, itu hanya sebuah rumor" Kata Ilham menahan istrinya untuk keluar dari kamar.


BUK!


Tanpa aba aba Zira langsung membogem perut suaminya karena geram Ilham dari tadi terus menahan nya untuk keluar.


"Argh" ringis Ilham memegang perutnya dengan satu tangannya, tapi satu tangan nya masih memegang lengan istrinya.


"LEPAS!! pantas saja semalam kak Ilham pulang lewat, ternyata kak Ilham sedang bercinta dengan wanita lain di luar sana" teriak Zira sambil memberontak karena Ilham tidak mau melepas kan tangan nya dari lengan nya.


"ZIRA!! kau jangan menuduh ku sembarang Zira!! kita bisa bicara kan ini baik baik, tidak perlu harus bertengkar Zira" Sentak Ilham lagi dengan nada tinggi.


"APA?? bicara baik baik?? dulu masa kak Ilham melihat aku bersama pria lain, apa kak Ilham bisa bicara baik baik?? dan apa yang aku lakukan dengan pria itu, hanya berjalan dengan jarak yang masih TERJAGA dan aman!! Apa waktu itu kak Ilham juga bisa bicara baik baik pada ku?? Jawapannya 'TIDAK!!' terus bagaimana dengan KU!! Bagaimana dengan perasaan ku, melihat kakak terang terangan sedekat itu dengan wanita lain, apa kak Ilham fikir aku ini tidak punya hati!! atau berfikir hati ku terbuat dari batu!!" Marah Zira meneriaki suaminya.


Ilham dan Zira bertengkar hebat dengan suaminya di mension, semua pelayan yang berada di sana hanya bisa mengunci rapat rapat mulut nya tidak berani masuk campur urusan suami istri yang lagi memanas dan meledak ledak.


Zira melangkah keluar dari kamar dan mengambil dua anak nya kemudian menyuruh satu pelayan menggendong bayinya yang lain, mengajak nya keluar dari mension tapi di halangi oleh suaminya.


" Zira, kau mau kemana Zira, kau tidak ku biar kan untuk keluar dari rumah Zira, berhenti" Kata Ilham mengambil satu bayinya yang berada di gendongan istrinya.


"Aku mau pulang!! kau jangan menghalangi ku!! kau urus saja wanita j****l***g mu itu" marah Zira.


"Neng Zira, tenang dulu neng, dengar kan dulu nak Ilham nya neng, siapa tau saja itu hanya rumor neng Zira" Kata mpok Kasih yang dari tadi diam melihat pertengkaran suami istri itu yang meledak ledak.


"Bagaimana aku bisa tenang, hiks, hiks, hik," Akhirnya air mata Zira yang dari tadi dia tahan luruh juga, Zira menghenti kan ucapannya sambil menahan sakit yang terasa sesak di dada nya.


Kemudian kembali melanjut kan ucapannya. "Bagaimana aku bisa tenang... Aku sudah melahir kan anak anak untuk nya, dan tidak sampai di situ, aku juga lagi hamil, dan apa balasan yang aku dapat kan dari nya, dia malah mendekati wanita lain, maka itu lebih baik cerai kan saja aku," kata Zira menjatuh kan air matanya.


💕💕💕


Yang akan rilis ya😃 tapi mungkin lama lagi😅



Sedikit sekuel. MENIKAHI JANDAKU ❤️❤️


"Cerai kan istri mu jika kau tidak menginginkan istri mu Alham!!" sentak Aggam yang sudah hilang sabar dengan sikap Alham terus mengabaikan istri nya.


Alham bahkan ke Jerman sehingga beberapa bulan meninggal kan istrinya di Indonesia.


" Baik, aku akan mencerai kan nya" kata Alham melihat pada istrinya.


"Nana Dinata"


"Alham!" sentak Aggam tapi tidak di hiraukan oleh Alham.


"Hari ini juga, aku Alham Dalfan mencerai kan kau dengan talak 2, dan mulai hari ini, kau bukan lagi istri ku" Kata Alham mantap, dengan bersamaan air mata Nana membasahi wajah cantiknya, kerana akhirnya Alham mencerai kan nya, hal yang tidak pernah dia bayangkan menjadi janda di usia nya yang masih sangat muda.


Alham ternyata memiliki sikap keras kepala sama seperti Daddy nya Walau pun dia tidak dingin seperti kakak nya, sangat jauh beda dengan Ilham, yang hanya memiliki sikap dingin, tapi Sangat lembut sama seperti mommy nya,


❤️❤️


Ini aja dulu ya🤭